Potongan rambut pendek atau biasa disebut clean cut adalah gaya yang masih mendominasi penampilan cowok. Potongan rambut seperti inilah memang dianggap paling rapi. Tapi kenyataannya, banyak cowok yang ingin memiliki rambut panjang atau gondrong. Salah satu alasannya, supaya kelihatan lebih cowok dan macho. Sayang, cowok dengan rambut gondrong di Indonesia masih sering dianggap sebagai pribadi yang berantakan.

Padahal sebenarnya itu nggak benar, kok! Cukup banyak cowok-cowok berambut gondrong yang memiliki pribadi yang santun. Hanya saja, sudah lebih dulu dihakimi karena rambut gondrongnya itu. Nah, supaya ini nggak terjadi ke kamu, Hipwee punya tips nih untuk meng-upgrade gayamu dengan rambut gondrong supaya terlihat gak kalah rapi dan tampan dari cowok-cowok berambut pendek. Simak, yuk!

1. Hal utama yang kamu harus perhatikan dari rambut gondrong adalah kebersihannya. Jangan malas mencucinya dengan sampo, ya!

Rambut sepanjang ini wajib sering keramas! via tejeseleb.wordpress.com

Bisa memiliki rambut yang panjang atau gondrong mungkin sudah menjadi salah satu pencapaianmu dan membuatmu merasa jauh lebih keren. Pokoknya punya rambut gondrong itu macho banget, deh!

Walaupun macho, rambut gondrong itu perlu perawatan yang lebih lho dibandingkan rambut pendek; terutama mengenai kebersihannya. Di rambut yang gondrong, kotoran dan debu akan lebih banyak “hinggap”, mulai dari akar hingga ujung rambutnya. Kotoran ini kalau dibiarkan lama, bisa membuat rambutmu terlihat kusam, lepek, dan juga kulit kepalamu berminyak. Wah, bisa jadi sarang ketombe, tuh!

Advertisement

Untuk itu, kalau dulu saat berambut pendek kamu keramas 4 hari sekali, sekarang rambut gondrongmu ini harus dicuci dengan sampo setidaknya 2 hari sekali. Dilengkapi dengan memakai kondisioner malah lebih bagus lagi. Rambutmu nggak hanya bersih, tapi juga halus dan nggak kusut.

2. Jangan bangga hanya dengan rambut yang panjang saja. Banggalah kalau bisa rutin ke tukang cukur untuk mempertahankan kerapiannya

Rapikan rambut gondrongmu secara rutin via catatanharianbudiman.blogspot.com

Selain kebersihannya, rambut gondrong pun juga perlu diperhatikan kerapiannya. Rambut yang terlampau panjang itu punya kecenderungan besar untuk rusak atau memiliki cabang di ujungnya. Supaya kerusakan ini nggak merambat sampai ke akar rambut, kamu perlu untuk pergi ke tukang cukur atau barbershop secara rutin dan memotong ujung-ujungnya kurang lebih sepanjang 2-3 sentimeter.

Bukan hanya itu saja, secara rutin ke tukang cukur atau barbershop juga membantu untuk mempertahankan model rambutmu supaya tetap bagus. Nggak ada sisi rambut yang lebih panjang dari yang lainnya, nggak ada rambut kusut menutupi mata dan wajah, nggak ada juga rambut yang masuk ke mulut saat kamu makan. Mau dong tetap terlihat tampan walaupun gondrong? Rutin ke tukang cukur adalah kuncinya!

3. Untuk aktivitas sehari-hari, rambut gondrongmu itu perlu dikuncir supaya rapi

Ikat rambutmu jadi kuncir kuda untuk kegiatan sehari-hari via www.styledb.com

Sebagai mahasiswa, kamu sudah terlepas dari berbagai tata tertib yang ada dulu ‘menjerat’mu saat masih bersekolah. Kampus membebaskanmu untuk memakai pakaian apa saja, sepatu warna dan jenis apa saja, dan pastinya boleh memiliki rambut gondrong. Walaupun dibebaskan seperti itu, kampus tetaplah tempatmu menuntut ilmu. Jadi, hargailah kebebasan tersebut dengan tetap berpakaian dan bergaya rapi saat berada di area kampus.

