Bersin merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk mengusir bakteri dan kuman yang mengancam kesehatan, terutama di area pernapasan, di mana bentuk refleks ini nggak bisa dikendalikan.

Hampir setiap orang mengalami reaksi alami tubuh yang disebut dengan bersin ini. Terkadang kamu mengalami bersin hanya sekali, ada juga yang mengalaminya hingga 3 kali atau lebih dalam satu waktu.

Lalu, bagaimana sebenarnya bersin ini terjadi? Atau, adakah hal-hal lain tentang bersin selain fungsinya untuk membersihkan area pernapasan? Nah, biar kamu nggak bertanya-tanya lagi, mari ketahui beberapa fakta menarik tentang bersin yang dilansir dari laman Huffington Post Berikut..

1. Kecepatan bersin nggak main-main, setara dengan mobil yang melaju kencang, yakni mencapai 160 kilometer per jam

nggak kalah kenceng sama mobil keren ini via cars.tehpatogh.com

Kecepatan udara yang dihembuskan ketika bersin diduga mencapai 1oo mil per jam atau sama dengan 160 kilometer per jam. Setara dengan kecepatan mobil Porsche milik Paul Walker yang melaju kencang dan menyebabkan kecelakaan.

Advertisement

Anggapan mencengangkan ini pernah dilakukan uji coba oleh sekelompok pemuda yang menyebut dirinya sebagai “MythBusters” untuk membuktikannya. Mereka kemudian mengukur kecepatan bersin dan mendapat angka 48 dan 56 kilometer per jam. Sedangkan sebuah studi oleh tim ilmuwan di Singapura menemukan bahwa kecepatan bersin adalah hingga 10 mph.

Kesimpulan yang dicatat oleh Julian Tang, penulis studi di Singapura ini bahwa makin besar tubuh seseorang, maka akan lebih tinggi pula kecepatan bersinnya.

2. Karena kecepatannya yang fantastis, maka semburan udara dan butiran air yang mengandung kuman akan terlontar hingga jarak 9 meter!

kenceng semburannya via 3.bp.blogspot.com

Semburan udara dan butiran air yang membawa serta kuman dan bakteri, bisa meluncur jauh hingga jarak 9 meter. Maka, sebaiknya kamu menutup mulut atau menyingkir ketika bersin agar paparan kuman nggak menyebar kemana-mana.

Bersin dapat menyebarkan penyakit lewat butiran air yang terinfeksi kuman, bakteri dan virus-virus yang berasal dari dalam tubuh. Sekitar 40.000 butir air berisi ratusan ribu kuman dalam sekali bersin. Itulah sebabnya, bersikap bijaklah ketika bersin, ya!

3. Bersin adalah cara tubuh me-restart hidung, bersin membantu menjaga kekebalan tubuh agar tetap sehat

bersihin hidung via www.sciencefocus.com

Bersin diibaratkan seperti pada saat melakukan reboot untuk komputer. Sama seperti komputer yang kelelahan, hidung juga membutuhkan suatu mekanisme penyegaran ketika sedang kewalahan. Partikel yang terhirup dan terperangkap di dalam hidung akan keluar pada saat bersin, saluran pernapasan seolah diatur ulang dan kembali segar.

Menurut Neil Kao, MD, spesialis penyakit alergi dan asma dari Allergic Disease and Asthma Center di Greenville, Amerika, bersin melindungi tubuh dengan membersihkan hidung dari bakteri dan virus yang keluar bersama dengan air liur dan lendir.

4. Ketika bersin, mata akan otomatis tertutup. Kalau nggak, bola mata bisa mencolot keluar akibat kencangnya tekanan udara saat bersin

mata akan tertutup via i.huffpost.com

Beberapa ilmuwan percaya bahwa mata yang tertutup ketika bersin adalah reflek yang diperintahkan oleh otak untuk melakukan kontraksi otot di kelopak mata agak kelopak mata tertutup. Saraf-saraf di hidung terhubung ke saraf di mata. Jadi, ketika ada rangsangan yang menyebabkan bersin, mata akan otomatis berkedip dan menutup.

Sisi positifnya, reflek ini berguna untuk melindungi mata dari partikel apapun yang keluar dari hidung dan mulut pada saat bersin.

