Selain penggunaan eyeliner, pensil alis dan maskara, memulaskan eyeshadow juga memegang peranan penting untuk memaksimalkan riasan mata. Eyeshadow bisa menunjukkan beauty statement tersendiri dari warna yang dipilih sampai bentuk eyeshadow yang dibuat.

Sayangnya memulaskan eyeshadow nggak semudah kelihatannya, pun butuh jam terbang. Tapi tenang, buatmu yang masih dalam tahap belajar memulaskan eyeshadow, Hipwee Style punya panduannya. Mulai dari bagian-bagian kelopak mata yang biasanya diaplikasikan eyeshadow hingga pemilihan warnanya. Check this out, ya!

1. Bagian kelopak mata adalah bagian yang paling banyak dipulas eyeshadow, biasanya dipilih warna dasar yang ingin ditampilkan

kelopak mata via whatjocraves.com

Daerah ini adalah yang paling sering diberi pulasan eyeshadow karena letaknya di bagian tengah dan paling besar porsinya. Warna yang diaplikasikan di kelopak mata biasanya adalah warna dasar yang ingin ditampilkan. Misalnya karena kamu sedang mengenakan baju warna biru, maka kamu ingin memulas eyeshadow warna biru juga untuk riasan mata.

Pulasan eyeshadow di daerah ini nggak perlu terlalu rapi karena toh nanti akan dibaurkan dengan warna lain. Cukup pulaskan satu warna untuk seluruh kelopak mata agar simpel. Atau jika kamu ingin bereksperimen, bisa juga menggunakan dua hingga tiga warna yang digradasi.

2. Bagian crease merupakan lipatan yang membentuk kelopak mata, biasanya menggunakan warna yang lebih gelap daripada warna yang diaplikasikan untuk kelopak mata

Advertisement

Jika matamu memiliki garis lipatan, coba raba tulang di atas bola mata, lalu ikuti lekukannya untuk mengapliasikan warna eyeshadow. Dengan mengaplikasikan eyeshadow di bagian ini, kamu bisa menciptakan efek mata yang lebih dalam. Warna eyeshadow untuk bagian crease umumnya lebih gelap dari warna eyeshadow yang digunakan di kelopak mata. Kamu bisa mengaplikasikannya hanya pada ujung atau sepanjang area lipatan kelopak mata.

3. Nah, untuk efek highlight atau warna paling terang, bisa kamu aplikasikan di bagian inner corner, bagian tengah kelopak mata, dan di sekitar tulang alis

3 titik highlight via www.jennysuemakeup.com

Warna highlight adalah warna paling muda atau paling terang seperti putih, champagne, light gold, atau warna lain yang serupa. Dengan memberi highlight pada daerah tertentu, kamu dapat menciptakan efek mata yang lebih cerah, berdimensi dan terbuka. Biasanya waran ini dipulaskan di inner corner atau sudut dalam mata, bagian tengah kelopak mata, dan sekitar tulang alis. Kamu bisa gunakan warna terang dengan efek shimmery karena bisa memantulkan cahaya dan membuat mata terlihat lebih besar, hidup, dan lebar.

4. Daerah di atas garis lipatan mata cocok untuk diaplikasikan warna transisi, biasanya warna eyeshadow yang mirip dengan warna dasar kulit aslimu

transisi di atas garis lipatan via beautyonhighheels.blogspot.co.id

Warna transisi adalah warna yang digunakan sebagai dasar untuk warna eyeshadow lainnya. Jadi, kalau kita menambah warna eyeshadow lain, warna transisi ini yang akan membantu warna berikutnya agar lebih mudah dibaurkan dan menciptakan gradasi warna yang smooth. Pulaskan warna cokelat muda atau warna yang mirip dengan warna kulit tepat di atas garis lipatan mata. Cobalah bercermin, jika ada warna yang terlihat saat mata terbuka, berarti warna transisi sudah berhasil diaplikasikan dengan baik.

5. Bagian terakhir adalah outer V atau sudut luar mata, bisa kamu aplikasikan eyeshadow dengan warna gelap

smokey eyes via blog.birchbox.es

Pemulasan warna gelap pada bagian outer V ini cocok digunakan jika kamu ingin membuat smokey eyes. Warna gelap bisa digunakan di outer V atau bisa juga digunakan di seluruh kelopak mata untuk membuat smokey eyes look. Kamu bisa juga mengganti eyeliner dengan eyeshadow berwarna gelap untuk garis yang lebih soft. Warna gelap yang bisa kamu pilih misalnya coklat tua, abu-abu gelap, ungu tua, biru tua, hijau tua, sampai hitam sekalipun. Tinggal sesuaikan saja warna gelap yang akan dipakai dengan warna-warna eyeshadow lainnya.

Nah, itulah adalah cara-cara memulas eyeshadow sesuai bagian mata yang dipulasnya. Memang nggak mudah, tapi jika kamu sering mempraktikannya, maka lama kelamaan kamu bakal ahli juga. Selamat mencoba!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya