Ibu Dosen : “Tolong kerjakan esai tentang yang baru kita bahas di kelas tadi, ya. Sepuluh halaman, jangan kurang.”

Mahasiswa : “Baik Buu… Dikumpulin kapan, Bu?”

Ibu Dosen : “Besok ya. Tumpuk di ruangan saya.”

Mahasiswa : “Hah? Besok?” *mendadak berwajah surem*

Apa yang akan kamu lakukan ketika ide seret dan konsentrasi buyar, padahal deadline tugas mengejar-ngejar? Saat otak seolah tak mau bekerjasama sementara tuntutan kuliah atau kerja semakin menggunung, kamu harus mencari cara yang beda dari biasa agar bisa semangat belajar dan mendapat ide-ide encer. Jangan memforsir dirimu memelototi buku-buku sementara otak sudah paceklik. Tapi, jangan juga asal-asalan mengerjakan tugas hanya karena deadline sudah datang.

Sebenarnya mendapat ide segar dan mempertahankan semangat belajar ketika waktu sudah mendesak tetap mungkin kamu lakukan, kok. Coba saja aplikasikan cara-cara ini!

1. Cari tahu kenapa idemu bisa buntu. Selain terdesak, bisa jadi memang kamunya sudah malas duluan.

Penyebab ide buntu bisa bermacam-macam. Ini bisa karena kamu sudah malas duluan mengerjakannya, lingkungan sekitar yang tidak kondusif untuk berpikir, sedang ada masalah, atau memang tidak ada sumber inspirasi untuk mengerjakan tugasmu. Kalau memang kamu sedang malas dan ada masalah, jauhkanlah dulu kedua hal tersebut dari otakmu. Kalahkan mereka sementara saja sampai ujianmu usai. Jadikan ujianmu sebagai prioritas utama.

2. Demi mengais inspirasi, sekarang saatnya bagimu untuk jalan-jalan. Jangan lupa bawa laptop atau catatan kecil ya!

Advertisement

Setiap ada kejadian unik, langsung catat! via educatedwriter.com

Jadilah wartawan atau peneliti untuk sehari saja. Kamu bisa berjalan-jalan cukup di sekitar kotamu saja, tak perlu jauh-jauh. Sembari jalan-jalan, kamu juga dapat mengamati keadaan atau fenomena di sekelilingmu. Setiap ada yang aneh, jangan lupa dicatat dalam laptop, tablet, atau gadget apapun yang kamu bawa. Bila dirasa kurang praktis dan kurang aman, bisa juga membawa notes atau buku catatan kecil agar momen-momen pentingmu tak terlewatkan. Ingin penjelasan lebih dalam? Wawancarai saja orang-orang yang menurutmu menarik di tempat itu.

3. Tidak perlu takut berbicara dengan orang yang baru dikenal. Biasanya akan ada banyak hal-hal unik yang belum terjelajahi sebelumnya.

Misalnya dengan orang di stasiun atau halte bus umum. via 2.bp.blogspot.com

Sesekali ajaklah orang-orang seperti tukang becak, mbok-mbok di pasar, atau pedagang asongan tanpa tujuan. Tak perlu membeli dagangannya, niscaya mereka akan senang diajak berbincang selama kamu memulainya dengan niat baik. Perbincangan dengan rakyat kecil tak dipungkiri mampu membuka mata hatimu lebih terbuka dengan dunia. Keluhan-keluhan dari mereka tidak sekedar jadi inspirasi, tapi juga aspirasi yang mulia bila kamu wujudkan atau sampaikan suatu saat nanti.

Kamu juga bisa mengajak orang-orang yang ada di tempat fasilitas umum untuk mengobrol. Mungkin halte bus, stasiun kereta, bank, dan sebagainya. Barangkali ide kamu pun bisa lebih beragam lagi seiring dengan beragamnya latar belakang orang yang kamu ajak dalam obrolan. Manfaat positif lainnya adalah kamu juga bisa menemukan jodohmu.

4. Kapan terakhir kali kamu membuka kamus? Barangkali kebiasaan kecil ini mampu membuka ribuan ide-ide baru.

Kata apa ya yang unik? via richjuan.com

Ketika kamu mendengar kata “ABC”, apa yang kamu dan kawan-kawanmu pikirkan? Pasti jawabannya bisa berbeda-beda. Ada yang bilang abjad, soal pilihan ganda, alat elektronik, hingga saus. Begitu pula jika kamu iseng-iseng membuka kamusmu. Kamu akan menemui ribuan kata unik, beserta beragam penjelasan dan konteksnya. Bila kamu jeli, setiap kata-kata tersebut dapat kamu jabarkan menjadi pecahan-pecahan tema unik yang menarik diangkat dalam tulisanmu.

