Sepatu menjadi kebutuhan primer bagi semua kalangan. Mulai dari balita yang masih baru belajar jalan, adek-adek TK yang aktif berlarian saat di sekolah, pelajar SD hingga jadi mahasiswa. Bahkan, para pekerja kantoran pun tidak bisa jauh-jauh dari kesan rapi dari sepatu-sepatu kulit.

Salah satu yang menjadi primadona wanita mulai dari klahangan remaja hingga dewasa adalah flat shoes atau sepatu flat. Mulai dari segala warna, hampir selalu ada dalam jajaran rapi di rak. Jika selama ini sepatu teplek warna hitam sudah menjadi sahabat terbaikmu, artinya kamu sudah mendapat pilihan yang tepat. Ada beberapa alasan yang bikin kamu nggak bisa move on dari sepatu ini. Hipwee Style sudah merangkum beberapa alasannya, yang bikin kamu makin nggak mau lepas deh!

1. Dari warnanya yang netral, baju warna apa pun yang kamu kenakan akan pas. Hitam tak akan bikin kecewa.

Pas banget! via fashiongum.com

Memilih warna hitam untuk segala benda, hampir semuanya tidak akan memberikan hasil yang mengecewakan. Pun ini berlaku ketika sepatu teplek warna hitam menjadi pilihan pertama dan terakhirmu. Warnanya yang netral nggak akan bikin penampilanmu fail ketika memakai kaos dari segala jenis warna.

Ketika kamu harus memakai kaos abu-abumu, memilih sepatu hitam ini pun malah akan membuat penampilan sederhanamu terpancar. Ditambah lagi dengan celana hitamnya, nggak akan bikin penampilanmu aneh. Malah pas di mata dan di hati.

2. Daripada sepatu lainnya, flat shoes lebih terjangkau. Kecil murah meriah pula!

Advertisement

Murah bikin hati riang via meyeucon.vn

Memang sudah naluri bawaan saat pergi belanja, kalau wanita itu suka membanding-bandingkan harga dan kualitas ke banyak toko. Memang, dibandingkan dengan model sepatu lainnya seperti hak tinggi dan boots, sepatu teplek berada di peringkat teratas saat berbicara masalah harga.

Memang, bisa dilihat dari pemakaian bahannya, tidak sebanyak yang dibutuhkan saat membuat sepatu fantofel. Toh, bentuknya memang hanya menutupi sebagian permukaan kaki. Tapi, untuk kamu yang pingin punya ragam koleksi sepatu lainnya dengan model dan warna yang beragam, kemurahan dari flat shoes memang menguntungkan.

3. Masa keemasan si teplek hitam makin terasa saat memulai bangku kuliah. Sejak hari pertama ospek, kamu terselamatkan.

Penyelamat memang via agussas.wordpress.com

Sebelum benar-benar sah menjadi mahasiswa, akan selalu diadakan ospek di setiap tahun ajaran baru di setiap kampus. Ketentuan memakai baju rapi dan formal pasti didapati. Percayalah, dengan teplek hitam ini penampilan formalmu dengan hitam putih saja bisa terselamatkan. Nah, dari hari pertamamu saja sepatu flatsnya bisa menyelamatkan. Memang bisa diandalkan!

4. Untuk melengkapi ujian skripsi, teplek hitam adalah pilihan pas. Ga bikin capek waktu berdiri.

Siap sidang! via psychology.binus.ac.id

Beberapa hari menjelang hari H ujian skripsi memang bikin deg-degan. Menyiapkan materi buat presentasi saja sudah berkeringat dingin, apalagi berdiri di depan dosen pembimbing makin gemetaran. Biar kamu lebih percaya diri untuk mempresentasikan hasil penemuan dalam skripsimu, pakai saja sepatu flat hitam. Haknya yang hanya 1-2 cm nggak akan bikin kakimu kecapekan. Berdiri di depan dosen pembimbing dan penguji jadi lebih tenang dan nggak secapek waktu pake sepatu berhak.

5. Mampir ke kondangan tapi males pake high heels? Udah, pake sepatu teplek item aja!

Tuh kan? via www.instagram.com

Sudah bukan jadi pemandangan baru kalau sepatu berhak tinggi adalah andalan sebagian besar wanita saat bertandang ke kondangan. Memang, sepatu ini bisa membuat badan dan kaki mungilmu lebih jenjang. Tapi, lama-lama capek juga jika tumit dipaksa berlama-lama bertahan dengan sepatu ini.

Kalau kamu ingin sesekali menyayangi kakimu, dengan memakai flat shoes hitam saja penampilanmu tak kelah menawan kok. Dengan tekstus berkilau atau doff, tak ada bedanya untuk menonjolkan
penampilan menawanmu.

6. Diandalkan buat travelling adalah pilihan tepat. Kecil, ringan dan hemat tempat.

Untuk bepergian jarak dekat ke kota sebelah atau yang cukup jauh, sepatu flats bisa kamu masukkan dalam tas sebagai alternatif dipakai di sana. Apalagi warna hitam, bisa dimanfaatkan dan dipakai dengan padu padan baju yang akan kamu kenakan. Nggak butuh space banyak kok untuk menyimpan items berwarna hitam ini. Selain itu, salah satu alasan yang bikin kamu nggak ingin meninggalkan item ini adalah keringanannya. Makin nggak kerasa kalo bawa sepatu ini.

7. Jangan asal pilih, beberapa tips saat memilih sepatu teplek ini bisa kamu andalkan.

1. Sol adalah tumpuan utama untuk menentukan kenyamanan. Kalo yang kaku, lebih baik jangan.

Coba lihat baliknya via www.tumblr.com

Ketika memilih-milih puluhan sepatu yang berjajar di department store atau di toko-toko lainnya, kadang kamu dibuat bingung. Model dan warna yang berbeda-beda bikin kamu pingin membeli semua. Tapi, yang pertama harus kamu lihat adalah solnya. Sol yang akan memberikan kenyamanan adalah yang nggak kaku.

Langkah kakimu akan dibuat tak nyaman karena tingkat kelenturan yang nggak cukup. Apa kamu mau buat tumitmu lecet saat pertama kali pakai?

2. Jahitan dan lemnya juga harus dipertimbangkan. Coba pilih yang rapi.

Perhatikan secara cermat ya via triciagosingtian.com

Jangan segan untuk melihat-lihat detil di sepatu yang akan kamu beli. Coba lihat lebih dekat ke jahitan dan lem di antara bahan dan solnya. Tak perlu menunggu waktu lama jika jahitannya rapi dan lemnya tidak belepotan. Dengan harga yang lebih terjangkau, tak ada salahnya kamu juga selektif dalam membeli sepatu.

3. Ada harga ada barang. Sepatu yang harganya 50 ribu akan beda dengan 200 ribu. Mau yang sekali pakai atau awet, terserah kamu.

Mau yang mana? via kincitt.tumblr.com

Di beberapa tempat, kamu akan mendapati sepatu flats dengan harga yang murah banget hingga yang mahalnya bikin mengelus dada. Dari yang berkisar harga dari 30 ribu hingga ratusan ribu pun ada. Memang, dari harga itu, kualitas menjadi bandingannya. Yang lebih mahal, biasanya memiliki kualitas yang lebih baik daripada yang murah. Mau sepatu teplek sekali pakai atau awet sampe tahun depan, itu semua pilihanmu kok. Mempertimbangkan dengan bijak itu perlu.