Mari kita guncang dunia! via lh5.googleusercontent.com

Masih ingat dengan kata bijak dari Bung Karno di atas? Nah, yang jadi masalahnya sekarang, gimana caranya untuk guncangkan dunia?

Gampang!

Ini ada cara yang dibeberkan oleh CEO Mindvalley Media, Ajit Nawalkha. Di usianya yang masih dibawah 30-an, Ajit ini telah memiliki perusahaan media yang memberikan tips – tips wirausaha serta marketing. Yuk, kita lihat apa aja caranya.

#1. Miliki Pola Pikir Yang Cepat dan Lambat

Sesekali luangkan waktumu untuk diam dan merenung via upload.wikimedia.org

Advertisement

Banyak proyek terkadang harus kita kerjakan, deadline ini dan itu yang memang menuntut kita untuk sigap dan berpikir cepat. Namun, terkadang kita juga perlu menenangkan pikiran. Dengan mengambil beberapa waktumu bisa jadi kamu bisa dapetin ide – ide baru dan juga berbagai jalan keluar buat masalah – masalahmu.

Langkah – langkah sederhana ini bisa kamu lakukan:

1. Luangkan 2 jam dari waktu weekend-mu untuk memikirkan hidupmu.

Iya, hidupmu, bukan hidup pacarmu, kakakmu, orangtuamu atau hidup artis idolamu. Pikirkan saja hidupmu, tentang apa yang ingin kamu lakukan, tentang proyek besar apa yang ingin kamu lakukan, atau apa yang ingin kamu capai dalam 3 tahun mendatang.

2. Mencorat – coretlah! Jangan sia – siakan waktumu dengan menonton sinetron.

Ambilah buku atau kertas kosong dan mulailah menuliskan apapun yang terlintas di benakmu dalam kertas itu. Tulis dan petakan semua masalah yang mengganggumu, jalan keluar apa yang bisa kamu ambil. Tuliskan juga untung rugi dari semua jalan keluar itu. Cara ini akan melatihmu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik.

#2. Berkompetisi Dengan Diri Sendiri

Tantang dan kalahkan dirimu sendiri tiap harinya! via www.smartfile.com

Lihatlah apa yang dilakukan oleh pemenang di turnamen lomba lari. Pemenang yang akan memenangkan perlombaan itu tidak akan sibuk memperhatikan orang lain. Mereka percaya pada kemampuan mereka, dan mereka yakin mereka mampu untuk menang. Hal ini juga berlaku untuk karir dan kesuksesan yang sedang kamu perjuangkan!

Dengan terlalu sibuk untuk bersaing dan memperhatikan orang lain, kamu justru memberikan batas pada dirimu yang sebenarnya tak terbatas! Mengapa harus membatasi dirimu hanya untuk sampai pada kesuksesan orang lain jika sebenarnya kamu bisa mencapai kesuksesan yang lebih besar dari itu?

Masih gak percaya diri? Coba tanyakan pertanyaan ini pada dirimu!

~ Mau jadi seperti apa sih kamu 10 tahun mendatang?

~ Dimana kamu akan melakukannya?

~ Seperti apa hari – harimu dalam bayanganmu?

~ Maukah kamu mewujudkannya?

Jadi, berhentilah menunggu dan mengulur waktu dan buat mimpimu jadi kenyataan!

Mulai kini sadarlah musuh terbesarmu adalah dirimu sendiri. Anggaplah bos, kolega bahkan kompetitor adalah rekan yang akan membantumu mencapai mimpimu.

#3. Berpikirlah Rasional!

Pemuda cenderung sulit untuk mengontrol emosinya via gazetamlb.com

Bukan menjadi rahasia jika pemuda cenderung sulit untuk mengontrol emosi, tak terkecuali dengan masalah pekerjaan. Padahal mengontrol emosi dapat membuat kita lebih rasional dalam memandang pekerjaan kita.

Kita akan menjadi lebih mudah menerima kritik dan akan lebih membuka diri untuk berbagai ide – ide membangun mengenai pekerjaan kita.

