Banyak yang bilang kalau hobi utama dari para cewek itu adalah belanja. Nggak salah sih sebenarnya. Sebagai cewek, kita pasti senang memiliki barang baru yang sesuai dengan tren terkini. Kita pun bisa merasa lebih cantik dari sebelumnya. Dan yang paling penting, belanja itu membuat kita bahagia karena memberi rasa puas saat berhasil membeli barang yang disuka.

Walaupun menyenangkan, hobi belanja ini harus tetap berada pada pengontrolan yang tepat. Karena seringnya, rasa senang yang kamu dapat itu membuatmu ingin terus melakukan belanja dan akhirnya uangmu habis tak bersisa. Bagaimana cara mengontrolnya? Nih, Hipwee kasih tipsnya.

1. Supaya Pengeluaran Terkontrol, Alokasikan Jatah Uang yang Sama Untuk Belanja Setiap Bulannya

Jatahkan uang yang sama setiap bulan via wikihow.com

Setiap bulan, kamu pasti mendapatkan gaji dari kantor atau uang saku dari orang tuamu. Melihat rekening tabungan yang kembali terisi seperti ini, hasrat belanjamu langsung membuncah. Ingin beli ini, ingin beli itu, tanpa memperhatikan berapa uang yang sudah dihabiskan. Wah, kalau begini terus, bisa-bisa kamu nggak makan di akhir bulan. Nggak mau ‘kan pastinya?

Nah, supaya pengeluaran belanjamu lebih terkontrol ke depannya, coba deh buat anggaran khusus untuk hobimu satu ini. Sebisa mungkin, uang yang kamu anggarkan setiap bulannya memiliki jumlah yang sama. Kalau bulan April nanti kamu menganggarkan Rp. 400.000, bulan Mei dan seterusnya juga harus tetap berjumlah sebanyak itu. Pokoknya, apapun yang akan kamu beli, hanya uang sejumlah Rp. 400.000 itu saja yang boleh kamu habiskan. Selama cara ini kamu terapkan, pengeluaran belanja berlebihan nggak akan terjadi lagi, deh!

2. Setiap Bulannya, Belilah Hanya Barang-Barang dari 1 Jenis Tertentu Saja. Kalau Baju, Baju Saja. Kalau Sepatu, Sepatu Saja.

Advertisement

Setiap bulan, beli barang dari 1 jenis yang sama via www.huffingtonpost.ca

Nggak hanya uang saja yang perlu kamu atur dan jatahi. Akan lebih baik jika barang-barang yang hendak kamu beli juga dijadwali. Misalnya, bulan Januari adalah saatnya kamu belanja pakaian, bulan Februari kamu alokasikan khusus untuk menyegarkan koleksi sepatu, dan bulan Maret kamu habiskan seluruh anggaranmu itu untuk membeli tas model terbaru. Cara ini perlu untuk kamu terapkan di setiap bulannya dan pastinya dipatuhi juga, ya.

Mungkin awalnya terasa berat karena kamu nggak bisa membeli barang untuk head-to-toe dalam waktu bersamaan. Tapi di sisi lain, kamu justru bisa memiliki barang baru yang lebih beragam. Kalau biasanya kamu sekali belanja dengan Rp 400.000 hanya dapat 1 blus dan 1 sepatu saja, dengan cara ini setiap bulannya kamu bisa mendapatkan lebih banyak. Di bulan Januari, kamu bisa dapat 3 blus dan di bulan Februari, kamu bisa mendapatkan 2 sepatu. Lebih hemat dan menguntungkan, ‘kan?

3. Aktiflah Mencari Info Toko yang Memberi Promo atau Diskon Minimal 40%

Diskon itu minimalnya ya 40% via www.medanmagazine.com

Cara lain untuk membuat belanjamu lebih efektif dan menguntungkan adalah dengan aktif mencari toko atau butik yang menyediakan promo serta diskon. Memang banyak yang bilang kalau promo diskon itu mengecoh dan membuatmu lebih boros, tapi sebenarnya sih kamu hanya perlu tahu caranya saja supaya tetap hemat. Dan itu pula yang menjadi fungsi dari aktif mencari info ini. Kamu bisa menyurvei toko dan butik mana saja yang sedang mengadakan diskon dan juga promo.

