Setelah mengirim surat lamaran dan wawancara di sana-sini, akhirnya kamu diterima juga di sebuah perusahaan! Senangnya! Tapi tunggu, kamu belum tentu langsung mengiyakannya. Terkadang tawaran yang diberikan perusahaan nggak sesuai dengan yang kamu mau. Bisa saja kamu ditawari posisi yang berlainan dengan yang kamu lamar. Atau mungkin saja gaji yang ditawarkan nggak sesuai ekspektasimu.

Banyak pertimbangan yang harus kamu ambil sebelum menerima suatu tawaran pekerjaan. Nggak jarang, setelah memikirkan masak-masak dan mempertimbangkan banyak hal, kamu merasa belum (tidak) bisa menerima pekerjaan tersebut.

“Thank you, but no thank you.”

Meskipun kamu menolak, kamu harus tetap menjaga reputasimu, ya. Dear para jobseeker, berikut ini cara menolak tawaran perusahaan dengan sopan dan berkelas!

1. Jangan biarkan perusahaan menunggu terlalu lama. Sampaikan segera kalau kamu harus menolak tawaran mereka

Jangan buat mereka menunggu via www.flickr.com

Advertisement

Memang benar kamu harus mempertimbangkan setiap tawaran pekerjaan yang datang. Nggak cuma sekali, kalau perlu berkali-kali. Siapa tahu kamu menolak hanya karena saat itu lagi bad mood. Tapi kalau kamu memang udah yakin menolak, segera sampaikan ke perusahaan yang memberikan penawaran. Jangan biarkan mereka menggantung dalam ketidakpastian. Jangan membuang-buang waktu perusahaan.

Kalau kamu memang tidak bisa gabung dengan mereka, ‘kan mereka harus mencari kandidat lain. Segera menyampaikan keputusanmu juga akan membuatmu lebih mudah mengambil langkah selanjutnya.

2. Bahkan buat perusahaan, proses rekruitmen itu tidak mudah. Tunjukkan penghargaanmu dengan mengatakan ‘thank you’ pada mereka

Nggak jadi kerja di sana, deh via time.com

Proses rekruitmen itu nggak cuma duduk, nanya-nanya, terus kirim email lho. Sebelumnya, perusahaan harus membaca CV-mu (dan mungkin ratusan pelamar yang lain). Nggak cuma itu, tim HRD perusahaan itu bisa juga ngepoin akun-akun media sosial dan LinkedIn kamu. Setelah dirasa kamu memenuhi syarat, barulah kamu dipanggil untuk wawancara.

Jangan berpikir wawancara itu mudah karena cuma nanya-nanya. Kadang tim HR harus menghabiskan waktu seharian untuk meng-interview para kandidat. Coba bayangkan, seharian duduk di ruangan wawancara, menanyakan hal yang sama dan mendapat jawaban (bisa jadi juga sama). Melelahkan bukan?

Jadi walaupun kamu harus menolak, sampaikan rasa terima kasihmu atas waktu dan kesempatan yang diberikan saat sesi interview. Serta nggak lupa, atas kesempatan yang mereka berikan untuk bergabung dengan perusahaan.

Dear (perusahaan),

Terima kasih telah memberi kabar baik ini. Tapi setelah saya pertimbangkan lagi, saya belum bisa menerima tawaran ini karena _____ (alasanmu).

3. Beri alasan yang jelas kenapa kamu belum bisa menerima pekerjaan itu

Kenapa harus kamu tolak? via Thatyoutuberino.tumblr.com

Jangan menolak tanpa alasan. Jangan biarkan mereka bertanya-tanya mengapa kamu menolak tawaran tersebut, padahal kamu sudah melamar. Sampaikan alasanmu dengan jelas. Misalnya, kamu sudah dapat kerja di tempat lain atau tidak cocok dengan posisi yang ditawarkan.

4. Tapi nggak perlu lebay juga alasannya. Singkat dan jujur itu lebih baik

Yang penting singkat dan hormat via instagram.com

Jangan juga menceritakan alasanmu dalam 5 paragraf. Singkat saja, yang penting jelas. Kalau kamu tertarik dengan posisi tersebut tetapi gaji yang ditawarkan nggak sesuai ekspektasimu, sampaikan saja! Bisa jadi, mereka akan merevisi penawarannya padamu. Atau kalau nggak, itu bisa menjadi referensi bagi mereka untuk menemukan kandidat lainnya.

