Tak bisa dipungkiri, rutinitas yang kita jalani — seberapa serupun rasanya di awal-awal kita menjalaninya — lama-lama membosankan juga. Aktivitas kita bisa ditebak, nyaris tak berubah setiap harinya. Bangun pagi, mandi, beranjak ke kantor, kemudian mengambil tempat duduk dan menatap layar komputer hingga jam kerja usai. Ritme monoton ini membuat kita merasa seperti robot pekerja.

Meski berusaha menampiknya, lama-lama kamu menyerah juga. Kejenuhan yang semakin menumpuk menumbuhkan rasa malas dan merunyamkan mood. Kerja jadi tak lagi nikmat, sekarang yang penting asal selesai. Daripada bertambah parah, segera lakukan 8 hal ini agar kejenuhan teratasi!

1. Saat weekdays “terjebak” rutinitas, pastikan weekend-mu berkualitas. Rasa jenuh bisa terusir dengan trip singkat atau hobi yang kamu gali lagi

jenuh dengan pekerjaan via favim.com

Kamu memiliki 5 hari kerja dan 2 hari libur dalam sepekan. Apabila sekarang ini kamu sedang dilanda rasa bosan, kamu bisa memaksimalkan libur di akhir pekan. Adakan saja trip singkat di kawasan wisata di kotamu. Jika tidak memungkinkan, kamu bisa mengadakan quality time bersama dengan kawan maupun keluarga. Waktu berkualitas yang kamu miliki bersama mereka bisa menjadi mood booster di hari kamu masuk bekerja.

Selain menghabiskan waktu bersama orang terdekat, kamu juga bisa mendedikasikannya untuk me time. Lakoni hal-hal kegemaran yang berhenti kamu lakukan karena kesibukan bekerja. Misalnya saja menghabiskan waktu untuk membaca novel yang telah kamu beli, berkebun, pergi karaoke, hingga melakoni hobimu lainnya. Menyenangkan diri sendiri merupakan cara jitu untuk membuat mood baikmu kembali terbentuk sempurna.

2. Pulang tepat waktu dan lakukan hal menyenangkan usai jam kerja. Apapun kondisinya jangan pernah memikirkan tentang pekerjaan.

Advertisement

jenuh dengan pekerjaan via picslist.com

Agar terhindar dari kebosanan, kamu cukup melakukan pekerjaan sesuai porsinya saja. Porsi kerjamu adalah sesuai jam kerja, 8 jam tiap harinya. Jangan lagi merasa terbebani setelah jam kantor selesai. Berhenti memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan setelah kamu sampai di rumah.

Jangan lagi membuka email, mengecek laporan, hingga mengangkat telepon dari atasan ketika jam kerja telah usai. Jika kamu masih saja melakoni hal ini, esok saat kamu kembali bekerja bisa dipastikan rasa jenuh justru akan bertambah. Hal ini dikarenakan kamu sudah memangkas waktu berhargamu dengan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan.

3. Secara berkala, agendakan liburan ke tempat baru. Uang yang kamu butuhkan untuk ini bisa memacu semangat kerjamu

jenuh dengan pekerjaan via imgkid.com

Selain mengadakan trip singkat di akhir pekan, kamu juga bisa mengagendakan liburan secara berkala. Manfaatkan jatah cuti dengan mengagendakan ke tempat libur yang berbeda tiap tahunnya. Setiap usai liburan energimu akan kembali terisi penuh dan kamu bisa kembali bersemangat untuk bergelut dengan pekerjaan. Ketika fase jenuh kembali datang, ingat saja destinasi liburanmu yang selanjutnya. Hal ini dijamin bisa kembali membakar semangat yang sudah mulai padam.

4. Miliki sebuah proyek pribadi. Ketika kamu sedang suntuk dengan pekerjaan, proyekmu ini bisa berfungsi sebagai oase yang menyejukkan.

jenuh dengan pekerjaan via www.liveinternet.ru

Proyek pribadi bisa dijadikan oase yang menyegarkan di tengah belitan beban pekerjaan. Jika kamu masih bingung ingin memiliki proyek pribadi macam apa, kamu bisa menciptakannya berdasarkan dengan hobi yang kamu punya. Misalnya jika kamu hobi membaca dan menulis, kamu bisa menuangkannya ke dalam sebuah draft novel. Atau jika kamu hobi berkarya dengan kertas dan aksesoris lainnya, kamu bisa membuat proyek scrapbook.

