Kamu sudah lama pendekatan dan merasa kalian sudah saling nyaman dan membutuhkan, tapi keberanian buat nembak belum mencuat juga. Pedekate memang butuh waktu, untuk melihat kadar kecocokan dari banyak sisi. Tapi kalo kelamaan pendekatan dan nggak nembak-nembak, bisa-bisa malah dia keburu ilfil karena mengira kamu cuma main-main.

Untuk menyatakan cinta memang diperlukan waktu yang pas. Kalo masih bimbang dengan sinyal dari dia yang keliatannya masih kuning dan belum ijo juga, coba deh ikutan kuis ini.

Ssttt…, jangan sampe gebetan malah ditikung kawan karena kamu pedekatenya kelamaan.

1. Reaksi dia kalo kamu tinggal maen futsal atau nyari Pokemon tanpa bilang-bilang?

Kamu sudah ditunggu teman-teman untuk berangkat, buat pamitan mana sempat. Ketika pulang t, kamu baru sadar sudah mengabaikan chat dari dia selama tiga jam. Reaksi dia ketika kamu minta maaf adalah….
Dibalas lebih kejam.
Dia baca, baca, dan baca…, tapi nggak dibales-bales.
Santai aja.
“Iya, gpp. Lanjut gih mainnya.”
Ngambek.
“Apaan? Kamu nggak ada kabar tiga jam cuma bilang maaf doang?”

2. Kalo kamu marah, dia…

Giliran dia yang hangout sama temen-temen ceweknya sampe lupa ada janji sama kamu. GIliran kamu protes, reaksi dia….
Nggak peduli.
“Duh, sorry, lupa. Aku lagi jalan sama temen-temen aku. Udah dulu, ya.”
Marah balik.
“Kamu mestinya ngertiin, dong. Aku tu lagi jalan sama temen-temen aku.”
Minta maaf.
Dia ngasih buku langka yang kamu cari selama ini sebagai permintaan maaf.

3. Pas kamu kenalin ke kawan yang kece dan jomblo, dia…

Pas lagi jalan bareng, ketemu temen kamu yang jomblo dan kece. Reaksi dia….
Pura-pura santai, tapi….
Pas ketemu sih keliatannya dia santai aja, tapi tau-tau mereka udah tuker-tukeran kontak aja.
Mereka langsung akrab, dan kamu terpinggirkan.
Loh, kok?
Memuji.
“Kawan kamu tadi lucu, ya.”
Dia memuji kawanmu itu setelah kalian hanya tinggal berdua. Bagaimanapun, dia harus bilang sesuatu sebagai bentuk kesopanan, kan?

4. Reaksi dia ketika kamu bilang temannya manis?

Sekarang gantian. Kamu dikenalin dengan temannya yang manis. Ketika kamu spontan memuji temannya itu ketika tinggal berdua saja, reaksi dia….
“Oh, kamu tertarik sama dia?”
Lalu dia sibuk bercerita tentang temannya itu.
“Dia? Manis? Masak, sih?”
Lalu dia menceritakan kejelekan kawannya itu.
“Oke, fine….”
Dia tiba-tiba ngambek.

5. Apa kado dari dia pas kamu ultah?

Selalu nggak terduga.
Dia seakan bisa baca kebutuhan kamu.
Ucapan.
Dapet ucapan met ultah dari dia aja kamu sudah amat sangat bahagia.
Mungkin sebentar lagi.
Dua hari setelah ultahmu dan kamu mulai lelah menunggu.
“Ng…, kayaknya dia lupa, deh.”

6. Dia sering menghubungi kamu terutama untuk

Coba cek history chat kalian. Dia paling sering ngobrolin apa dengan kamu?
“Dah makan?”
“Aku lagi di kafe X. Makan bareng, yuk. Nggak seru sendirian.”
“Tugas Biologi sudah belum?”
Pertanyaan itu muncul pas tiap kamu lagi nggarap.
“Sorry TC.”
Sekalinya ada chat dari dia, ternyata cuma test contact.
Lalu kamu nyanyi, “I’m fine, Baby. I’m fineeee….”