Pinginnya sih, kita selalu punya uang buat belanja, makan-makan lucu, dan nabung di akhir bulan. Tapi apa daya, di tanggal-tanggal akhir malah seringnya uang kita tinggal selembar. Boro-boro nabung, buat bisa makan dan hidup layak sampai isi rekening penuh lagi aja… susah.

Saat keadaan sudah segenting ini, kiat penghematan darurat wajib kamu laksanakan! Daripada malu nelepon orangtua buat minta uang tambahan? Mau nelepon bos buat minta tanggal gaji dicepetin? Lah, itu lebih gak mungkin lagi. Nggak apa-apa… Tarik napasmu dan praktikkan 8 hal di bawah ini saja!

1. Potong jatah makanmu jadi satu kali sehari: entah tiap jam 3 sore atau jam 7 malam.

Makan sekali sehari via min.wikipedia.org

Budget untuk makan adalah pos pengeluaran yang paling gampang ditekan, apalagi kalau duitmu udah tinggal satu lembar. Nah, kalau misalnya kamu biasa makan 3 kali sehari, potong jatah makanmu ini jadi cuma satu kali. Tentu kamu bakal kelaparan, terutama di hari-hari awal. Tapi dalam 2-3 hari, tubuhmu bakal terbiasa kok. Proses metabolismenya akan memelan sehingga kamu nggak akan lapar secepat biasanya.

Karena kamu cuma bisa makan sekali sehari, makanlah di waktu strategis. Entah jam 3 sore (di antara makan siang dan makan malam) atau jam 7 malam (beberapa jam sebelum tidur, kalau kamu gak bisa tidur dengan perut lapar). Atur sendiri, ya.

2. Tapi jangan lupa makan makanan bergizi. Lebih cerdas lagi kalau kamu masak sendiri

Advertisement

Duit tinggal selembar, jangan sembarangan pilih makanan. Usahakan makan ati ayam, telur, dan sumber protein lain karena inilah yang bikin kamu lebih tahan lapar. Kalau masih ada sisa oatmeal atau protein shake, sekalian aja jadikan itu makananmu sampai tanggal gajian. Dengan begini, kamu tetap bisa dapat suplai makanan bergizi tanpa harus kompromi soal uang.

3. Masih soal makanan. Kalau lagi di kampus dan ada acara seminar, masuk aja ke ruangannya dan ambil jatah snack yang berlebih

Snack enak~ via rumahprestocatering.com

Nggak elok sih dilihatnya. Tapi namanya juga kamu lagi bokek. Jadi kalau ada jatah snack pembicara yang berlebih dan gak kemakan, embat aja buat tambahan nutrisi. Lemper, pudding, dan kacang sebenarnya lumayan buat mengganjal perutmu selama beberapa jam. Okenya lagi, tiap hari di kampus pasti ada acara seminar. Kamu tinggal cari tahu lokasi dan jamnya aja lewat poster di papan pengumuman. Lumayan ‘kan?

4. Stay lebih lama di kantor/kampus buat internetan. Kalaupun harus ngerjain tugas, buka dulu semua tab yang penting, hibernate laptop, baru deh pulang.

Numpang bandwidth via starrsackstein.com

Bokek tingkat parah artinya kamu gak boleh boros kuota internet. Untuk mengakalinya, tinggal aja lebih lama di kantor/kampus buat internetan! Kampus biasanya tutup jam 9/10 malam, dan kantor ada yang 24 jam. Manfaatkan waktu ini sampai maksimal. Kalau perlu, sebelum kantor/kampusmu tutup jangan pulang dulu.

Selesaikan setengah tugasmu di kampus atau kantor, biar kamu nggak usah pakai internet pribadi untuk hal satu ini. Sebelum pulang, pastikan semua tab yang penting udah kebuka sehingga kamu nggak perlu me-reload-nya lagi di rumah ketika meneruskan kerja. Agak PR sih, tapi paling nggak ini bisa jadi cara menghemat kuota.

5. Ambil tisu toilet di kampus/kantor supaya kamu gak usah beli tisu toilet sendiri

Ambil tisu toilet di…. via quittouching.tumblr.com

Yang ini rada ekstrem sih, dan mungkin kamu juga gak kepikiran. Tapi beli tisu toilet cukup menghabiskan uang juga, padahal hidup tanpa tisu toilet pasti hampa.

