Banyak pengusaha, terutama yang bisinisnya lagi menanjak gila-gilaan, merasa bangga karena mereka gak pernah mengambil liburan. Mereka ingin membuktikkan kalau usaha keras tanpa henti seperti mesin yang membuat usahanya semaju sekarang.

Sebagian pengusaha lain tetap berlibur, namun pelesiran mereka diisi dengan rasa kekhawatiran dan bersalah karena sedang berada jauh dari bisinisnya.

Padahal liburan merupakan waktu yang paling bermanfaat dalam menguatkan laju pertumbuhan bisnis yang mereka jalankan. Belibur memberi waktu untuk berpikir dan kembali ke kantor dengan ide-ide yang segar. Jika kamu termasuk pebisnis, pengusaha atau pekerja yang takut dan merasa bersalah jika meninggalkan pekerjaan sejenak untuk berlibur, maka kamu harus mempertimbangkan alasan mengapa berlibur itu penting bagi kamu:

1. Mengisi Ulang Energi dan Pikiran

Semua orang butuh liburan via www.lintas.me

Menjaga tubuh terhindar dari kelelahan adalah tugas kamu, begitu pula dengan berlibur. Beristirahat dan pergi berlibur adalah kewajiban.

Advertisement

Jadi berhenti membuat alasan agar kamu gak pergi berlibur. Kita semua tahu mengapa pengusaha gila bekerja, tapi coba pikir lagi mengapa kamu bekerja begitu keras? Untuk anak, istri,orang tua dan diri sendiri, ‘kan? Jadi kembali berkumpul dengan keluarga sejenak, ini akan membantu kamu mengisi ulang ‘baterai’ yang hampir habis itu.

2. Kamu Butuh Pemanasan

Pemanasan sebelum mulai kerja lagi via thezeninvestor.com

Jika kamu pikir berlibur adalah pelarian dari tanggung jawab kantor, mulai sekarang anggap berlibur adalah esensi untuk meraih kesuksesan yang panjang.

Layaknya atlit profesional, kamu butuh pemanasan. Kamu memerlukan sesi ‘pra-musim’ untuk mengarungi tantangan bisnis setahun kedepan. Namun dalam kasus ini ‘pra-musim’ yang kamu jalankan ialah bersantai sambil menikmati es kelapa muda di pinggir pantai.

3. Berlibur Bisa Memperluas Jaringanmu

Bangun jaringan via www.mandarinoriental.com

Para CEO pemimpin top dunia pun menyempatkan diri untuk berlibur. Bahkan tidak jarang beberapa relasi dan penawaran terjadi saat mereka bersantai di tengah liburan.

Jangan jadi katak dalam tempurung, jika kamu berlibur ke sebuah tempat bangunlah jaringan di sana. Perhatikan peluang apa yang bisa kamu ambil. Temui orang-orang yang selama ini cuma bisa kamu hubungi lewat telepon atau internet. Liburan adalah kesempatan kamu untuk mempererat jaringan.

4. Berlibur Memberimu Waktu Untuk Merenung

Gak ada waktu yang lebih tepat untuk merenungkan bisnis kamu selain saat liburan. Pikirkan, apa bisnis udah berjalan sesuai harapan? Apa yang ingin kamu capai dalam beberapa tahun ke depan? Apakah ini waktu yang tepat untuk mengembangkan model produksi baru?

Manfaatkan suasana yang tenang dan santai saat liburan sebagai waktu berpikir tanpa gangguan e-mail, SMS, dan telepon dari kantor.

5. Memberimu Waktu Untuk Memecahkan Masalah

Kecilkan masalah besar, hilangkan masalah kecil via www.curtmercadante.com

Kadang-kadang masalah akan pergi dengan sendirinya jika kita berpergian. Keruwetan di kantor tiba-tiba berlalu begitu kamu memasuki suasana liburan.

Hipwee gak nyuruh kamu lari dari masalah, namun jika kita mau mundur dan santai sejenak serta melihatnya dalam gambaran yang lebih besar, masalah gak akan sebesar yang kita kira.

6. Biarkan Bisnis Berjalan Sendiri

Kontrol dari jauh via womenofhr.com

Mungkin udah lama kamu berniat pelan-pelan melepaskan tanganmu dari kemudi usaha yang kamu bangun, membiarkan para karyawan memiliki peran yang lebih besar dalam membangun bisnis.

Saat liburan inilah waktu yang tepat untuk melihat apakah usahamu tetap berjalan tanpa kehadiranmu. Benarkah prinsip yang selama ini kamu tanamkan akan dijalankan dengan baik oleh mereka?

Jangan khawatir usahamu ambruk gak karuan karena kamu selalu bisa mendelegasikan kekuasaan yang kamu punya kepada orang-orang yang terpercaya. Lagi pula di era teknologi informasi secanggih sekarang kamu bisa mengawasi, mengendalikan, dan mengintervensi usahamu dari jarak jauh.

Gimana, apalah kamu masih juga segan ninggalin pekerjaan demi liburan?