Nama Mark Zuckerberg tentu sudah tidak asing lagi di telingamu. Tangan dingin dan keuletannya mengembangkan Facebook membawanya menjadi salah satu anak muda tersukses di dunia. Hasil karyanya kini juga sudah dinikmati oleh beragam orang dari berbagai kalangan.

Tapi kesuksesan yang didapatkannya sekarang, rupanya tidak didapat hanya dalam kedipan mata. Ada banyak proses yang dia lakukan hingga berada di posisinya sekarang, walaupun usianya masih begitu muda.

Kamu penasaran nggak sih, bagaimana seorang Mark Zuckerberg mendapatkan semuanya? Berikut ada beberapa cara yang dia tempuh untuk membuat semuanya terwujud. Kamu pun bisa meniru sikapnya!

1. Hal pertama yang bisa kita tiru dari dari Mark Zuckerberg adalah jangan ragu mengambil risiko

Inilah Mark Zuckerberg via siliconangle.com

Advertisement

The biggest risk is not taking any risk. In a world that’s changing really quickly, the only strategy that is guaranteed to fail is not taking risks Mark Zuckerberg

Percaya atau tidak, saat mengumpulkan uang untuk mendanai Facebook, Mark Zuckerberg berani mengambil serangkaian risiko yang mungkin terdengar gila. Sikapnya yang seperti itu, membuatnya banyak dijauhi oleh investor, pertemuan antar investor banyak yang dibatalkan, sampai mengabaikan panggilan telepon penting, demi untuk menaikkan jumlah investasi yang dia minta. Hingga akhirnya, dia memiliki dua belas perusahaan investasi besar yang mendanai situsnya.

Seandainya Mark Zuckerberg menyerah begitu saja mungkin Facebook tidak akan sebesar sekarang!

2. Kesuksesan Facebook adalah tentang bagaimana situs itu tetap user friendly, namun juga ‘eksklusif’ di sisi lain

Mark Zuckerberg bercerita bagaimana dia membangun Facebook via harvardmagazine.com

Pada awal perjalanannya, Facebook sebenarnya hanya dibuat untuk mahasiswa dari perguruan tinggi teratas di Amerika, seperti Harvard, Yale, Dartmouth saja. Namun, dengan konsep yang baru, serta omongan dari mulut ke mulut, mahasiswa dari perguruan tinggi lain juga penasaran dan ingin mengambil bagian dari klub yang terkesan ekslusif ini.

Lambat laun, semua ingin tahu soal Facebook, bahkan para investor besar tertarik untuk menaruh investasi di sana. Sayangnya, investor besar tidak bisa langsung mengakses dan membuat akun di sana, karena untuk pendaftarannya diperlukan alamat email kampus masing-masing.

Begitulah cara Mark Zuckerberg membuat Facebook menjadi sesuatu yang sangat dicari dan menjadi terkenal karena eksklusif .

3. Zuckerberg enggan melakoni one man show. Demi keberhasilan usahanya dia menggandeng rekan kerja yang bisa dipercaya dan mempunyai visi yang sama

Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandbreg via www.fastcompany.com

Tidak ada pemimpin bisnis yang dapat menjalankan perusahaan dengan usahanya sendiri. Di balik kesuksesannya, tentu mereka punya juga memiliki kelemahan walaupun tidak begitu memengaruhi banyak hal.

Begitupun Mark Zuckerberg juga memiliki seorang rekan yang hebat, yaitu Sheryl Sandberg, sebagai Chief Operating Officer Facebook.

Sebagai seorang rekan kerja, Sheryl Sandberg mengagumi sosok Mark Zuckerberg untuk menerima kritik dan saran dari orang-orang yang bekerja untuknya. Sementara itu, Mark Zuckerberg juga sangat mengagumi sosok Sheryl Sandberg yang berhasil mengeksekusi kemauannya dalam mengembangkan Facebook. Sebagai rekan kerja, mereka pun berbagi nilai yang sama, komitmen dan kepercayaan yang dibutuhkan untuk membawa Facebook jauh lebih baik.

4. Keberhasilan perusahaan terletak pada tajamnya visi. Zuckerberg boleh terlihat santai — tapi otaknya tidak berhenti berinovasi

Laman Facebook yang sangat familiar via www.pcmag.com

Sebuah perusahaan tidak akan menjadi sukses tanpa visi dari pemimpinnya sendiri. Memang tidak ada yang mengetahui, bagaimana visi tersebut berhasil atau tidak, namun bukankah setiap hal yang dijalani harus melihat ke depan? Begitulah juga cara yang ditetapkan oleh Mark Zuckerberg.

Dia selalu melihat peluang dan semangat dalam melakukan inovasi terhadap Facebook, sehingga banyak perubahan yang bisa kamu rasakan saat membuka laman Facebook-mu.

5. Jangan takut gagal! Kalau kamu enggan jatuh dan sakit justru kamu akan menyesal

Bukankah begitu? via indiatoday.intoday.in

Move fast and break things. Unless you are breaking stuff, you are not moving fast enough Mark Zuckerberg

Kegagalan dan keberhasilan akan tetap ada ketika kita menjalani sebuah bisnis. Begitupun yang dialami oleh Mark Zuckerberg. Dia pernah didakwa berdasarkan UU California sebagai seorang hacker yang menyusup ke dalam sistem komputasi server Universitas Harvard hingga harus dikeluarkan dari kampusnya, tapi dia tetap melangkah dan tak patah semangat.

Mumpung kamu masih muda, tak ada salahnya mencoba semua hal yang dilakukan oleh Mark Zuckerberg untuk mendapatkan kesuksesannya. Masa muda adalah masa-masa yang tidak boleh disia-siakan begitu saja. Setiap orang punya kesempatan yang sama kok, hanya saja tinggal bagaimana kamu mengatur dirimu sendiri. Penyesalan di awal tidak masalah, justru membuatmu akan belajar untuk tidak mengulang kesalahan yang sama. Apa kamu mau sukses atau tidak sama sekali?