Sudah jelas bahwa menabung dan hidup hemat adalah satu-satunya pilihan untuk bisa bahagia di masa depan. Dengan budget yang tertata rapi, keuangan seharusnya juga bisa terkendali. Seharusnya, tabunganmu terus meningkat setiap bulannya, dan nggak ada ceritanya di tanggal tua kamu terengah-engah menunggu gajian tiba.

Ternyata oh ternyata, menabung nggak semudah yang dibilang para motivator dan panutan semua orang. Meski rencana menabung sudah diatur dengan matang sejak awal bulan, nyatanya keuanganmu masih empot-empotan juga. Dompet jebol sebelum tanggal gajian, dan kamu pun bingung bertanya-tanya, ke mana kah larinya uang-uang itu?

Menyusun budget itu mudah. Yang sulit adalah bagaimana menerapkannya secara ketat. Nah, tanpa kamu sadari, kebiasaan-kebiasaan inilah yang membuatmu gagal hidup hemat. Jangankan berinvestasi, menabung pun hanya di angan-angan.

1. Sengaja mampir ke mini market padahal sebenarnya nggak butuh beli apa-apa. Ujung-ujungnya semua jadi dibeli juga

Mata disergap oleh banyak godaan via id.pinterest.com

Terkadang kita mampir ke mini market tanpa alasan yang jelas, selain mengikuti ke mana kaki melangkah. Atau bisa juga, tadinya kamu cuma ingin beli sabun mandi yang sudah benar-benar habis persediaan. Namun akhirnya karena melihat barang yang beraneka rupa, mulai dari camilan hingga benda-benda tak penting lainnya, kamu jadi menghabiskan banyak uang di minimarket.

Advertisement

Mata memang seringkali menggoda, karenanya kamu menghindari minimarket sebisa mungkin. Salah satu caranya adalah dengan membiasakan belanja sebulan sekali atau minimal dua minggu sekali. Dengan stok kebutuhan yang sudah terpenuhi kamu nggak perlu ke minimarket lagi. Tapi kalau tanpa alasan apa-apa kamu masih ke sana, ya, salahmu sendiri.

2. Kebiasaan pilih-pilih makanan bisa menggagalkan rencana penghematan. Dengan membiasakan diri memakan segala, kamu sudah sukses bertahan hidup di tanggal-tanggal tua

Milih-milih makanan itu kebiasaan boros via www.dwspost.com

Apakah selama ini kamu seorang yang susah makan? Harus pakai menu khusus dulu supaya kamu bisa makan dengan lahap dan tetap sehat? Kamu hanya mau makan daging, dan membenci sayur? Kamu nggak nafsu makan dengan sayur lodeh dan tempe goreng, maunya cuma sayur sop dan perkedel? Bila ingin hemat, buanglah kebiasaan pilih-pilih makanan ini. Kalau kamu lahap makan dengan apa saja, tanggal-tanggal tua tak jadi masalah. Karena perutmu bisa menerima makanan apa saja dengan biaya berapa saja. Makan dengan tempe goreng seiris dan bon cabe serta kerupuk sudah membuatmu kenyang. Hidup jadi lebih mudah kan?

3. Kamu punya aplikasi online shopping di HP? Hmm, lebih baik dihapus saja. Apalagi kalau kamu tipe orang yang hobi lihat-lihat baju lucu dan nggak tahan untuk nggak beli sekarang juga

Bahaya kalau belanja aja nggak pakai usaha via stocksnap.io

Tak bisa disangkal bahwa online shop yang semakin menjamur ini memudahkan hidup kita. Kamu tak perlu lagi datang ke toko untuk membeli sesuatu, tinggal klik-klik, dan barang sudah diantar ke rumahmu. Apalagi saat ini sudah banyak online shop yang berbasis aplikasi smartphone. Hayo, di HP-mu ada berapa aplikasi online shop? Namun tanpa kamu sadari, menyimpan aplikasi online shop di HP ini membuatmu boros lho.

Misalnya kamu sedang bosan dan tidak tahu mau melakukan apa-apa, iseng saja kamu buka-buka aplikasi untuk lihat-lihat baju yang sedang hit. Niat awalnya hanya untuk cuci mata. Eh, ternyata kamu anaknya kurang tegar. Karena baju yang ini lucu dan yang itu juga lucu, akhirnya kamu beli semua. Padahal uang pas-pasan dan gajian masih lama. Duh, gagal deh misi penghematan gara-gara kamu nggak tahan godaan.

