Agaknya hampir semua orang setuju dengan pernyataan bahwa mendapatkan pekerjaan di zaman sekarang ini begitu susah untuk dilakukan. Terlebih bagi para fresh graduate yang baru pertama kali mencari pekerjaan dan belum memiliki pengalaman kerja sebelumnya. Tentu hal ini menjadi kendala, mengingat banyak perusahaan yang memprioritaskan kandidat yang sudah punya banyak pengalaman kerja.

Meski begitu, bukan berarti fresh graduate nggak bisa memikat perusahaan impian dengan CV sebagai modal untuk memperkenalkan dan menonjolkan kualitas diri. Nah, lalu bagaimana cara untuk membuat CV yang efektif dan menarik untuk fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja? Terapkan trik dari Hipwee Sukses berikut, yuk!

1. Kembangkan dan perkuat latar belakangmu di bagian pendidikan. Jangan hanya menuliskan nama universitas dan tahun kelulusan saja

Jabarkan ekstrakurikuler yang kamu ikuti via insiderguides.com.au

Latar belakang pendidikan menjadi salah satu aspek yang menjadi pertimbangan saat kamu nggak memiliki pengalaman kerja. Selain nama universitas dan tahun kelulusan, isilah bagian informasi pendidikan dengan kegiatan yang kamu ikuti selama di perkuliahan, termasuk ekstrakurikuler dan aktivitas positif apapun yang kamu lakukan dan relevan dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Tuliskan juga posisi dan kewajibanmu dalam organisasi tersebut.

Misalnya saja, jika kamu pernah mengikuti ekskul paskibra, maka harapannya kamu dianggap lebih disiplin. Kesibukanmu mengikuti klub fotografi di kampus membuatmu memiliki skill tambahan, dan sebagainya. Dengan adanya pengalaman berorganisasi, kamu akan menunjukkan kemampuan sebagai seorang team player.

2. Meski belum memiliki pengalaman kerja, kamu bisa mencantumkan prestasi-prestasi yang pernah diraih dalam bidang akademik maupun non-akademik

Advertisement

Cantumkan prestasi yang pernah kamu raih via www.hec.ca

Jika kamu pernah mengikuti lomba atau mendapat penghargaan semasa duduk di bangku perkuliahan, tuliskan saja! Jangan lupa juga untuk menjabarkan prestasi yang kamu capai selama kamu bergabung dengan klub maupun anggota organisasi, misalnya peranmu saat mengatur kegiatan atau acara kampus. Jabarkan pencapaian yang telah kamu dapatkan dengan data dan numerik untuk membuat pihak rekrutmen menilaimu dengan lebih baik.

Prestasi-prestasi semacam ini cukup membantu ‘meramaikan’ CV yang kamu kirim ke perusahaan idaman. Meski kamu belum punya pengalaman kerja sebelumnya, prestasi maupun penghargaan ini menunjukkan bahwa kamu pernah berhasil dalam melakukan sesuatu yang menantang buatmu dan bermanfaat bagi orang lain.

3. Kamu mungkin nggak punya pengalaman terkait pekerjaan yang dilamar. Tapi, kamu pasti punya keterampilan dasar untuk mendukung pekerjaan tersebut. Jabarkan!

Keterampilan yang relevan via www.adorama.com

Ketika kamu memilih pekerjaan sesuai keinginan, asumsinya adalah kamu memiliki kemampuan dalam melakukan bidang tersebut. Misalnya, pekerjaan idamanmu adalah terkait tulis-menulis. Tapi, selama ini, kamu terjebak kuliah di jurusan pertanian. Hal itu nggak jadi masalah kok.

Coba ingat, mungkin kamu pernah mengerjakan proyek menulis sewaktu perkuliahan. Apakah kamu pernah menjadi penulis untuk koran kampus atau menulis blog yang dibaca banyak orang? Jika iya, tulislah semua keterampilan yang terkait dengan posisi lowongan yang ditawarkan. Atau, kamu juga bisa menuliskan hobi menulis pada biodata pribadi.

4. Pekerjaan sampingan bisa dimasukkan ke dalam CV sebagai kelebihan, termasuk proyek yang bersangkutan dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan

Proyek yang pernah dijalankan via www.thebalance.com

Siapa bilang kamu hanya bisa menuliskan pengalaman kerja formal? Kamu bisa saja menulis pekerjaan paruh waktu jika memang punya. Sebagai contoh, di samping kuliah yang tengah kamu jalani sekarang, sebenarnya kamu sangat tertarik dengan pemrograman. Coba ingat lagi, apakah kamu pernah membantu teman atau kerabat untuk menyelesaikan pembuatan sebuah program? Atau, jangan-jangan kamu pernah menerima proyek terkait IT di luar aktivitas kuliah? Jika ya, kamu bisa menuliskannya di CV. Buatlah kolom ‘proyek’ di bawah bagian ‘pengalaman kerja’ pada lembar CV. Di situ, kamu punya kesempatan untuk memamerkan semua kemampuan yang terkait dengan pekerjaan yang dilamar.

5. Meski bukanlah bagian teknis dari CV, namun CV yang hebat didukung dengan antusias yang kuat

Antusias tinggi via ifthemuumuufits.com

Tunjukkan antusiasmemu yang menggebu-gebu itu dalam surat lamaran. Surat lamaran ini bisa menjelaskan kenapa kamu nggak memiliki pengalaman kerja yang relevan. Temukan cara untuk menghubungkan hasrat dan pengalaman hidupmu dengan kebutuhan perusahaan. Kamu bisa menjelaskan secara spesifik mengapa pengalaman kerja non-formal dan proyek sampingan itu bisa mendukung pekerjaanmu di perusahaan. Tuliskan alasan yang masuk akal sehingga manajer perekrutan tertarik memekerjakanmu.

Mencari dan mendapatkan pekerjaan bagi fresh graduate memang butuh kerja keras. Apalagi, kebanyakan perusahaan menginginkan calon pegawai dengan pengalaman kerja minimal satu hingga dua tahun. Trik untuk mengatasi hal ini adalah dengan keluar dari pakem CV pada umumnya dan memolesnya dengan keterampilan yang kamu punya saat ini, tentunya yang berkaitan dengan kebutuhan perusahaan, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya