“Skripsi udah. Pendadaran udah. Wisuda juga udah. Ngelamar kerja, belum ada panggilan. Berbisnis pun belum ada modalnya. Ngapain ya?”

Halo fresh graduater! Apakah kamu sedang mengalami kegalauan yang sama usai diwisuda? Ingin bekerja tapi masih menunggu panggilan, ingin berwirausaha tapi nggak punya banyak modal. Pinjam orang tua kamu tak enakan, pinjam bank ribet urusannya.

Hei, sebelum kamu menyerah, ternyata ada lho bisnis yang dapat dimulai dengan modal Rp 500.000,00. Iya, Rp 500.000,00! Kamu mau tahu apa saja? Simak penjelasan Hipwee di bawah ini ya!

1. Busana adalah kebutuhan yang terus dicari dan diminati orang. Kamu bisa membeli belasan baju bekas dengan harga tak sampai setengah juta.

Baju awul-awul bisa disulap indah dan mirip barang butik. via up-jual.com

Siapa sih tak suka belanja baju? Apalagi selain jadi kebutuhan primer, baju juga merupakan bagian dari gaya hidup dan identitas pemakainya. Sebenarnya ini adalah celah bagi kamu-kamu yang ingin membangun bisnis.

Advertisement

Untuk menyiasati belanja produk jualan agar tak lebih dari Rp. 500.000,00, kamu bisa berbelanja baju bekas untuk kamu reproduksi lagi. Kalau di Jakarta sih, pusat baju bekas yang impor ada di Pasar Senen. Di sini kamu bisa belanja banyak baju dengan harga murah. Meski begitu, kamu harus meluangkan waktu untuk benar-benar memilih baju di sini. Selain mencari baju yang modelnya begus, telitilah pada kondisi jahitan dan kebersihannya. Ketika kamu menemukan baju dengan model unik, jahitan benangnya masih kuat, tidak bernoda, dan tidak bolong, kamu dapat menjualnya kembali dengan harga beberapa kali lipat di atas harga belimu. Namun pastikan kamu telah mencucinya dulu dengan air hangat dan memberi disinfektan agar baju jualanmu higienis.

2. Dari anak-anak sampai orang tua suka jajanan enak. Dompetmu pun akan suka dengan hasilmu berbisnis makanan kecil

Jual camilan seperti ini, lalu kamu kemas, dan bisa dititipkan ke warung-warung. via isroi.files.wordpress.com

Makanan kecil yang dimaksud di sini adalah cemilan atau non-nasi dan makan besar. Misalnya camilan kripik. Untuk membuat kripik, yang kamu butuhkan adalah tepung, topingnya, bumbu, serta plastik kemasannya. Semuanya itu bisa kamu dapatkan di pasaran dengan harga terjangkau. Untuk tahap permulaan, perkirakan jumlah kripik yang akan kamu produksi. Jangan terlalu banyak karena adanya kemungkinan melempem, tidak laku, dan kualitas rasanya berkurang jika terlalu lama disimpan.

Kamu juga bisa membeli jajanan kue kering dalam jumlah besar dan menyetoknya di boks-boks transparan. Pelangganmu tinggal memasukkan kue-kue ini dalam plastik dan membayar sesuai jumlah yang mereka ambil. Selain murah, keuntungan yang bisa kamu dapat dari bisnis ini pun lumayan. Asal usahakan tepat sasaran ya, misalnya dengan berjualan di dekat kampus atau daerah tempat tinggal mahasiswa.

3. Menjual es teh di kampus atau daerah kantoran adalah cara yang cepat untuk dapat tambahan uang

Jualan es teh dengan kemasan gelas yang rapi. Biar enak di kamu yang bawa dan di mereka-mereka yang minum. via 1.bp.blogspot.com

Minuman dan es adalah dua hal yang selalu dicari orang. Siapa sih yang mau kelelahan dan dehidrasi? Salah satu yang selalu laku baik itu dijajakan secara keliling hingga tenant/kafe di mall adalah es teh. Sederhana tapi selalu dibeli kan? Kalau kamu gak percaya, coba deh kamu berjualan es teh saat momen wisuda atau penerimaan mahasiswa baru. Mahasiswa petarung KKN sudah sering menjalankannya dan mendapatkan hasil lumayan dari berjualan es teh saja.

4. Ketika muda, kamu suka mengoleksi barang-barang hobi dan idolamu. Kenapa tidak berpikir untuk jadi penyedia kegilaan para fans fanatik?

