Orang tua adalah harapan terakhir yang bisa dipegang saat kita membutuhkan sesuatu. Terkadang nggak semua keinginan bisa kita wujudkan sendiri karena terkendala masalah keuangan atau hal lain yang harus dijelaskan kepada orang tua terlebih dahulu. Khususnya anak kost, dengan keuangan pas-pasan dan kebetulan belum punya penghasilan. Atau kamu yang tipe orang tuanya konservatif, ini-itu nggak boleh. Duh, sedih…

Satu hal yang perlu kamu tahu, nggak mudah untuk membujuk orang tua karena mereka memiliki keputusan sendiri sebagai orang yang berwenang dalam keluarga. Tapi jangan khawatir, Hipwee Tips punya cara untuk mengomunikasikan keinginanmu pada orang tua. Karena segala sesuatu hal bisa dibicarakan asal kamu tahu trik berkomunikasi dengan baik. Yuk, simak!

1. Pertama kali kamu harus mempersiapkan diri, buat rencana kapan kamu akan membicarakan permintaan yang akan diajukan ke orang tuamu

Kenapa persiapan? Yup, ingat, kamu akan melakukan percakapan yang sulit dan berpotensi menjadi pertengkaran jika kamu kurang persiapan dan nggak hati-hati. Itulah kenapa kamu perlu memikirkan baik-baik bagaimana kamu akan berdebat dengan orang tua tanpa bertengkar.

  • Coba pertimbangkan dulu dan sediakan batasan waktu, misalnya jika kamu akan meminta izin untuk membeli tiket konser, mulailah menyusun rencana jauh-jauh hari.
  • Kamu juga harus minta izin sebelum batas waktu, untuk berjaga-jaga seandainya orang tuamu berubah pikiran setelah pertama kali menjawab “tidak”.

2. Pikirkan alasan kenapa kamu menginginkan hal yang diajukan, orang tuamu butuh alasan yang kuat untuk mengabulkan sebuah permintaan

Advertisement

pikirkan alasannya juga via www.morganmckinley.com

Jangan pernah memberikan alasan klise seperti “soalnya aku pengen”. Alasan ini nggak akan bisa meyakinkan orang tuamu. Coba pikirkan apa saja manfaat yang akan kamu dapatkan lebih dari sekadar rasa senang.

  • Contohnya, kamu ingin pergi ke konser karena baru sekali ini grup musik favoritmu datang ke kota tempat kamu tinggal dalam lima tahun terakhir. Jika sampai terlewatkan, kamu akan kehilangan kesempatan sampai beberapa tahun yang akan datang.

3. Oke, saatnya untuk menyampaikan keinginanmu, carilah waktu saat orang tuamu sedang rileks dan santai, pilihlah kata-kata yang sopan dan gestur yang penuh perhatian

cari waktu yang tepat via edition.cnn.com

Waktu adalah segalanya saat melakukan percakapan penting. Carilah waktu pada saat mereka sedang rileks dan santai, tetapi nggak dalam kondisi ingin menyendiri atau mau istirahat.

Perhatikan juga penggunaan kata-katamu, karena bisa berpengaruh besar dalam menyampaikan argumen pada orang tuamu. Gunakan kata-kata sopan dan jangan menuntut. Lakukan kontak mata untuk menunjukkan bahwa kamu benar-benar memperhatikan. Jangan silangkan lengan dan kaki, tunjukkan rasa hormat dengan bersikap terbuka.

4. Berikan segala informasi yang orang tuamu inginkan agar mereka tenang dan nggak ragu untuk menjawab ‘iya’

beri informasi lengkap via www.huffingtonpost.com

Misalnya nih, jika kamu sedang minta ijin untuk pergi ke pesta, katakan di mana tempatnya, siapa saja yang akan datang, dan siapa saja temanmu yang akan mendampingi. Berikan nomor telepon temanmu yang bisa dipercaya agar orang tuamu bisa berbicara langsung dengan mereka.

Hal ini akan membuat orang tuamu merasa lebih tenang. Bicaralah jujur dan jangan sampai kamu berbohong, setiap kali kamu ketahuan berbohong, akan lebih sulit jika lain kali kamu ingin membujuknya dalam hal apapun.

