Setiap orang pasti pernah membuat janji baik dengan teman, keluarga, pacar, kolega, atau siapapun. Namun, seringkali kita terpaksa harus membatalkan janji yang telah kita buat sebelumnya karena situasi yang nggak terduga. Entah karena ada sesuatu hal lain yang sifatnya lebih penting, kondisi cuaca, atau bahkan mood yang tiba-tiba menurun untuk memenuhi janji tersebut.

Yup, janji ibarat hutang yang harus dibayar. Sehingga akan menjadi beban ketika kita terpaksa harus membatalkannya. Keadaan ini memang membuat kita jadi serba salah dan berusaha mencari cara agar nggak mengecewakan orang yang kita ajak janjian.

Nah, Hipwee Tips punya cara jitu yang bisa dipraktikkan saat terpaksa harus membatalkan janji agar kita nggak dianggap PHP, mengecewakan orang atau sekadar omong doang.

1. Ketika menyadari bahwa kamu ragu-ragu untuk menepati janji, segera tentukan pilihan dan katakan langsung. Jangan ditunda!

segera putuskan dan katakan via havingtime.com

Saat ini kamu sudah membuat janji dengan seseorang, lalu tiba-tiba ada sesuatu hal yang membuatmu ragu untuk menepati janji tersebut. Segeralah buat keputusan yang terbaik, dalam hal ini kamu harus tetap menomorsatukan urusan janji. Jika memang dirasa kamu harus mengutamakan urusan lain yang berbarengan dengan janji yang kamu buat, maka dengan terpaksa kamu membatalkan janjimu, ‘kan?

Advertisement

Begitu kamu memutuskan untuk terpaksa membatalkan janji, segera lakukan. Jangan tunggu hingga menit-menit terakhir karena kamu hanya akan dianggap mengada-ada. Setelat-telatnya, kamu perlu menyediakan beberapa jam sebelum waktu yang ditentukan untuk menyampaikan penyesalanmu yang terdalam.

2. Bicara secara langsung atau lewat telepon akan lebih tulus dan penuh penyesalan ketimbang lewat pesan singkat

telepon paling nggak.. via gbtimes.com

Saat kamu terpaksa harus membatalkan janji, sebaiknya ucapkan langsung atau seenggaknya via telepon. Dengan bicara secara langsung, kamu akan lebih berusaha memperlakukan teman janjian sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Harapannya adalah, teman janjianmu bisa menangkap kesan bahwa kamu benar-benar menyesal atas pembatalan janji tersebut.

Jangan pernah membatalkan janji melalui pesan singkat karena teman janjianmu nggak bisa menangkap nada penyesalan yang ingin kamu sampaikan. Mereka akan menganggapmu hanya ingin bersembunyi. Kamu nggak mau, ‘kan?

3. Selalu awali dengan kata ‘minta maaf’ sebelum mengutarakan alasan membatalkan janji. Ini formula wajib, ya!

aku minta maaf..

Pernyataan maaf menjadi suatu kewajiban yang harus diucapkan ketika kita mengecewakan orang lain, meskipun tanpa sengaja. Hal pertama yang wajib kamu ucapkan sebelum segala alasan di balik pembatalan janji adalah meminta maaf.

Dengan meminta maaf terlebih dahulu, teman janjianmu akan menangkap sinyal bahwa kamu akan membatalkan janji. Meski setelah mendengar permintaan maafmu dia akan mulai kecewa, seenggaknya kamu sudah berusaha tulus untuk benar-benar menyesali hal ini.

4. Ungkapkan alasanmu membatalkan janji dengan jujur, usahakan agar teman janjianmu mengerti dan mau memahaminya

katakan apa adanya via www.huffingtonpost.com

Sesederhana apapun alasanmu untuk membatalkan janji, selalu bicara apa adanya. Kejujuran merupakan hal yang paling penting ketika kamu membatalkan janji.

Jika memang kamu harus membatalkan janji karena ada urusan keluarga mendadak, cuaca yang nggak menentu, atau hal penting lainnya, katakan saja. Teman janjianmu akan lebih menghargai ketika kamu berkata apa adanya. Dan lagi, kalau kamu jujur dengan mengatakan alasan yang sebenarnya, kamu nggak perlu merasa terlalu menyesal.

5. Jikapun terpaksa harus berbohong, berilah alasan yang tepat dan masuk akal

terpaksa bohong via quotesgram.com

Terkadang ada beberapa hal yang nggak bisa kita utarakan secara blak-blakan, alias mau-nggak-mau harus berbohong. Memang nggak dianjurkan sih, tapi demi mempertahankan hubunganmu dengan teman janjianmu juga, lho.

Berita yang menyedihkan adakalanya merupakan ‘senjata’ ampuh di dalam memberi alasan. Berita sakit, perasaan yang sedih, dan hal-hal semacamnya dapat menjadi alasan untuk membatalkan janji. Tapi, lakukan jika memang perlu saja, ya!

6. Selalu tawarkan diri untuk reschedule, atau seenggaknya membuat janji pertemuan di lain waktu sebagai pengganti

ketemu lain waktu aja via hazine.com

Selain meminta maaf dan menunjukkan penyesalan, kamu perlu menawarkan pertemuan lain saat terpaksa harus membatalkan janji. Kali ini kamu jangan sampai terganggu dengan kegiatan lain, pastikan kamu ada waktu di tanggal yang kamu tetapkan. Nggak mau ‘kan, membatalkan janji untuk yang kedua kalinya?

Nah, cara-cara tersebut bisa kamu terapkan saat kamu terpaksa harus membatalkan janji dan nggak ingin mengecewakan pihak yang kamu ajak janjian. Tapi ingat, lakukan hal ini jika kamu memang terpaksa saja, ya. Untuk menghindari hal yang sama, baiknya kamu pikir dua kali sebelum membuat janji, usahakan kamu benar-benar bisa menepatinya.

Pokoknya, jangan sampai orang lain menganggapmu omdo alias ngomong doang atau bahkan PHP. Good luck!

Suka artikel ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!