Proyek yang kamu miliki ini bisa dijadikan pelarian ketika kamu sedang jenuh-jenuhnya. Bahkan, bisa jadi kegemaran yang kamu geluti ini bisa dijadikan ladang pemasukan selain gaji bulananmu. Siapa tahu nantinya ketika kamu memutuskan untuk berhenti bekerja, kamu sudah memiliki bisnis cadangan.

5. Ubah penampilan dan kenakan baju yang beda dari biasanya. Cara sederhana menjadikan mood-mu ceria

jenuh dengan pekerjaan via bluepurpletattoo.wordpress.com

Untuk kembali membangun mood, kamu bisa mengenakan pakaian yang berbeda dari biasanya. Tampilan yang berbeda tanpa disadari akan menciptakan suasana yang berbeda. Dan, suasana yang berbeda ini bisa agak meringankan kejenuhan yang sedang kamu rasakan. Siapa tahu dengan berganti model pakaian kamu juga akan merasa segar dan makin siap menghadapi hari.

6. Bangun relasi yang oke dengan rekan kerja. Hubungan yang lebih fun dengan mereka akan membuat rasa bosan sedikit lebih mereda.

jenuh dengan pekerjaan via yogareach.com.au

Rasa jenuh di tempat kerja akan sangat terobati ketika kamu memiliki relasi yang menyenangkan dengan rekan kerja. Ciptakan hubungan yang baik dengan mereka. Kamu bisa mendekatkan diri dengan mereka ketika jam makan siang, maupun mengadakan acara kecil-kecilan usai jam kerja.

Hubungan baik dengan mereka bisa turut meringankan beban kerjamu ketika kamu sedang menghadapi kendala. Bahkan, hubungan yang kompak dengan rekan kerja akan membuat atmosfer kantor terasa lebih menyenangkan dan membuat jam kerja tak lagi terasa panjang dan membosankan.

7. Bisa jadi kamu merasa bosan karena kurang tantangan. Kalau ini alasannya coba deh ngobrol ke atasan untuk minta proyek tambahan.

jenuh dengan pekerjaan via www.bloomberg.com

Bisa jadi kebosanan yang kamu rasakan saat ini justru karena kamu merasa tak lagi tertantang di pekerjaanmu saat ini. Kamu merasa pekerjaanmu flat karena kamu sudah berhasil menyelesaikan segala target yang ada. Kamu bisa menghubungi atasan untuk meminta proyek tambahan, siapa tahu dengan tambahan beban kerja dan target kamu bisa menjadi kembali bersemangat dalam menggeluti pekerjaan.

8. Ingat kembali visi dan misimu saat pertama kali bekerja. Orangtuamu merasa bangga ketika kamu bisa memimpin hidup sendiri, jangan buat mereka kecewa hanya karena rasa bosan yang datang sementara.

jenuh dengan pekerjaan via www.lifehack.org

Jika segala cara telah dilakukan dan rasa jenuh tak kunjung hilang. Mungkin kamu perlu mengingatkan dirimu sendiri kepada visi dan misi awal saat pertama kali bekerja. Ingat kembali betapa dulu kamu selalu merasa bersemangat ketika akan berangkat ke kantor dan pulang dengan mengantongi rasa puas.

Segarkan juga ingatanmu pada fakta bahwa kamu bekerja demi bertanggung jawab sebagai seorang pribadi yang telah menginjak usia dewasa. Kamu harus mampu menunjukkan kepada orang lain bahwa kamu memang sanggup memimpin hidup sendiri. Ayah dan ibu sangat bangga ketika kamu sanggup hidup dengan mandiri. Jangan sampai senyum di wajah mereka memudar hanya karena kamu resign dari tempat kerja dengan alasan bosan.

Apakah kamu memiliki cara lain untuk mengurangi rasa jenuh yang terkadang ada? Jika iya, yuk bagikan di kolom komentar!