5. Tawarkan sesuatu yang membuat orang tuamu senang sebagai ganti izin yang mereka berikan, biar sama-sama menguntungkan gitu…

beri penawaran via blog.shaadi.com

Jika orang tua biasanya berusaha menjanjikan sesuatu pada anak-anak agar mau bersikap baik, kenapa nggak kamu gunakan strategi yang sama? Setelah menjelaskan tentang permintaan yang kamu ajukan, berikut alasan dan informasi lainnya, lanjutkan dengan menawarkan sesuatu kepada orang tuamu.

Misalnya, kamu bersedia melakukan pekerjaan tambahan di rumah, nggak akan banyak main atau bahkan berjanji segera menyelesaikan skripsimu. Semakin spesifik yang kamu katakan, janjimu akan semakin bisa dipercaya.

6. Jika memang nggak diizinkan atau permintaanmu ditolak, tanyakan dengan halus alasannya kenapa

Nggak semua yang kita inginkan bisa diwujudkan oleh orang tua kita. Jika hal ini terjadi, sebaiknya kamu tanyakan, gunakan nada ingin tahu dan jangan berusaha mempertahankan pendapatmu. Contohnya,

“Aku pengen tahu, apa masalah yang ibu (atau ayah) hadapi dalam hal ini? Barangkali ada yang bisa aku lakukan agar ibu (atau ayah) merasa lebih tenang.”

Berusahalah untuk memahami orang tuamu saat mereka berbicara. Mereka punya banyak pengalaman hidup, jadi mungkin mereka ingin melakukan yang menurutnya paling baik untukmu. Kamu nggak harus setuju dengan pendapat orang tua, tetapi kamu harus menghormatinya.

7. Berikan solusi tentang kekhawatirannya, tempatkan dirimu di posisi orang tuamu, berusahalah untuk berdamai dengan mereka

berikan solusi via moms.ae

Meskipun menurutmu alasan orang tua menolak permintaanmu itu nggak adil, coba pahami dan cari solusi untuk menghadapinya. Jawaban yang bagus atas kekhawatiran orang tuamu bisa memperbesar peluang untuk mendapatkan keinginanmu. Cara ini akan membutuhkan sedikit kompromi darimu, jadi bersiaplah untuk sedikit mengalah.

Contohnya, jika orang tuamu khawatir dan nggak mengizinkanmu karena kamu akan berbohong sedang ada di mana; katakan bahwa kamu akan menelepon ibu (atau ayah) dari telepon rumah temanmu agar mereka bisa memeriksa nomor panggilan masuk yang sesuai dengan tempat yang kamu katakan.

8. Atau, mintalah penundaan jika orang tuamu bersikukuh untuk menolak permintaanmu. Tetap jaga emosi, ya…

ditunda dulu deh.. via www.jenningswire.com

Meskipun orang tuamu langsung bilang “tidak”, bukan berarti pembicaraan sudah berakhir. Tunjukkan pada mereka bahwa kamu bisa bersikap dewasa.

Misalnya, kamu akan bilang, “Oke, Bu, saat ini Ibu bilang nggak. Kalau keputusannya sudah final, aku akan menghormatinya, tetapi bisakah Ibu menundanya satu minggu untuk memberikan keputusan? Kalau aku bersikap baik selama seminggu ke depan, mungkin Ibu mau mengubah keputusan.”

Atau, “Aku nggak minta Ibu mengubah keputusan. Aku hanya minta agar Ibu mau mengerti dan melihat bahwa aku sudah berusaha keras untuk mendapatkan apa yang aku inginkan.”

9. Terakhir, buatlah keputusan final dengan penuh tanggung jawab dan kelegaan, katanya sudah dewasa?

jadi dewasa via madten.com

Saat kamu minta sesuatu tapi nggak dipenuhi, mungkin kamu harus merelakannya. Kalau kamu selalu membesar-besarkan setiap permintaan, orang tuamu akan lelah karena harus selalu berdebat denganmu, dan akan mengatakan “tidak” untuk hal apapun.

Jadilah orang yang cerdas dalam menentukan perlu atau nggaknya menuntut orang tua. Simpanlah argumenmu untuk hal-hal yang benar-benar penting saja. Jika keinginanmu untuk pergi nonton dengan teman-teman bukan prioritas, mungkin lain kali kamu bisa bersikeras untuk mendapatkan keinginan yang lebih penting, seperti membeli HP atau belajar mengemudi.

Nah, mulai sekarang, kamu harus belajar berkompromi dengan baik dengan orang tuamu, ya. Kalau bukan mereka, siapa lagi yang peduli denganmu?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya