Banyak dari kita ditakdirkan kurang bernasib mujur dengan masuk ke dalam sebuah pekerjaan yang tidak 100 persen disukai. Entah karena jenis pekerjaan yang tidak sesuai passion, lokasi yang terlalu jauh, gaji yang tidak sebanding dengan beban kerja, atau adanya konflik dengan rekan kerja maupun atasan. Jika sudah begitu, rasanya ingin menyerah saja saat itu juga. Tapi terkadang hati kecil berkata untuk coba bertahan barang sebentar.

Meski begitu, tanpa disadari, ada banyak dampak negatif yang mungkin terjadi jika tetap bertahan pada pekerjaan yang dibenci, terlebih bagi kesehatan tubuh serta kinerja yang menjadi kurang optimal. Nggak percaya? Simak ulasan Hipwee Sukses berikut ini.

1. Dengan bertahan pada pekerjaan yang dibenci, kamu bisa mengalami depresi, gangguan tidur, hingga kecemasan

Dengan tetap bertahan pada pekerjaan yang dibenci, kamu sangat mungkin untuk merasa depresi, mengalami gangguan tidur hingga rasa cemas yang berlebihan. Hal ini berkaitan dengan rasa tenang dan nyaman yang hampir tidak ada, sehingga beresiko untuk membuatmu menjadi pribadi yang mudah cemas. Mereka yang mengalami masalah ini juga cenderung akan didiagnosis memiliki masalah emosional. Sebaliknya, orang yang bahagia dengan pekerjaanya sejak awal tidak memiliki masalah kesehatan yang berarti.

2. Kekebalan tubuh ikut melemah. Alhasil kamu jadi sering izin karena sakit

Daya tahan tubuh lemah via www.atlantaent.com

Advertisement

Tahu nggak sih jika terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa stres karena pekerjaan yang dibenci juga terkait dengan jumlah sel darah putih yang sedikit. Ini akan meningkatkan risiko infeksi. Otomatis, daya tahan tubuhmu akan melemah dan membuatmu mudah jatuh sakit. Kalau sudah begini, kamu jadi akan sering izin sakit dan tentu saja berdampak pada rapor merah dari HRDmu.

3. Motivasi yang rendah. Pagi hari bawaannya malas dan tak ada semangat

Nggak ada semangat mengawali hari via www.independent.co.uk

Mungkin kamu pernah mengalami rasa tidak enak badan setiap kali bangun tidur dan harus ke kantor. Bangun pagi yang harusnya segar setelah istirahat semalaman justru tidak bisa dirasakan. Setiap dengar alarm di pagi hari rasanya ingin kembali tidur saja dan skip untuk ke kantor hari itu. Sayangnya hal itu tidak bisa dilakukan. Jadinya, kamu hanya bisa malas-malasan mengawali hari.

4. Yang paling berimbas adalah hasil kerja menjadi tidak maksimal karena dikerjakan setengah hati

Kinerja menurun via magazine.job-like.com

Yang paling kentara dari menjalankan pekerjaan yang dibenci adalah hasil kerja yang tidak maksimal. Hal ini dipicu dari rasa setengah-setengah dalam menjalankan semuanya. Kamu seakan hanya mejalankan tugas hari itu, selesai, pulang, dan kembali lagi keesokan harinya. Rutinitas ini hanya sesuatu yang berulang dan tidak bisa kamu nikmati. Hasilnya, tidak ada pekerjaan yang kamu selesaikan dengan maksimal dan sungguh-sungguh.

5. Alhasil, penilaian kinerjamu buruk, jauh dari kenaikan gaji apalagi promosi jabatan

Ngga masuk daftar promosi jabatan via mentalfloss.com

Dari hasil kerja yang tidak maksimal, otomatis akan membuat kinerjamu dinilai buruk. Dari sini, perusahaan mana yang akan menaikan gaji karyawan yang kerjanya hanya asal selesai. Jangankan soal gaji, promosi jabatanpun akan jauh dari angan karena kamu dianggap belum mampu mendapatkan beban kerja dan tanggung jawab yang lebih.

Kalau sudah mengalami beberapa hal di atas, ada baiknya kamu pertimbangkan untuk mencari pekerjaan baru atau paling tidak bicarakan pada atasan supaya bisa pindah ke departemen atau divisi lain. Mungkin saja sebenarnya kamu hanya butuh suasana baru. Karena mencintai apa yang kamu kerjakan dampaknya akan sangat baik untuk masa depanmu juga. Jadi, jangan taruhkan kesehatan sampai kinerja untuk sebuah pekerjaan yang kamu benci.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya