Semua orang tahu bahwa kesuksesan tidak begitu saja didapatkan. Ada proses panjang yang perlu diterjang untuk sampai pada puncak keberhasilan. Namun, hanya segelintir individu yang meresapi secara mendalam bahwa sungguh, hidup ini sebuah tebak-tebakan yang mengandung seribu kemungkinan.

Karena hidup akan kurang lengkap jika tanpa kejutan.

Jika memang sekarang kamu sedang masa merintis, tetaplah optimis. Jangan merasa minder melihat kawanmu yang telah melanglang buana ke seluruh penjuru dunia. Tak perlu iri melihat dia yang sudah mapan dengan gaji yang menakjubkan. Dan jangan sungkan pada mereka yang telah meraih segudang prestasi. Percayalah, setiap orang punya keajaibannya masing-masing. Sukses bisa datang kapan saja. 8 orang dibawah ini telah membuktikannya. Silahkan diresapi dan jadikan cambuk untuk terus berkarya.

1. J.K Rowling. Penulis besar dan orangtua tunggal yang sempat menjalani pekerjaan paruh waktu sampai umur 31. Darinya, kita belajar menjadi tangguh

Betapa menyenangkan hidupnya : penuh kasih karena menulis kisah via www.independent.co.uk

Expeliarmus! Tak mungkin hidup kita bisa disihir. Begitulah Madam Rowling menjalani prosesnya. Selepas lulus dari University Exeter, dia mengajar bahasa inggris di Portugal lalu menikah dengan wartawan setempat. Namun sayang pernikahannya kandas dan dia kembali ke Edinburgh. Di situlah hidupnya ditempa sebagai orang tunggal dari anaknya, Jessica. Selama itu dia bekerja serabutan sebagai peneliti dan penulis lepas.

Advertisement

Hingga akhirnya, dia mendapatkan ide cerita Harry Potter di atas kereta dalam perjalannya dari Manchester ke London. Namun tak berhenti di situ, perjuangannya masih harus berlanjut untuk menemukan penerbit. Ditolak berkali-kali. Hingga hak terbit jauh ke tangan Bloomsbury Children’s Books pada bulan Juni 1997. Tak disadari olehnya, momen itu adalah satu titik balik Madam Rowling untuk menempuh jalan menjadi penulis terkemuka. So, tiada alasan lagi untukmu pesimis. Sebab tiada yang tahu jalan hidup setiap manusia di dunia.

2. Harrison Ford. Aktor dan produser film yang sempat menjadi tukang kayu sampai umur 30. Dia percaya bahwa setiap manusia memiliki titik balik yang fantastis. Kamu pun demikian asalkan tetap optimis

Dia yang gigih akan mendapatkan kesuksesan via www.thewrap.com

Masa remajanya biasa saja, bahkan tidak disukai oleh para perempuan seusianya. Tapi siapa sangka, kini dia dipuja-puja. Semua itu bermula dari profesi utamanya sebagai tukang kayu setelah lulus dari Rippon College, wisconsin, dan pindah ke Los Angeles. Pada tahun 1975, produser George Lucas menyewa Ford untuk membuat kabinet di rumahnya, dan ia meminta ford untuk membacakan naskah untuk casting Star Wars Episode IV: A New Hope. Ketika itu Steven Spielberg lah yang pertama menyadari bahwa ia cocok untuk memerankan Han Solo. Ya, betapa tak terduganya jalan hidup Bapak Ford yang satu ini. Entah apa yang sedang bergerak di sekitarnya. Tapi kami yakin, dalam diri Ford kala itu sedang meyakini bahwa ada keajaiban yang akan didapatkannya. Ya, patut dicoba. Yakinlah bahwa hidup ini penuh keajaiban.

