Melihat perkembangan kafe yang menjamur, kamu pun punya ide untuk membuka usaha kafe. Namun sayangnya, kamu sendiri nggak terlalu paham harus bagaimana memulainya. Karena membuka usaha kafe bukan cuma perlu modal, melainkan juga rencana yang matang dan kreativitas.

Kalau kamu masih bingung juga, yuk pegangan saja sama artikel Hipwee kali ini. Ada beberapa tips agar kafemu memiliki magnet yang kuat untuk menarik orang melipir sejenak!

1. Tanya ke diri kamu sendiri: konsep kafe seperti apa sih yang belum ada di kotamu? Apakah kamu bisa mengembangkannya jadi bisnismu?

Mau konsep yang seperti apa sih? via www.instagram.com

Kamu ingin kafe yang seperti apa sih? Lalu, tujuan kamu membuat tempat itu untuk apa? Pastikan jawabannya membuat konsep kafe kamu memiliki ciri khas. Misalkan kamu ingin membuat kafe yang bisa dikunjungi oleh mereka yang suka bermain dengan kucing, atau kamu ingin membuat kafe yang bisa menjadi tempat untuk workshop dan berbagai kegiatan lain seperti launching album dan buku, atau diskusi-diskusi santai.

2. Kafe nggak selalu hanya menyediakan kopi, teh, dan minuman atau makanan saja. Keberadaan pop-up store juga bisa membuat orang punya alasan lain untuk berkunjung

Belanja sekalian ngopi via www.instagram.com

Advertisement

Kalau kafe kamu hanya menyediakan kopi, teh dan segala jenis minuman atau makanan saja sudah pasti sainganmu ada banyak di luar sana. Putar otak, dan kamu harus paham kafe pun bisa digabung dengan toko kecil-kecilan atau pop-up store. Dan isi pop-up store kamu pun bisa bervariasi, seperti kaos band, album-album indie label, barang-barang second-hand, atau juga buku dari penerbit-penerbit indie.

3. Kamu juga bisa membuka kafe dengan tema aspirational space. Dengan ini, kamu bisa kerja sama dengan komunitas atau industri kreatif lainnya. Pengunjung pun pasti ada!

Aspirational space via www.instagram.com

Bukankah konsep utama kafe itu sebagai tempat bertemu dan berkumpul? Nah, coba kamu kembangkan konsep itu untuk menjalin kerjasama dengan komunitas atau orang-orang yang bergerak di industri kreatif. Dengan kata lain kafe kamu adalah aspirational space untuk mereka-mereka yang ingin berbagi ide dan menciptakan kreativitas. Siapa tahu juga, kafe kamu menjadi tempat munculnya gagasan besar seperti kafe-kafe di Paris?

4. Status popup store pasti akan lebih menarik lagi kalau sesekali ada bazar DIY atau Garage Sale di kedaimu

Sesekali, bikin bazar yuk! via www.instagram.com

Selainkan memaksimalkan kehadiran pop-up store di kafe kamu, adanya acara garage sale atau bazar DIY juga bisa sebagai bentuk kerjasama yang lain dengan orang-orang dari industri kreatif. Dengan mengunjungi bazarmu, orang-orang pun jadi sekalian tahu keberadaan kafemu.

5. Kamu juga bisa merekrut barista yang sudah punya banyak jaringan. Teman-teman dan pelanggannya akan jadi pelangganmu juga!

Hayo siapa yang mau minum kopi buatan barista sekece Chicco Jerikho ~ via via www.instagram.com

Kafe kamu bukan cuma perlu barista yang paham seluk beluk kopi dan mahir dalam menyeduhnya. Tapi, ada baiknya kamu juga merekrut barista yang sudah punya banyak jaringan. Dengan begitu, sang barista bisa diandalkan dalam membantu mempromosikan kafe kamu.

6. Pengunjung pun sebenarnya butuh hiburan, jadi buat saja jadwal tetap untuk gigs. Ada banyak musisi indie yang bisa kamu undang

Minum kopi sambil lihat Rio Dewanto nyanyi, yakin nggak mau? via www.instagram.com

“Eh, akhir pekan besok band X ngisi gig di kafe itu, tuh. Datang yuk!”

Awalnya penggemar band itu sama sekali tidak tahu keberadaan kafe kamu, tapi dengan adanya acara gigs akhirnya mereka tahu, malahan juga menjadi pengunjung. Selain itu, adanya jadwal tetap gigs juga bisa diandalkan untuk tetap membuat pengunjung setia kafe kamu makin setia, karena memang pada dasarnya pengunjung pun butuh hiburan.

7. Buat pengunjung betah dengan kehadiran perpustakaan kecil, permainan ringan, atau sudut kreatif yang bisa digunakan untuk mereka yang suka dengan seni

doodle the cup! via www.instagram.com

Ciptakan suasa homey di kafe kamu, agar pengunjung tertarik untuk kembali lagi dan lagi. Kamu bisa menempatkan sebuah rak buku di sudut kafe. Bahkan kamu pun harus berbaik hati meminjamkan buku tersebut, setidaknya ini sebagai cara agar pengunjung tersebut kembali lagi ke tempatmu. Bisa juga kamu menyediakan beberapa permainan ringan seperti monopoli, ular tangga atau uno. Atau lebih seru lagi jika kamu menghadirkan sudut kreatif, dan karya dari pengunjung bisa dipajang di sana.

8. Selebihnya, perhatikan juga hal-hal detil. Misalnya desain menu kreatif yang bisa bikin pengunjung ingat pada kafemu 🙂

Menu kreatif via www.instagram.com

Jadilah owner kafe yang jeli dengan segala detail yang bisa membuat tempatmu lebih ngehits. Bukan hanya desain interior atau eksterior kafe saja. Tampilan menu juga cangkir kopi yang dikemas dengan kreatif pun bisa menjadi daya tarik yang membuat kafemu berbeda!

Bagaimana, kira-kira masih ada yang bingung harus mulai merancang konsep kafe dari mana dan seperti apa? Atau mungkin, ada ide lain? Share di kolom komentar, ya!