Kekasih dambaan..

Persiapan yang kau lakukan sudah cukup matang untuk menghadapi dosen penguji yang menurutmu sangat menakutkan. Kau tak perlu memelihara rasa deg-degan, karena dosen penguji bukanlah manusia yang menyeramkan, mereka adalah manusia yang sangat menyenangkan dan mereka adalah manusia yang akan membimbingmu menuju masa depan yang kau impikan.

Kekasih dambaan..

Sebentar lagi alam semesta akan menyaksikan, bahwa hari ini kau dapat memenangkan pertempuran skripsi yang dulu sangat menyebalkan. Yah, skripsi ini memang terasa menyebalkan ketika kau sedang mengalami titik kejenuhan, namun kau tak boleh menyerah pada keadaan, skripsimu harus dituntaskan untuk orang-orang yang sedang kau perjuangkan.

Dan lihatlah sekarang, berkat usaha keras yang kau lakukan, kini kau akan melangkah ke depan untuk meraih gelar sarjana yang kau idam-idamkan.

Advertisement

Kekasih dambaan..

Aku tahu hari ini adalah harimu yang penuh kebahagiaan. Kau mengatakan bahwa kehadiranku selalu dinantikan. Namun lihatkan kondisiku sekarang. Kau pasti mengerti apa yang aku maksutkan.

Kau tak perlu risau karena ragaku tak datang. Yakinlah bahwa saat ini hanya doa yang kau butuhkan. Bukankah kau membutuhkanku untuk menemani hari-harimu yang menyenangkan? Jadi, jika hari ini aku tak bisa datang, itu bukan suatu hal yang harus dipermasalahkan bukan?

Untukmu Walid Septa A.P yang sedang sidang skripsi di Universitas Muhammadiyah Jember

Dariku yang selalu mendoakan untuk keberhasilanmu 🙂