3. Andrea Bocelli. Musisi ternama yang menjalani profesi penyanyi lepas dan pemain piano sampai usia 33. Dari dia kita belajar tentang tahapan, perlahan menaiki anak tangga

Kekurangan fisik bukan halangan untuk menjadi otentik via www.classicfm.com

Bocelli kecil yang sejak lahir menderita congenital glaucoma, pada umur 12 tahun mengalami kebutaan total akibat kecelakaan saat main sepak bola.Tetapi kebutaan tidak menghalangi Bocelli untuk untuk meraih gelar doktor ilmu hukum dari University of Pisa dan berpraktik sebagai pengacara. Semasa berjuang kesehariannya sangat produktif. Pagi menjadi pengacara dan malam hari menyanyi di bar dan tekun berlatih dengan gurunya, Luciano Bettarini.

Sukses Bocelli tidak lepas dari peran Luciano Pavarotti, ketika pada tahun 1992, seorang musisi rock Italia, Zucchero membuat demo tape lagu Miserere dengan suara Bocelli dan mengirimkannya kepada Pavarotti, tetapi justru Pavarotti menyarankan Zucchero untuk berkolaborasi saja dengan Bocelli. Hanya karena demo yang dikirimkan ke Pavarotti, hidupnya berubah. Itulah titik balik Bocelli. Ketekunana kesabarannya terbayar penuh. Tak pernah menggerutu dan mengumpat pada kekurangannya.

4. Manoj Bhargawa. Dialah pendiri 5-Hour Energy yang menghabiskan hidup sebagai supir taksi sampai umur 30.

Kesabaran adalah nama tengahnya via affairstoday.co.uk

Sepertinya orang ini memang genius. Pak Bhargava mendapatkan beasiswa dari The Hill School untuk kuliah di Amerika pada tahun 1967 dengan usia 14 tahun. Lalu melanjutkan kuliah di Princeton University pada tahun 1967. Gimana? Cerdas, Bukan? Tapi tunggu dulu setelah lulus kuliah dia bolak-balik Amerika-India selama 12 tahun dan itulah saat dia bekerja sebagai supir taxi, dengan sambilan sebagai buruh manual, dan sektor industri. Selain itu dis juga multi membangun berbagai macam perusahaan di masa-masa tersebut, hingga tahun 2004 dia meluncurkan produk 5-Hour Energy. Sebuah minuman berenergi yang mencapai penjualan 1 juta dolar pada tahun 2011. Kesuksesan yang demikian tak luput dari jiwa petualang dan berani mengambil resiko dari seorang Manoj, Pria India yang berhasil merajai Amerika.

5. Ang lee. Sutradara film yang berkali-kali memenangi Oscar. Menjadi suami yang menganggur sampai umur 31. Dia membuktikan bahwa banyak keajaiban datang jika kamu percaya pada dirimu.

Sampai suatu saat kisahnya yang dijadikan naskah film via www.joblo.com

Tak hanya dari sektor bisnis. Orang gila juga tersebar di banyak tempat. Salah satunya adalah Ang lee. Dia merantau dari Taiwan dan pergi ke Amerika pada tahun 1979 untuk melanjutkan kuliah di University of Illinois dengan mayor studi teater. Di situlah dia bertemu calon istrinya seorang biologist yang sedang menyelesaikan studi doktoral.

Lee melanjutkan master untuk mayor film production di New York University lalu menikah dengan Lin. Semasa menikah, Lee menganggur selama 6 tahun dan menjadi suami penuh-waktu, sedangkan istrinya bekerja sebagai biologist. Sempat dia frustrasi dan ingin mengakhiri kariernya, namun Lin selalu menyemangati hingga akhirnya mendapatkan penghargaan dari pemerintah Taiwan atas dua filmnya Pushing Hands dan The Wedding Banquet. Lalu berlanjut hingga sekarang dengan dua piala oscar di genggamannya.

6. Mark Cuban. Dialah pemilik Tim Bola Basket Dallas Mavericks yang sempat menjadi bartender sampai umur 25. Jangan kaget jika kesuksesanmu nanti justru datang dari dunia yang tak pernah kamu bayangkan.