5. Bukannya berhenti berdetak, jantung hanya akan memperlambat detaknya ketika bersin

detak jantung melambat via www.nmbreakthroughs.org

Penurunan detak jantung yang terjadi secara tiba-tiba saat bersin, membuat jantung seperti berhenti. Namun ternyata, para peneliti di Library of Congress mengatakan bahwa detak jantung hanya melambat.

Ketika ada yang terasa menggelitik di hidung, kita mengambil nafas dalam-dalam dan menahannya. Nafas dalam-dalam itu akan mengencangkan otot-otot di dada dan meningkatkan tekanan di dalam paru-paru. Akibatnya, selama sesaat, tekanan darah akan turun dan dan detak jantung meningkat. Ketika semburan udara keluar saat bersin, tekanan darah dengan cepat akan kembali normal dan detak jantung melambat.

6. Satu-satunya momen ketika kita nggak mungkin mengalami bersin adalah saat tidur

nggak akan bersin saat tidur via i.huffpost.com

Pernahkah kamu terbangun dari tidur karena bersin? Jawabannya adalah hampir semua orang nggak mengalaminya.

Di saat tidur, tubuh kita dalam kondisi istirahat, begitupun saraf di sekitar hidung, otot hidung akan lumpuh untuk sementara waktu. Meskipun sebenarnya selaput lendir di hidung membengkak ketika kita tidur, yang seharusnya membuat kita lebih sensitif terhadap partikel debu.

7. Ternyata benar, bahwa sinar matahari atau cahaya terang bisa memicu bersin. Itu sebabnya, beberapa orang menengadah dan menghadap cahaya lampu ketika kesulitan bersin

melihat cahaya bikin bersin via i.huffpost.com

Beberapa orang bisa bersin akibat sinar matahari atau cahaya lain yang menyilaukan.

Para ilmuwan memperkirakan, kondisi ini memengaruhi 10 sampai 35% dari populasi. Karena dianggap nggak berbahaya, hanya segelintir penelitian yang diadakan mengenai fenomena di atas, nggak heran jika para ilmuwan nggak tahu persis apa penyebabnya. Mereka menduga penyebabnya karena sinyal untuk memperkecil pupil bersilangan dengan sinyal untuk bersin.

Asal nggak berbahaya, sah-sah saja kalau kita mencoba trik ini ketika terjebak bersin yang sulit keluar.

8. Adalah normal ketika seseorang bersin sebanyak dua atau tiga kali dalam sekali reflek

normal dua sampai tiga kali bersin via i.ytimg.com

Hasil penelitian dari Everyday Health menyebutkan bahwa bersin lebih dari sekali bukanlah pertanda bahwa kita akan terkena flu karena bisa saja bersin tersebut tergolong normal. Partikel jahat yang terperangkap dalam saluran pernapasan terkadang nggak selalu langsung keluar dengan sekali bersin saja. Kita akan butuh lebih dari sekali bersin untuk mengusir kuman dan kotoran ini. Masuk akal, bukan?

9. Jangan pernah menahan bersin atau mengeluarkannya dengan mulut dan hidung tertutup, bersin HARUS dikeluarkan

jangan ditahan via aos.iacpublishinglabs.com

Tahukah kamu efek buruk ketika kamu menahan bersin?

Menahan tekanan bersin menyebabkan tubuh harus mengatasi perubahan akibat tekanan kuat yang masuk kembali ke dalam saluran pernapasan. Tekanan tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada gendang telinga, selain itu risiko mengalami pecah pembuluh nadi di kepala dan leher mungkin bisa terjadi.

Selain itu, menurut John Pan, MD, kepala Pusat Pengobatan Integratif di George Washington University Medical Center, bersin yang ditahan akan memaksa bakteri kembali masuk ke dalam rongga hidung dan kanal telinga, sehingga bisa menimbulkan infeksi bagi tubuh kita.

Nah, sekarang kamu tahu ‘kan, hal-hal menarik sepurat bersin? Lumayan, jadi selangkah lebih pintar ketimbang mereka yang hanya bisa mengalami bersin tanpa mengerti proses di dalamnya. Jika ada lagi hal lain yang kamu tahu seputar bersin, silakan tambahkan di kolom komentar, ya!

Suka artikel ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!