Pilihlah toko atau butik yang memberikan diskon minimal 40% dan tanpa syarat. Jangan tergoda dengan yang hanya mengimingi diskon 10-20% atau potongan spesial dengan menggunakan kartu tertentu karena biasanya memiliki minimum payment. Itulah yang membuatmu boros karena terpaksa harus menghabiskan uang sesuai jumlah minimal yang ditentukan. Selain itu, promo buy 1 get 1 juga bisa jadi pilihan, karena bisa mendapatkan 2 barang dengan harga yang relatif lebih murah. Tapi kamu juga perlu mempertimbangkan kebutuhanmu akan barang promo itu. Kalau nggak butuh, ya nggak usah dibeli.

4. Saat Belanja, Kamu Juga Harus Untung. Ikutlah Member Toko Langganan Supaya Bisa Dapat Diskon Tambahan Saat Belanja

Buat member supaya dapat potongan tambahan via www.duajurai.com

Sebagai shopaholic, biasanya sih kamu sudah punya butik atau toko langganan untuk berbelanja. Nah, jangan biarkan hanya mereka saja yang mengambil untung darimu. Kamu pun harus bisa mengambil untung dari toko tempatmu berbelanja itu. Caranya, yaitu dengan memiliki kartu member. Biasanya, dengan memiliki kartu member ini, kamu bisa mendapatkan diskon minimal 10% walaupun sedang nggak ada promo. Lumayan, ‘kan? Tapi sebelum membuatnya, kamu harus tetap bertanya mengenai syarat dan ketentuannya ya. Supaya memiliki kartu member tersebut tidak menjadi sia-sia.

5. Secondhand Stuff Are The New Trend! Jangan Malas Apalagi Malu Untuk Belanja Murah di Flea Market atau Garage Sale

Di garage sale, kamu bisa dapat barang berkualitas dengan harga miring via www.coolshopping.com.au

Mau beli barang berkualitas tapi dengan harga yang miring? Belanja saja di flea market, butik secondhand, atau garage sale yang ada di kotamu. Saat ini, membeli barang bekas sudah bukan sesuatu yang memalukan. Bahkan, bisa jadikan alternatif belanja yang hemat untuk kamu para shopaholic.

Memang sih mencari baju di tempat seperti ini sangat untung-untungan. Kadang ada yang modelnya bagus, tapi ukurannya nggak pas; begitu juga sebaliknya. Tapi saat menemukan pakaian atau barang yang pas pasti bahagianya tak terkira. Maklum, yang akan kamu dapatkan bukan hanya pakaian dan barang dengan harga murah saja, tetapi juga limited edition. Kemungkinan untuk “kembar” dengan orang lain sangat kecil. Kapan lagi coba bisa dapat barang limited edition dengan harga yang sangat miring?

6. Teman Punya Barang yang Selama Ini Kamu Incar? Coba Ajak Dia Untuk Melakukan Swapping atau Barter

Tukar-tukaran barang? Nggak masalah via coachmebeautiful.com.au

Di Indonesia, kegiatan swapping memang belum menjadi tren. Hipwee yakin, di antara kalian juga pasti ada yang baru mendengar istilah ini. Sebenarnya, swapping ini hampir sama dengan barter, yaitu saling menukar barang yang diinginkan dengan yang dimiliki. Misalnya, kamu ingin punya sebuah novel impor dan ada temanmu yang memilikinya. Kamu bisa mendapatkan buku itu dengan mengajak temanmu bernegosiasi dan menukarnya dengan barang milikmu yang ternyata dibutuhkannya. Simpel, ‘kan?

Nah, kalau misalnya nggak ada barangmu yang bisa ditukar dengan novel tersebut, coba tawarkan diri untuk membeli tapi dengan harga miring, seperti di flea market atau garage sale. Lumayan ‘kan, kamu jadi nggak perlu mengeluarkan uang yang lebih banyak? Swapping ini juga bisa kok diterapkan untuk pakaian, tas, bahkan sepatu. Yang penting adalah adanya kesepakatan antara kedua belah pihak, yaitu kamu dan temanmu.