Rapi di sini bukan formal, kok. Kamu cukup bergaya kasual seperti biasa dengan menggunakan celana jeans panjang, kemeja flanel, dan sneakers atau sepatu kanvas favoritmu. Tapi yang paling penting adalah usahakan selalu mengikat rambut gondrongmu itu dengan rapi. Kalau sudah terlalu panjang, kamu bisa menggelungnya seperti konde kecil. Dengan mengikat atau menggelung rambut seperti itu, penampilanmu akan terlihat jauh lebih rapi, wajahmu lebih cerah, dan pastinya lebih ganteng, dong, ya.

4. Ketika kamu sudah punya pacar yang ikhlas kamu punya rambut panjang, jangan disia-siakan. Hargai dirinya dengan selalu mengikat rapi rambutmu atau memakai beanie hat saat kencan.

Beanie hat via favim.com

Kebanyakan cewek di Indonesia itu kurang suka punya cowok dengan rambut gondrong. Alasan paling umumnya sih karena kelihatannya nggak rapi. Jadi, beruntunglah kamu kalau punya pacar yang nggak masalah saat kamu memutuskan untuk memiliki rambut gondrong.

Nah, punya pacar seperti itu jangan disia-siakan begitu saja. Hargai rasa pengertiannya itu salah satunya dengan berdandan rapi saat kalian akan berkencan. Untuk pakaiannya, bergayalah kasual seperti biasa saja: kemeja sebagai atasan, celana jeans sebagai bawahan, dan juga sepatu kesayangan. Untuk rambut, ikat rambut gondrongmu itu dengan rapi. Lebih baik lagi jika kamu menggelungnya atau menutupinya dengan mengenakan beanie hat, supaya panjangnya rambutmu nggak balapan dengan panjangnya rambut pacarmu. Hehehe 😀

5. Atau jika panjangnya tanggung, bisa diatur gayanya dengan bantuan pomade

Pakai pomade, sisir yang rapi via thevineryhairsalon.wordpress.com

Diikat atau digelung itu hanya bisa dilakukan saat rambut gondrongmu panjangnya kira-kira sudah mencapai bahu. Kalau masih dalam ukuran tanggung atau sebatas leher, kamu bisa menatanya dengan cara lain yang nggak kalah rapi.

Yang kamu butuhkan hanya 2 hal, yaitu pomade dan juga sisir pipih. Pertama, colek pomade sesuai kebutuhan. Biasanya seukuran 2 ujung jari sudah cukup untuk merapikan 1 sisi. Kemudian, oleskan pomade ke rambut sambil menatanya ke arah belakang. Setelah semua sisi terlapisi pomade, sisirlah rambutmu mengikuti arah penataan yang tadi. Dalam sekejap, rambut panjangmu yang masih tanggung itu sudah lebih rapi, deh!

Kalau mau lihat gaya-gaya yang lain, kamu bisa mengeceknya di sini.

6. Tapi kalau untuk acara hangout bareng teman-teman sih, rambut gondrongmu itu boleh saja digerai

Nongkrong bareng teman = saatnya pamer rambut gondrong via psdi.isi.ac.id

Kalau bertanya-tanya kapan saat yang tepat untuk menggerai rambut gondrongmu, inilah jawabannya. Saat berkumpul dan hangout bareng teman-teman, kamu bebas untuk berpakaian apa saja dan juga bergaya apa saja, termasuk menggerai rambut gondrongmu yang panjangnya hampir sepinggang itu. Apalagi kalau temannya itu sama-sama cowok semua. Wah, bisa-bisa kamu kumpulnya nggak pakai mandi, tuh! Hehehe 😀

7. Saat akan datang ke acara formal, kenakan batik atau setelan jas yang gagah. Dengan ini, mitos bahwa cowok gondrong adalah cowok yang tak rapi bisa kamu jadikan patah.