Nah, supaya kamu gak usah beli tisu toilet sendiri, ambil aja tisu toilet di kampus atau kantormu. Tapi kira-kira ya ngambilnya. Beberapa lembar aja tiap harinya, jangan ngembat satu gulungan tisu juga. Kasihan teman yang lain kalau tisu toiletnya kamu abisin semua…

6. Kalaupun kamu sakit dan terpaksa berobat, pergi ke Puskesmas.

Ke puskesmas aja lah~ via lamongankab.go.id

Di puskesmas, biaya obat dan dokternya jauh lebih murah dibandingkan di rumah sakit. Pembersihan karang gigi aja nggak sampai Rp15.000, rawat jalan cuma Rp10.000-an, dan kalau terpaksa nginep pun, satu hari rata-rata Rp80.000. Kalau di rumah sakit sih, sekali ke dokter aja bisa habis Rp100.000. Belum lagi obat-obatnya dan biaya administrasi rumah sakit. Makanya, kalau kamu sakit dan terpaksa banget berobat, pilih puskesmas aja ya.

7. Jangan beli air minum. Ambil gratisan aja di kampus atau kantor!

Mumpung lagi di kantor~ via midnightinparis.tumblr.com

Nggak cuma kuota internet yang bisa kamu ambil gratisan dari kampus atau kantor. Air minum juga! Kalau ada air mineral gelasan yang nggak diambil dosen dan sekarang ngganggur gitu aja di ruang kelas, ambil aja. Kalau di kantor ada air mineral galon, embat pakai tumbler. Kalau perlu sebelum pulang minum dulu biar nggak haus.

8. Kalau teman ajak keluar, bilang kamu lagi gak punya uang. Terus ajak main ke kosan

Main di kosan~ via hipwee.com

“Malem ntar free nggak? Nonton Star Wars yok, gimane?”

“Aduh belum gajiaan. Ke kostku aja, main PS!”

Insyaflah, uangmu tinggal selembar. Kalau kamu ke bioskop nonton Star Wars, mau pakai apa buat beli telur + oatmeal? Nggak deh! Mending kamu stay dan have fun di kamar. Ada banyak yang bisa kamu lakukan:

  • Main PS di kamar
  • Baca buku yang numpuk, udah kebeli, tapi belum sempat selesai
  • Nulis skripsi bareng

Dan okenya, ini semua nggak bikin bokek~

9. Telisik kantong jaket dan bajumu. Siapa tahu nemu uang 20.000!

Siapa tahu nemu? via hipwee.com

Coba deh ubek-ubek isi kantong jaket dan bajumu. Kantong seragam, celana, coat, jumper, dan bagian-bagian tersembunyi dalam tas sering nyimpan lembaran uang, lho. Mungkin kamu meletakkan lembaran 20.000 atau 10.o00 beberapa waktu lalu di dalamnya, tapi akhirnya lupa. Siapa tahu ‘kan, lembaran uang 100.000 di dompetmu ini ternyata bukan satu-satunya sisa uang yang kamu punya?

10. Kalau keadaan udah mendesak, coba deh kerja sambilan. Yang paling gampang adalah membersihkan kamar orang

Tolong 🙁 via hipwee.com

“Temenku ada banget yang kayak gitu! Awalnya karena bokek, eh akhirnya keterusan cari uang dari bersih-bersih kamar.”

-Tiqa, 25 tahun

Kalau memang keadaan udah mendesak, coba deh tawarin teman-teman kamu — atau temannya teman kamu — buat ngebersihin kamar mereka. Kamu juga bisa jadi ojek yang nganterin mereka ke mana-mana atau delivery makanan ke mereka. Untuk satu kali servis ngebersihin kamar, kamu bisa dapat Rp20.000-50.000 tergantung dari kesulitannya dan kamu tinggal di kota mana. Sementara kalau jadi ojek, boleh lah matok tarif Rp10.000-20.000. Percayalah, meskipun sedikit, uang segini bakal sangat-sangat membantu. Kamu pun nggak usah sampai ngutang ke teman atau minta kiriman uang tambahan dari orangtua. Kalau udah gak bokek lagi, pengalaman ngebersihin kamar orang juga bakal bikin kamu lebih hati-hati soal uang. Nggak boleh ngehambur-hamburin uang di awal bulan kalau gak mau menderita di tanggal-tanggal akhir begini~

Dari 10 tips di atas, yang mana nih yang mau langsung kamu coba? Hehehe. Good luck ya!