7. Jangan Belanja Sendirian! Ajaklah 1 Orang Teman yang Bijak dan Tegas Untuk Mengerem Hasrat Belanjamu Itu

Bawa 1 teman paling galak! via stylecaster.com

Belanja memang asyik dilakukan ramai-ramai, apalagi bersama teman-teman cewek terdekat yang juga hobi belanja dan punya selera sama. Namun sebenarnya, berbelanja dengan teman yang terlalu banyak itu bisa membuatmu lebih boros, lho. Kamu akan memiliki rasa untuk terus belanja saat melihat temanmu membeli suatu barang. Toko yang kamu kunjungi juga semakin banyak karena mengikuti keinginan seluruh rombongan. Benar begitu, nggak?

Kalau memang benar, mungkin sudah saatnya gaya belanja seperti ini kamu hentikan perlahan. Tapi bukan berarti kamu harus belanja sendirian, kok. Kamu bisa tetap mengajak teman sebagai penasihat fashion-mu. Pilih 1 orang saja setiap akan berbelanja dan pastikan teman tersebut tegas dalam mengerem hasrat belanjamu yang besar itu. Kalau perlu, dia saja yang pegang anggaran selama kamu berbelanja. Jadi, kamu nggak bisa sesuka hati menghabiskan uang, deh.

8. Supaya Nggak Lapar Mata Saat Belanja, Surveilah Terlebih Dulu Toko-Toko Mana Saja yang Akan Kamu Datangi dan Barang Apa Saja yang Mau Kamu Beli

Survei dan catat nama tokonya via www.localmedia.sg

Sadar nggak kalau ternyata selama ini uangmu habis untuk belanja barang yang sebenarnya nggak diperlukan? Bahkan mungkin, sebagian besar terbeli hanya karena lapar mata saja. Memang sih, untuk seorang shopaholic sepertimu, barang yang lucu itu nggak bisa luput untuk dibeli. Kalau sengaja tak acuh, bisa-bisa malah kepikiran barang itu saja seharian penuh. Terpaksa dibeli, deh, akhirnya.

Jika kejadian seperti itu terjadi terus-terusan, uang bulananmu bisa habis hanya dalam sekejap. Nggak mau, ‘kan? Untuk itu, biasakan diri untuk menyurvei toko yang akan kamu kunjungi serta harga barang yang kamu kehendaki. Buatlah daftar dan patuhilah dengan hanya mendatangi toko yang tertulis di daftarmu itu. Dengan membiasakan diri seperti ini, perlahan sifat lapar matamu itu pasti hilang deh, karena kamu nggak menghabiskan waktu melihat-lihat barang-barang dan toko yang nggak ada di daftar.

9. Bayar Belanjaan Dengan Menggesek Kartu Memang Praktis. Tapi Menggunakan Uang Tunai Akan Membuatmu Jauh Lebih Hemat dan Terkontrol

Lupakan dulu kartu-kartumu itu via uk.finance.yahoo.com

Cara terakhir untuk mengatasi jiwa shopaholic-mu itu adalah membiasakan diri membayar belanjaan dengan menggunakan uang cash atau secara tunai. Membayar belanjaan dengan cara ini akan membuatmu lebih hemat karena kamu mengetahui batasan uang yang kamu miliki. Kalau menggunakan kartu debet atau kredit, hasrat belanjamu bisa-bisa nggak terkontrol karena tahu uangmu di tabungan masih cukup.

Sebelum berbelanja, ambillah uang dari tabunganmu. Ingat, jumlah uang yang kamu ambil itu harus sesuai dengan yang telah kamu anggarkan. Jika bisa kurang, jelas lebih baik. Tapi, jangan sengaja membawa lebih dengan alasan “jaga-jaga” karena itu hanya akan membuatmu merasa masih memiliki dana dan ingin menghabiskannya.
Punya hobi belanja dan berjiwa shopaholic nggak salah, kok. Tapi, cobalah untuk menerapkan tips di atas pelan-pelan supaya belanjamu bisa lebih hemat dan efektif. Selamat mencoba!