Bisa formal juga 🙂 via cosmiamag.com

Rambut gondrong sama sekali bukan halanganmu untuk bisa tampil rapi di acara-acara yang bersifat formal. Bahkan mungkin bisa terlihat lebih ganteng dibandingkan yang berpotongan rambut clean cut. Syaratnya cuma satu, kamu paham bagaimana meng-upgrade penampilan rapi dengan memanfaatkan rambut gondrongmu itu.

Pertama, mulailah pemilihan pakaian yang sesuai. Untuk ke acara formal seperti resepsi pernikahan, kemeja motif batik atau setelan kemeja dan jas sudah cukup, kok. Pakailah kemeja batik saat menghadiri resepsi pernikahan salah satu anggota keluarga besar dan kenakan setelan kemeja-jas untuk menghadiri resepsi pernikahan teman atau sahabat terdekat. Pilih yang berpotongan pas di badan, namun tidak ketat. Dengan begitu kamu akan terlihat lebih gagah.

Gelung menjadi man bun seperti ini via usmagazine.com

Kedua, tatalah rambutmu. Jika panjangnya rambutmu masih sebatas leher bagian bawah, cukup tata ke arah belakang dengan bantuan pomade dan juga sisir. Namun, jika panjangnya sudah cukup jauh melebihi bahu, khusus untuk acara formal, jangan hanya sekadar diikat saja. Cobalah untuk menggelungnya menjadi man bun dengan cara ini:

  • Pastikan rambutmu berada dalam keadaan kering
  • Dengan bantuan sisir pipih, sisirlah rambutmu supaya nggak ada lagi yang kusut
  • Siapkan ikat rambut, lalu sisir rambutmu ke arah belakang. Satukan dan ikat secara ekor kuda
  • Pilin kasar rambutmu, kemudian gelungkan searah jarum jam dengan ikat rambut sebagai porosnya
  • Setelah sampai pada bagian terujung, jepitlah bagian itu dengan bobby pin atau jepit hitam kecil. Ini berguna supaya rambutmu tetap tergelung dengan baik sampai akhir acara.

Ketiga, jangan lupa pakai sepatu jenis pantofel atau oxford, ya!

8. Menambahkan buff atau bandana adalah cara mudah untuk membuat gayamu semakin maskulin

Bandana atau buff via tokyofashion.com

Jika kamu ingin tampil lebih dari seadanya namun tak ingin kebanyakan gaya, cobalah untuk mengenakan bandana. Sekadar mengikatkan kain sederhana ini di dahi, kamu sudah bisa membuat statement dan memastikan rambut-rambut halusmu di bagian depan kepala tetap rapi.

Gaya ini juga cocok kamu kenakan ketika sedang melakukan kegiatan outdoor, seperti mendaki gunung atau touring dengan motor. Pilih motif dan warna yang paling sesuai dengan karaktermu, supaya keunikanmu sebagai cowok semakin menonjol 😀

9. Terakhir, cukurlah kumis dan jenggotmu secara teratur. Percuma dong kalau rambut sudah rapi tapi wajahnya masih penuh dengan brewok yang berantakan?

Cukur jenggotmu dengan rapi via hoziermusic.bandcamp.com

Rambut gondrong, berkumis, dan juga berjenggot. Bukan berarti kamu nggak bisa terlihat terawat dengan penampilan ini.

Yang perlu kamu lakukan hanyalah rajin-rajin merapikan kumis dan jenggotmu. Caranya, cukurlah kumis dan janggutmu itu dengan teratur. Saat kumis sudah tumbuh mencapai bibir, pangkaslah sedikit ujungnya hingga kembali rapi. Begitu juga dengan jenggot. Saat tumbuhnya tidak rata dan mencapai 2-3 sentimeter dari dagu, pangkas dan rapikan hingga panjangnya hanya sekitar 0,5 sentimeter saja. Dengan begitu, penampilanmu akan terlihat lebih terawat. Ingat, memelihara kumis dan jenggot bukan hanya memanjangkan saja, tetapi juga merapikan supaya tetap sedap dipandang mata.

Itulah 9 tips yang bisa Hipwee berikan untukmu, cowok yang memiliki rambut gondrong. Ayo patahkan pendapat yang bilang cowok rambut gondrong itu berantakan dengan berpenampilan rapi seperti tips di atas. Selamat mencoba!