Banyak jalan menuju Roma, maka banyak jalan menuju sukses…

Buat kamu yang bekerja sebagai karyawan, jangan berpikir bahwa kesuksesan karirmu hanya soal mampu tidaknya kamu menghadapi kerjaan di kantor. Pasalnya, kamu juga punya tanggung jawab pribadi buat bisa mengembangkan diri dan karirmu sendiri.

Nah, ada orang-orang yang bisa sepenuhnya mengembangkan diri hanya lewat apa yang mereka lakukan di kantor. Tapi, lebih banyak orang yang sukses dalam hidupnya dengan mengasah diri di luar pekerjaannya sebagai karyawan.

Sean Johnson, profesor marketing di Northwestern University AS, akan berbagi ilmunya tentang itu di artikel ini. Yuk, simak!

1. Apa Kegiatanmu di Malam Hari?

apa kegiatanmu waktu malam? via blu.stb.s-msn.com

Advertisement

Sean Johnson lulus dari jurusan marketing, tapi cita-citanya ingin jadi web designer. Sean pun bekerja sebagai karyawan marketing di siang hari, sementara waktu di malam hari ia manfaatkan buat mengerjakan proyek desain gratisan. Tujuannya semata-mata untuk melatih keterampilannya.

Ketika Sean sudah mampu membangun bisnis desain yang memang adalah renjana aslinya, dia kembali fokus di bidang marketing. Bedanya, ilmu marketing yang ia terapkan kali ini bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk perusahaannya sendiri.

Hal yang sama juga dialami teman-teman Sean. Salah satunya seorang teman lulusan sarjana politik yang beralih ke bisnis start-up dan ternyata sukses. Dalam kasus ini, apa yang mereka lakukan antara jam 6 sore sampai 12 malam adalah yang menentukan sukses masa depan.

“Saya tidak akan pernah jadi direktur, memimpin pengembangan produk atau mengajar marketing sebagai seorang profesor kalau saya hanya belajar dari perusahaan tempat saya bekerja 9-5 dulu. Saya belajar ekstra di malam hari, membuat kurikulum sendiri dan terus berlatih.”

2. Hidup Tetap Harus Seimbang

hidup tetap harus seimbang via 2.bp.blogspot.com

Lalu, gimana kondisinya kalau kamu sudah menikah atau punya anak? Setelah pulang kerja, kamu pasti ingin menghabiskan waktu dengan istri atau anakmu. Bahkan, sekalipun kamu masih lajang, kamu butuh nongkrong sama teman atau sekedar berolahraga.

Nah, kamu harus pintar-pintar meluangkan waktu setidaknya satu jam setiap harinya untuk belajar. Hal ini jelas lebih baik daripada kamu sibuk nonton drama atau stalking gebetan di Facebook ‘kan?

3. Buku Dan Membaca Itu Penting

pentingnya buku dan membaca via wallpaperhdtv.com

Salah satu dosen Sean berasal dari keluarga Afrika Amerika yang dibesarkan di Alabama. Dalam keluarga, dia kemudian menjadi satu-satunya yang berhasil masuk perguruan tinggi dan sukses mendapat gelar MBA di Harvard.

Apa yang jadi rahasia suksesnya? Rajin membaca dan nggak berhenti sampai sekarang. Menurut dosen Sean itu, pengetahuan adalah kunci untuk mendapatkan apa yang dia inginkan dalam hidup. Dia juga berencana membangun perpustakaan di daerah miskin tempat dia dulu dibesarkan.

Membaca bisa membuat seseorang lebih mudah menemukan jalan keluar untuk masalahnya. Tapi, ini bukan soal teori-teori yang sifatnya textbook. Menurut Anthony Robbins, membaca setidaknya 30 menit setiap malam dalam waktu 1 tahun bisa membuatmu memahami sebuah topik hingga 99,999%.

4. Praktek Kerja Nyata

praktek kerja nyata via www.mochimag.com

Idealnya, kamu harus bisa menerapkan ilmu dari bangku kuliah ke dunia nyata. Jika perusahaan di tempat kerjamu nggak memberi kesempatan untuk itu, kamu harus mengusahakannya sendiri. Sean rela kerja tanpa dibayar. Mengerjakan proyek kerja yang nyata membuatnya melakukan kesalahan dan belajar. Ini jelas lebih bermanfaat daripada sekedar membuat portofolio tentang daftar kemampuan dan bakatmu.

Gimana bekerja dengan tim yang nyata, menerapkan sistem kerja yang sebenarnya, sampai merasakan sensasi dikejar tenggat waktu. Setelah itu, kamu juga bisa mendengar keluhan atau ketidakpuasan klienmu. Bahkan ketika kamu melakukan kesalahan atau pekerjaanmu nggak memuaskan klien, itu justru jadi pengalaman berharga. Kenapa? Karena pada proyek berikutnya kamu akan memperbaiki diri dan hasil pekerjaanmu akan bisa jadi lebih bagus.

Cobalah mengambil pekerjaan ketika nggak ada seorang pun yang mau mengerjakannya. Ketika kamu bisa menyelesaikan itu dengan baik berarti kamu punya ketrampilan baru sekaligus menjadi berpengaruh dalam perusahaan atau organisasi.

5. Membangun Koneksi

membangun koneksi via ak3.picdn.net

Koneksi atau jaringan kerja yang kuat bisa demikian mempercepat karirmu. Dengan koneksi, kamu bisa dapat akses informasi yang sebenarnya bisa jadi sulit didapat. Setelah berdiskusi dengan teman atau rekan kerja, ide-ide segar untuk membangun bisnismu pun bisa muncul.

Punya banyak koneksi berarti kamu punya lebih banyak kesempatan untuk bekerja freelance, serta mendapatkan konsultasi bisnis secara cuma-cuma. Untuk sebuah bisnis baru, koneksi juga bisa jadi pelanggan, karyawan sekaligus sumber modal.

Cari organisasi kerja yang sesuai sama minatmu. Daripada tiduran di rumah atau nongkrong nggak jelas sama teman kuliah, apa nggak mending mulai membangun koneksi bisnismu?

6. Siapkan Mental Mulai Sekarang

siap sukses mulai sekarang via ronalvesteffer.com

Kamu bisa kok mengubah nasibmu mulai sekarang. Buat melakukan tips-tips di atas, kamu nggak butuh izin dari bosmu atau siapapun. Jangan berpikir buat mengistirahatkan otakmu di malam hari, tapi fokuslah pada bagaimana kamu bisa jadi lebih pintar dan sukses di masa depan.

Menurut Sean, jika kamu meluangkan waktu satu jam untuk melakukan hal-hal diatas, maka karirmu akan jadi lebih baik kira-kira setahun dari sekarang. Semoga berhasil!