5. Jangan remehkan tayangan infotainment. Tonton ia seharian, supaya kamu marah-marah dan jadi kritis!

Meski infotainment kadang suka gak jelas, tapi keabsurdan para selebriti bisa jadi ide menarik. via www.e-dimineata.ro

Meski kadang tayangan infotainment di negeri kita sedikit ajaib dan sering membesar-besarkan sesuatu, tapi ngaku aja deh kalau kamu suka kebawa kritis dalam menanggapi setiap tayangannya. Bahkan kamu gak kalah kritis dibandingkan saat menonton berita politik terkini? Polah tingkah artis mulai dari membohongi pacarnya, harta kekayaan yang dipamerkan, gaya busana yang di luar kebiasaan, hingga jargon-jargon terkininya kerap bikin kamu gemas. Kenapa tidak kamu manfaatkan itu sebagai studi kasus? Bukankah itu menarik?

6. Benda-benda seni pada sebuah pameran biasanya sarat akan makna tertentu. Makna ini bisa jadi inspirasi yang brilian bagimu.

Keterangan yang tertera pada lukisan bisa jadi bahan tugasmu yang ciamik via www.stmarysmenston.org

Bila kamu bertandang pada sebuah pameran seni, sebaiknya jangan sekedar melihat gambarnya saja dan kemudian ngeloyor meninggalkan arena. Pameran seni pada umumnya akan menampilkan keterangan lengkap dari karya yang dipajang. Keterangan itu seminim-minimnya meliputi nama pencipta, judul karya, dan makna atau deskripsi di balik karya yang dibuat. Dari makna atau deskripsi itulah kamu akan menemukan hal yang mendalam tentang fenomena-fenomena di lingkungan sekitar. Bahkan tak jarang kamu juga menemui kritikan terhadap pemerintah.

7. Berburu foto bukan sekedar hobi. Selain menyegarkan otak dan menambah skill, ia juga kerap kali menumbuhkan ide-ide cemerlang.

Setiap shoot yang kamu hasilkan bisa jadi objek inspirasi yang bagus via art.uph.edu

Tak jauh berbeda dengan pameran seni, memotret juga mampu menghasilkan karya semiotik. Obyek-obyek lingkungan sekitar yang kamu tangkap mampu memberikan pesan khusus dalam setiap jepretanmu. Dengan memotret, tanpa sengaja kamu juga mendalami obyek yang kamu potret seolah-olah kamu menyatu dan merasakan apa yang si obyek rasakan.

8. Saat kamu sedang bosan kuliah, biasanya kamu akan corat-coret pada bukumu. Lakukan itu juga saat idemu mampet agar inspirasi datang tiba-tiba.

Rasa bosan ternyata membuahkan ide kreatif via anisadwiofficial.files.wordpress.com

Kalau kamu bisa sekreatif ini saat bosan mengikuti kuliah, kenapa tidak kamu temukan inspirasimu saat ide untuk take home exam kamu mampet?

9. Imajinasi bukan hanya milik anak kecil saja. Orang dewasa juga sah berandai-andai.

Bayangkan kamu adalah bocah cilik yang masih senang bermimpi via magazo.com.ua

Jangan pernah takut berimajinasi. Seorang pengusaha bahkan dapat menjadi sukses karena pernah melalui fase imajinasi atau berandai-andai. Bedanya, ia mampu mewujudkan pengandaiannya itu menjadi hal yang realistis dan bermanfaat bagi sesama. Itulah bukti bahwa inspirasi juga bisa datang dari mimpi.

10. Menyepi di tempat terpencil atau sunyi juga penting agar inspirasimu mengalir deras.

Sendiri tak selamanya menyedihkan via wallpapertvs.com

Tak selamanya sendirian itu menyedihkan. Sebaliknya, kamu juga sangat perlu untuk menyendiri saja di waktu tertentu. Traveling mungkin salah satunya. Kamu tak hanya bisa menghilangkan penat dan menghibur diri, tapi niscaya akan ada banyak hal baru bermunculan di otak seiring kesegaran yang terasa.

Bagaimana? Sudah menemukan inspirasi untuk jawaban soal ujian atau menyelesaikan tugas esaimu? Selamat mengerjakan, ya!