Melepaskan keterikatan kita ini memang tidak mudah, tapi ada beberapa cara yang bisa kamu coba:

1. Saat memulai sebuah proyek dalam sebuah tim, anggaplah dirimu sebagai organizer.

Bisa jadi ide yang kamu usulkan bukanlah ide yang terbaik, tapi yakinlah bahwa proyek timmu ini akan menjadi proyek yang terbaik yang pernah ada!

2. Tanyakan pada dirimu sendiri, apa kamu sudah bisa melepaskan ego dan bersikap rasional?

Mulai lepaskan egomu saat ini juga, cobalah untuk membuat situasi yang menyenangkan dan kreatif di kantor lalu lihatlah ide – ide segar yang bermunculan di sekitarmu.

#4. Batasi Saat Galaumu!

Jangan lama – lama ah galaunya via i1.ytimg.com

Memang hidup ada pasang surutnya, tapi bukan berarti kamu harus berlama – lama dengan sedihmu kan?! Dengan membatasi masa galaumu kamu bisa tetap menjaga konsistensi performa kerjamu. Selain itu siapa sih yang mau bekerja sama denganmu jika mukamu ditekuk terus?

Ini yang bisa kamu coba untuk membatasi masa galaumu:

1. Hindari orang – orang yang negatif.

Jika kamu sedang galau dekatilah orang – orang yang mendukungmu dan memberimu energi positif, bukan malah sebaliknya.

2. Ciptakan bahagiamu sendiri.

Banyak cara yang bisa kamu coba untuk bahagia, entah dengan makan es krim, nonton bioskop, atau bahkan dengan tidur sepanjang hari.

3. Bersyukurlah

Bersyukurlah untuk apa yang ada dalam hidupmu, tak peduli betapa kecilnya hal itu. Di saat kamu merutukki hidupmu, bisa jadi ada orang lain yang sedang bermimpi untuk jadi sepertimu.

4. Kenali Dirimu

Lakukan hal – hal yang akan menyenangkan, menantang dan menarik bagimu dan tinggalkan hal – hal yang akan membuatmu bad mood. Sederhana.

5. Teruslah Bermimpi Setinggi Langit

Bermimpilah dan jadikan mimpimu nyata! via kickofjoy.com

Tak peduli betapa mustahilnya mimpimu, bahkan di saat orang menganggapmu gila.

Tetaplah bermimpi dan tunjukkan pada orang – orang jika anggapan mereka bisa salah! Memiliki mimpi setinggi langit akan mendorongmu untuk berusaha semaksimal mungkin untuk meraihnya. Berhenti juga menyebutnya mimpi. Sebutlah sebagai tujuan, tujuan dari hidup yang saat ini kamu jalani.

6. Lepaskan Bebanmu dan Terbanglah

Lepaskan bebanmu, karena pada dasarnya kamu tidak perlu membuktikan apapun via www.allmystery.de

Sadarkah bahwa kamu tak perlu membuktikan apapun?

Berhentilah menyakiti diri dengan beban dan tuntutan untuk membuktikan kapasitasmu, karena saat kamu merasa rileks dan tak terbebani kamu pasti lebih bisa menampilkan the best of you.

#7. Final Word

Ajit Nawalkha via lh4.googleusercontent.com

Saat – saat yang paling membuatku tertekan adalah saat aku mencoba untuk membuktikan diriku sendiri. Membuktikan sesuatu pada teman – temanku, keluarga, bahkan kolega. Itulah saat – saat yang terburuk.

Aku menjadi sering gelisah, mencela setiap usaha yang kulakukan, dan menjadikannya sebagai kebiasaan. Kebiasaan yang buruk.

Namun, suatu hari aku membebaskan diriku sendiri dan menyadari aku tak perlu membuktikan apapun kepada siapapun. Tapi yang terjadi justru karirku membumbung tinggi!

Aku mulai melakukan hal – hal yang kusuka. Aku menerima tantangan karena aku menyukainya. Aku memulai lebih banyak proyek yang dapat membantuku meraih tujuanku, dan hasilnya adalah hal – hal yang kulakukan menjadi lebih baik lagi.

Ingatlah, KAMU ADALAH BINTANG! Kamu hanya perlu mulai mempercayainya.” – Ajit Nawalkha –

Jadi, hey kamu yang ngaku anak muda, mulailah untuk menjadi bintang!