Koleksi majalah dengan cover Taylor Swift, akan digemari fans berat Taylor Swift. via 4.bp.blogspot.com

Dunia selebritis memang tak habis-habis dibahas. Usai selebritis satu muncul dan menjadi begitu tenar, muncul lagi selebritis lainnya. Dari kemunculan masing-masing selebritis tersebut, tentunya ada sekian orang di Indonesia ini yang jadi fans fanatik mereka. Fans-fans fanatik tersebut biasanya akan mengoleksi apa-apa saja yang berkaitan dengan idolanya tersebut.

Nah, sekarang jelilah melihat barang-barang di sekitarmu. Barang sederhana seperti pin, majalah, stiker, gelang, dan aksesoris lain yang berbau artis idola akan menjadi laku lho. Tak hanya laku, nilai jualnya juga melambung tinggi begitu ada di tengah para fans fanatik. Namanya fans fanatik, pasti mau melakukan apa pun kan demi mendapatkan barang kesayangan dari idolanya. Barang-barang seperti ini lebih tepat kamu jual secara online dan pre order. So, modalmu bisa lebih minim lagi ‘kan?

5. Zaman sekarang, wanita pesolek semakin banyak. Aksesoris buatanmu bisa makin memancarkan kecantikan mereka

Aksesoris unik bikinan sendiri. via nurul.cpnj.web.id

Berbisnis aksesoris memang menyenangkan, apalagi buat kalangan wanita. Kegiatan merangkai aksesoris bisa dilakukan dengan santai dan kreatif dari rumah. Bahkan untuk pemasarannya kamu dapat mengandalkan media online seperti Instagram.

Modal Rp. 500.000,00 dapat kamu belanjakan aneka kain, batu alam, dan kawat. Dari situ kamu bisa membuat bros, kalung, bandana, atau anting-anting. Untuk kalung, sejadinya dapat kamu jual seharga Rp. 95.000,00. Bayangkan kalau kamu berhasil menjual 5 kalung saja, bukankah sudah hampir balik modal?

6. Tidak hanya planet saja yang bisa beredar. Kamu pun dapat beredar ke seantero jagad karena berbisnis pulsa elektronik.

Ketika semua pakai handphone, masak iya pada ga perlu pulsa? via www.wikinoticia.com

Meski tampak sepele, penjual pulsa yang biasa mangkal di pinggir jalan itu punya peran penting lho! Bagaimana tidak? Penggunaan handphone kini marak di mana-mana. Tak lagi untuk SMS dan telepon, orang-orang sudah lumrah menggunakan aplikasi chatting dan browsing internet. Tentu saja aplikasi sebanyak dan secanggih itu tidak akan berguna tanpa keberadaan pulsa. Konsumsi yang tinggi akan penggunaan internet pun semakin memperluas kebutuhan akan jumlah pulsa yang nominalnya tinggi.

Inilah yang bisa jadi kesempatan bisnismu! Asyiknya lagi, berjualan pulsa juga tak melulu harus buka lapak. Pernah lihat kawan di kampus atau sekolah beredar melayani pembelian pulsa? Kegiatan mereka tak ada salahnya untuk ditiru. Meski kelihatannya untungnya kecil, namun sudah banyak orang yang sukses karena berjualan pulsa. Orang yang pada awalnya hanya berjualan pulsa saja, kemudian dapat membuat toko besar yang menjual handphone, modem, dan aksesorisnya. Bahkan untung per minggunya dapat mencapai Rp. 10.000.000,00 untuk penjualan pulsa dan nomor perdana. Namun, jangan langsung membayangkan kesuksesan terlebih dahulu. Kamu juga perlu sabar dan tekun dalam menjalankan usaha ini. Di samping itu, pelayanan terhadap konsumen harus diutamakan. Kecepatan, komunikasi, dan mensosialisasikan promo terbaru niscaya akan membuat konsumenmu tertarik membeli lagi di tempatmu.

7. Barang dari jaman jebot numpuk di rumah. Daripada bikin sesak, ubahlah dia jadi lembaran kertas di dompetmu

Jual barang bekas kayak di klithikan. via sepeda.files.wordpress.com

Sering melihat iklan portal jasa jual beli di TV? Mungkin kamu harus memanfaatkannya sekarang untuk membersihkan rumahmu. Tidak bisa dipungkiri berjualan barangmu yang terpakai di situs e-commerce seperti itu memang sangat menjanjikan. Bahkan barang sekecil apapun, dapat kamu uangkan dari sana. Kalau kamu menjual barang bekasmu di situs semacam ini, niscaya modalmu hanya pulsa internet saja.

Bagaimana, fresh graduater? Masih ragu mau melakukan apa setelah wisuda? Yuk, jangan ragu memulai bisnis dengan modal minim!