4. Impulsif melihat label promo. Mentang-mentang lagi diskon, kamu jadi beli banyak. Padahal digunakan juga enggak

Paling cepet kalau ada diskon via makandimanaya.wordpress.com

Biasanya ini terjadi pada cewek, namun tidak kemungkinan bahwa cowok pun bisa khilaf karena melihat label diskon. Hanya karena iming-iming harga yang lebih murah dari seharusnya, kamu jadi tertarik untuk belanja. Hanya butuh satu sepatu, tapi karena ada label beli dua gratis satu, kamu jadi beli dua pasang. Mentang-mentang banyak produk rumah tangga yang lagi diskon, kamu jadi beli semua, padahal mau buat apa kamu juga tidak tahu. Inilah yang membuat kantongmu jebol melulu. Diskon memang sangat menggoda. Terlalu impulsif pada label diskon membuatmu membeli barang-barang dalam jumlah besar, atau barang-barang yang sebenarnya tak diperlukan.

5. Mengambil uang di ATM bank lain juga bahaya. Meski cuma 5000-7000 per transaksi, tapi berabe juga kalau berkali-kali

Ambil uang di ATM bersama via www.smh.com.au

Dengan alasan mesin ATM yang sesuai bank jauh lokasinya, kamu memilih untuk mengambil uang di ATM yang beda bank. Meskipun memudahkan, tapi kamu dikenai biaya tambahan. Nominalnya bermacam-macam, ada yang hanya 5000 tapi ada juga yang sampai 7000 hingga 10.000. Meskipun jumlah itu belum bisa untuk beli baju, tapi bila kamu mengambil uang sebulan 4 kali, totalnya sudah berapa?

Daripada dibuang-buang, bukankah lebih baik untuk menambah tabungan? Solusinya, bila bank kamu nggak termasuk yang ATM-nya bisa ditemukan setiap 500 meter kamu melangkah, kamu bisa mengambil uang sebulan sekali. Dengan begitu kamu nggak punya alasan untuk ambil-ambil uang di ATM lagi. Ya, kecuali kalau kamu memang bandel, dan budget untuk sebulan sudah habis di pertengahan bulan ;p

6. Sering beli air mineral saat berpergian. Daripada begitu, lebih baik bawa minum sendiri dari rumah. Uangnya bisa ditabung untuk modal menikah

Biasakan bawa minum sendiri via www.thehunt.com

Perkara air minum ini memang terlihat sederhana. Toh harga air mineral gelasan paling hanya 500-1000. Harga botolan mungkin hanya 2000-3000. Tapi dalam satu hari kecuali kamu sedang berpuasa, kamu nggak mungkin hanya minum 1 atau dua air mineral gelasan maupun botolan, bukan? Bila sehari kamu minum 5x, berapa banyak uang yang kamu keluarkan untuk membeli air putih?

Untuk menghemat, kamu bisa membawa botol minum sendiri dari rumah. Selain isinya lebih banyak, kamu juga bisa mengisi ulang gratis setiap kali ada kesempatan. Misalnya di warteg, atau di dispenser yang disediakan kantor. Dengan begitu, uang yang kamu keluarkan untuk membeli air mineral bisa ditabung untuk modal menikah. Lumayan kan kalau sehari hemat 10.000?

7. Main game memang menyenangkan. Tapi sementara kamu belum kaya, cari yang gratisan saja. Meskipun cuma satu atau dua dolar, kalau banyak ya lumayan juga jumlahnya

Main game yang gratisan aja via www.digitalspy.com

Selain mengisi waktu, main game juga bisa mengasah kecerdasan otak. Apalagi kalau game-game favoritmu adalah game yang sifatnya problem solving. Hingga saat ini, banyak game gratisan yang bisa kamu mainkan setiap saat. Namun yang gratisan memang selalu terbatas. Biasanya yang gratisan itu juga sekadar gimmick untuk membuatmu tertarik untuk membeli yang premium, yang memang akan jauh lebih mengasyikkan. Kamu yang mudah penasaran dan gampang tertantang, pasti sering rela mengeluarkan dana untuk membeli permainan. Tapi jangan sering-sering ya. Meskipun harganya tidak mahal-mahal juga, tapi bila kamu membeli banyak game, kan lama-lama tekor juga.

Menyusun budget memang mudah. Membuat rencana penghematan juga tak sulit. Namun ternyata banyak kebiasaan-kebiasaan yang membuat rencanamu ini berantakan. Supaya menabung dan investasi bukan hanya di angan, meski sepele, kebiasaan-kebiasaan itu harus diatasi. Semangat!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!