He is the champion via www.oregonlive.com

Kerja keras memang tak pernah mengkhianati, betul juga apa yang dikatakan oleh JKT48. Mark Cuban memang pengusaha sejati sejak kecil. Di umur 12 tahun dia telah belajar menjual tas sepatu sembari menjalani pekerjaan sampingan sebagai sales. Dan yang paling mantap adalah bekerja sebagai pelatih tari saat dia duduk di bangku kuliah. Dunianya begitu berwarna hingga mengantarkannya pada bisnis cafe di usia belia.

Dia sendiri yang menyeduh kopi, melayani pembeli, dan mengatur transaksi sembari menjual software dan mendirikan konsultan bisnis bernama MicroSolutions. Dia pindah ke Dallas dari Pittsburg dan membeli Maverick Dallas seharga $285 juta. Sejak itulah kariernya melunjak, terkenal sebagai pria tegas, displin, dan konsisten.

7. Jack Ma. Founder Alibaba.com yang lama menjadi Guru bahasa inggris dan ditolak melamar kerja berkali-kali. Dialah bukti bahwa kesabaran akan menghasilkan buah yang segar dan manis di penghujung hari

Woke om! Sip! via tumblr.com

Semua orang tahu pria yang satu ini. Jack Ma, Pendiri Alibaba.com, pesaing berat ebay. Hidupnya tak mudah ketika dia berkali-kali gagal mendaftar di Universitas, hingga akhirnya berhasil kuliah dan menjadi guru bahasa inggris. Cara belajar bahasa inggrisnyapun tak biasa. Dia rela mengunjungi tempat wisata dan menawarkan jasa tour guide : gratis!

Ini dilakukan bukan karena keputusasaannya karena berkali-kali gagal dan ditolak oleh KFC, melainkan karena komitmennya untuk terus maju sekuat tenaga. Hingga akhirnya ia mendirikan Alibaba.com yang berawal dari kesulitannya mencari terjemahan bahasa inggris ke bahasa cina. Kesulitan itulah yang memperkenalkannya ke internet dan memberinya jalan untuk mendirikan bisnis retailer. Ya, semoga KFC tidak terlalu kecewa pernah menolaknya. Dan sebaiknya kamu tak usahlah nelangsa sekian lama hanya karena ditolak wanita impian.

8. Paulo Coelho. Penulis berpengaruh yang menjadi pemberontak sampai umur 26. Lalu bekerja di perusahan rekaman bernama Polygram. Hingga sekarang dikenal sebagai penulis dengan refleksi yang sangat mendalam.

Semesta Mendukung! via en.wikipedia.org

Paulo Coelho kecil yang sangat nakal, dan selalu berdebat dengan orang tua. Dia ingin menjadi sastrawan, namun ibunya ingin dia jadi Arsitek atau Ahli Hukum. Dia semakin menjadi pembangkang setelah membaca buku Tropic of Cancer karangan Henry Miller. Ayahnya menduga ia menderita penyakit jiwa dan memasukannya ke rumah sakit jiwa. Saat keluar dan “sembuh” Coelho ikut gerakan hippie demi memberontak sana-sini dan sempat di penjara. Umur 26 tahun dia keluar dari penjara dan bekerja di perusahaan rekaman, hanya bertahan beberapa bulan, dan diapun bertekad menjadi sastrawan, sampai sekarang dengan berbagai penghargaan.

Jalan hidup memang sungguh menyebalkan : tak bisa ditebak dan diduga. Kita sebagai manusia hanya bisa menyiapkan. Dan sebagai orang muda pantaslah untuk terus berjuang meski banyak aral melintang. Percayalah, kesuksesan bisa datang kapan saja dan di mana tempat.

Jadi tak perlu terus melihat kesuksesan orang lain. Itu hanya akan memupuk iri hati dan mengalihkan visi. Percayalah persis seperti kata Om Coelho : Saat kamu menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta akan bersatu padu membantumu meraihnya. Selamat berjuang!