Hidup memang lucu. Ada saja humor-humor kecil yang terselip dalam kehidupan sehari-hari. Waktu sedang berjuang menyelesaikan skripsi kita berharap bisa segera bebas dari kukungan khas mahasiswa. Eh tapi ternyata masih ada perjuangan mencari kerja.

Panas-panasan di job fair, deg-degan saat interview, bingung belajar buat psikotes jadi chapter hidupmu selanjutnya.

Kadang kamu bertanya, sebegini sulitnya ya mencari kerja? Apa nggak ada cari lain agar kamu tidak menjadi job seeker yang menderita? Hmm… Sebenarnya ada kok cara agar pekerjaan yang mendatangi. Agar ini terwujud, coba dari sekarang persiapkan hal-hal ini!

1. Kerjakan tugas sebaik mungkin walau ‘cuma’ jadi panitia acara kecil. Word of mouth bisa membawa ke kesempatan tak terduga

Berdedikasi tinggi nggak begini juga tapi via www.tumblr.com

Bekerja keras menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabmu, melatih diri untuk berpikir kritis dan kreatif menciptakan berbagai inovasi, pro-aktif dan dapat diandalkan dalam setiap pekerjaan yang dibebankan, bukan kamu lakukan untuk kepentingan perusahaan. Semua itu adalah bagian dari pembangunan reputasi.

Advertisement

Selain skill-mu yang juga meningkat, dengan melakukan kewajibanmu sebaik-baiknya juga akan membangun citra yang baik untuk dirimu sendiri. Inilah yang namanya reputasi. Dengan reputasi yang bagus, karena kamu selalu bekerja dengan serius, bukan mustahil banyak orang yang menginginkanmu berada di timnya.

2. Personal branding itu perlu. Coba cari tahu apa panggilanmu, lalu kembangkan diri!

Buat kegiatan luar kantor sebanyak-banyaknya via www.sowers.co.nz

Apa yang kamu lakukan di luar pekerjaan juga memengaruhi citra dirimu di dunia kerja. Bila kamu rajin menjadi relawan, selalu punya program-program pengembangan diri dan masyarakat yang kamu wujudkan bersama teman-teman, atau menyusun sendiri proyek pribadi yang hasilnya berpengaruh bagi orang lain, otomatis orang akan menolehkan mata padamu. Selain bisa membangun citra diri yang baik, kamu juga sedang menambah link pertemanan dengan kegiatan-kegiatan itu. Menjadi sosok yang aktif dan kreatif, akan membuat orang tidak ragu-ragu menawarimu pekerjaan bila memang memungkinkan. Semakin banyak kamu kenal orang, semakin besar peluang yang kamu dapatkan.

3. Maksimalkan akun Linkedin-mu. Banyak kesempatan bisa datang dari situ

Aktif di Linkedin via www.entrepreneur.com

Bila Facebook, Twitter, Path, dan mig.me adalah mediamu mencurahkan kegalauan dan menjalin pertemanan dengan orang-orang tak dikenal, kamu juga harus punya Linkedin, jejaring sosial yang khusus didesain untuk keperluan profesional. Saat ini, banyak tim recruiter perusahaan yang mencari kandidat melalui Linkedin.

Tidak perlu malu-malu menuliskan prestasi dan apa saja yang sudah kamu raih selama ini. Rajin-rajinlah membaca tips untuk membuat profil linkedinmu lebih menarik. Jangan lupa juga untuk meminta atasan dan teman-temanmu untuk memberikan rekomendasi dan testimoni, karena dua hal itu akan membuatmu terlihat lebih meyakinkan. Bila kamu sudah maksimal, tinggal menunggu sebuah tawaran masuk di inbox-mu.

4. Jangan ragu terima job freelance di luar jam kerja. Mengembangkan kemampuan sembari membangun nama

perbanyak freelance via heragenda.com

Salah satu cara yang bisa kamu tempuh untuk membangun reputasi adalah dengan memperbanyak kerja freelance. Di luar pekerjaan tetapmu, kamu bisa mengerjakan project-project lainnya. Banyak keuntungan yang kamu dapatkan dari sini. Skill-mu akan berkembang dan meningkat. Kamu juga akan mendapat tambahan penghasilan. Dan di luar semua itu, kamu sedang memoles nama baikmu sendiri. Bila klienmu puas dengan hasil pekerjaanmu, bukan tidak mungkin di lain waktu kamu akan ditawari project lain. Dan dari klien yang puas itu, bisa saja dia merekomendasikanmu kepada orang lain. Dari mulut ke mulut, lama kamu bisa menjadikan pekerjaan sambilanmu sebagai pekerjaan tetap.

5. Ikut berbagai kompetisi yang sesuai dengan keahlianmu bisa menambah nilai jual. Tanpa kamu sadari, namamu sudah diperhitungkan

rajin ikut kompetisi via nationalpostsports.tumblr.com

Mengikuti sebuah kompetisi bisa menjadi ajang pembuktian diri. Di sana, dengan ladang persaingan yang tersedia, kamu bisa menonjolkan karya dan kualitasmu sendiri. Syukur-syukur kalau kamu berhasil menjadi juara. Kemampuanmu otomatis sudah diakui, sehingga orang pun tak akan ragu lagi untuk menawarimu pekerjaan. Semakin banyak kamu mengikuti kompetisi, semakin banyak hal positif yang kamu dapati. Selain untuk motivasi dan upgrade diri, kompetisi bisa menjadi ajang promosi atas keahlianmu itu.

6. Buatlah portofolio online yang bisa diakses semua orang. Semakin unik dan menarik portofoliomu, orang makin tertarik mempekerjakanmu

buat portofolio online via vasare1.rssing.com

Bila kamu seorang penulis, jangan ragu untuk memamerkan tulisanmu di komunitas kepenulisan seperti wattpad, blog, atau website-website semacam itu. Dengan begitu, kamu sudah membuat portofolio online yang bisa memamerkan karyamu. Semua orang bisa mengakses tulisanmu, dan siapa tahu salah satu di antaranya sedang mencari penulis-penulis sepertimu. Hal yang sama bisa dilakukan jika kamu punya keahlian khusus seperti fotografi, videomaker, webdesign, dan lain sebagainya. Buat seunik mungkin sehingga orang penasaran. Dengan demikian, tinggal tunggu waktu seseorang akan merayumu untuk bekerja dengannya.

Karena mencari pekerjaan itu susah, memang butuh tips dan trik agar kamu menang di atas kandidat lainnya. Ingat, ada kurang lebih 10.000 orang di luar sana yang menjadi sainganmu. Karena itu, kamu harus menguasai betul teknik marketing diri sendiri. Dengan menonjolkan semua potensi yang kamu miliki, bukan mustahil pekerjaan akan datang sendiri.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!