Jika kamu merasa potensimu untuk posisi tersebut kurang, sampaikan juga. Di sini kamu bisa merekomendasikan orang lain yang kamu rasa lebih ahli.

5. Nggak ada salahnya mengatakan apa yang kamu sukai dari perusahaan itu. Mereka pasti akan menghargaimu

Kantor Ibu sebenarnya sangat mengesankan via mashable.com

Sampaikan juga apa-apa yang membuatmu tertarik untuk bergabung dengan perusahaan tersebut. Juga informasi-informasi menarik yang kamu dapatkan selama proses interview.

Sampaikan dengan terang bahwa meski awalnya posisi tersebut sangat menarik bagimu, dan kamu sangat ingin bergabung, ada beberapa hal yang akhirnya membuatmu memutuskan untuk menolak. Perlihatkan bahwa keputusan yang kamu ambil ini benar-benar berat, tetapi merupakan yang terbaik bagimu maupun perusahaan.

Dengan menyebutkan ketertarikanmu bergabung dengan perusahaan tersebut, kamu membuat mereka merasa tidak sia-sia sudah meluangkan waktu untuk meng-interview.

Untuk menolak, kamu bisa mengatakan hal ini:

  • Setelah mempertimbangkan masak-masak, saya memutuskan untuk mengambil tawaran dari perusahaan lain
  • Setelah saya pikirkan baik-baik, saya memutuskan bahwa ini belum saatnya untuk meninggalkan posisi saya saat ini

6. Kita nggak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Jadi, pastikan kamu menolak dengan sopan

Siapa yang tahu sama masa depan? via leversinheels.tumblr.com

Menolak tawaran pekerjaan bukan berarti selesai sudah hubungan kalian. Dunia kerja adalah dunia yang saling berkaitan satu sama lain. Bisa jadi suatu saat perusahaan yang kamu pilih mengadakan kerjasama dengan perusahaan yang telah kamu tolak. Atau bisa juga, di lain kesempatan perusahaan yang sudah kamu tolak, membuka lowongan yang benar-benar kamu inginkan.

Karena kita nggak tahu apa yang akan terjadi, nggak ada salahnya kita tetap membuka diri. Meskipun posisi yang ditawarkan saat ini kurang sreg di hatimu, sampaikan bahwa kamu akan menyambut dengan senang hati kalau ada posisi lain yang sesuai dengan kemampuan dan ekspekstasimu.

7. Sebaiknya sampaikan keputusanmu melalui telepon. Tetapi jika tidak, kamu bisa menggunakan email.

Lewat telepon, ya

Menyampaikan keputusanmu melalui telepon membuatmu terlihat lebih profesional dan mengapresiasi perusahaan tersebut. Tapi kalau memang nggak bisa, kamu bisa menolak dengan email.

Berikut contoh email menolak tawaran kerja yang sederhana dan sopan:

Dear Ibu Ririe,

Terima kasih atas penawaran yang Ibu berikan, saya sangat menghargai tawaran Ibu. Saya terkesan dengan misi Quneco dan berharap bisa menjadi bagian dari perusahaan ini. Tapi setelah mempertimbangkan berbagai hal, saya belum bisa menerima tawaran yang Ibu berikan.

Posisi staf HRD yang ditawarkan ke saya tentu tidak cocok dengan posisi staf marketing yang saya lamar. Tapi, saya harap Ibu bisa segera mendapat kandidat lain yang lebih cocok untuk posisi ini. Saya juga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan Quneco di lain kesempatan, apabila ada posisi yang sesuai dengan kemampuan saya. Semoga ke depannya, Quneco bisa semakin sukses.

Sekali lagi atas pertimbangan dan waktu yang telah Ibu berikan, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya.

Pradnya.

Itu dia cara menolak tawaran pekerjaan dengan sopan, sehingga nggak menyinggung perusahaan yang bersangkutan. Semoga berguna ya. Lain kali, jangan diam saja kalau ditawari kerja tapi kamu belum bisa bilang iya! 🙂