Sebagai seorang Muslim, kita tahu bahwa puasa Senin-Kamis adalah salah satu sunah — selain sholat tahajud — yang diutamakan. Ibadah ini ampuh untuk melatihmu menekan hawa nafsu, dan nilai plusnya lagi, kamu jadi lebih hemat uang makan. Sayangnya yang namanya puasa tidak pernah tidak berat. Apalagi dengan banyaknya godaan dan beratnya aktivitas harianmu. Berhubung ini “cuma” sunah, tak jarang pada akhirnya puasamu putus di tengah jalan.

Tanpa harus takut sakit dan lemas, sebenarnya kamu meningkatkan kemampuan menahan lapar dan dahaga sampai waktu berbuka lho. Nah agar lebih mudah melakukannya, aplikasikan tips-tips berikut ini saja:

1. Agar rencana puasa tidak sekadar angan-angan, persiapkanlah makan sahur sejak malam.

Persiapkan dari malamnya via knightvision.farmington.k12.mo.us

Puasa itu akrab dengan yang namanya sahur. Jangan sampai kamu justru gagal berpuasa karena nggak sempat atau malas sahur dini hari sebelumnya. Melewatkan sahur bisa membuatmu lemas seharian, apalagi jika aktivitasmu bertumpuk dan beragam.

Sekarang kamu bisa siasati dengan menyiapkan makan sahurmu sejak malam sebelum tidur. Kumpulkan tenagamu untuk memasak sebelum gosok gigi dan cuci muka. Atau jika kamu terbiasa membeli di warung, belilah nasi bungkus sebelum warungnya tutup. Dengan cara seperti ini, kamu bisa lebih terpacu untuk bangun dan makan sahur. Sayang ‘kan kalau sajian yang sudah kamu masak gak dimakan pada waktunya?

2. Makanlah menu sahur yang bergizi supaya kamu tetap kuat sampai siang hari. Setidaknya, laukmu harus ada karbohidrat kompleks dan protein tinggi.

Advertisement

Siapkan menu makan sahur yang bergizi via www.blueapron.com

Puasa itu artinya kamu menahan lapar selama kurang lebih 14 jam. Itu bukan waktu yang sebentar, lho. Jadi agar staminamu tidak mudah ambruk, kamu wajib makan-makanan bergizi selama sahur. Setidaknya harus ada karbohidrat kompleks dan makanan berprotein tinggi yang tersaji dalam menumu. Makanan jenis ini akan dicerna tubuh perlahan-lahan, sehingga kamu bisa merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama.

Contoh karbohidrat kompleks berprotein tinggi misalnya beras merah beserta ikan segar. Agar nutrisinya lebih lengkap, kamu bisa tambahkan sayuran hijau. Dengan asupan nutrisi yang tinggi saat malam hari, bukan mustahil kamu bisa tetap nyaman beraktivitas berat pada siang hari.

3. Untuk menghindari dehidrasi, minumlah air putih 2 gelas saat buka, 4 gelas sebelum tidur, dan 2 gelas saat sahur.

Minum air 2+4+2 biar segar saat berpuasa

Meskipun hampir 70 % tubuh kita berisi air, gak sedikit orang bilang bahwa hal yang paling susah ditahan saat berpuasa adalah rasa haus dan dehidrasi. Nah, untuk mengantisipasi ini, kamu bisa coba minum air putih 8 gelas sehari. Memang tidak ada aturan ilmiah untuk minum minimal sekian gelas sehari, namun minum 8 gelas jelas bisa mencegahmu dari dehidrasi.

Agar kamu tak merasa kembung, “cicil”-lah jumlah gelas yang harus kamu minum dengan pola 2+4+2. Intinya, konsumsi air putih 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat akan tidur malam, dan 2 gelas lagi saat sahur. Jika pola ini kamu terapkan dengan taat, gak heran kamu akan tetap semangat saat berpuasa!

4. Untuk bangun di waktu sahur itu gak sulit kok. Hipwee pernah menuliskan artikel untuk membantumu melakukannya.

Bangunlah pasa saat jam subuh via www.kapanlagi.com

Waktu yang tepat untuk makan sahur tidaklah jauh dari waktu sholat subuh. Nah, jika kendalamu adalah susah bangun, kamu bisa patuhi tips-tips yang sebelumnya pernah Hipwee berikan agar kamu tak telah sholat subuh. Selain itu, kamu juga bisa mulai menghentikan pola makan balas dendam saat berbuka, karena hal ini justru membuatmu susah bangun waktu pagi. Hindari kebiasaan begadang, lebih baik selesaikan pekerjaanmu saat dini hari setelah menunaikan sholat subuh. Pola seperti ini malah membuatmu otakmu menjadi lebih fresh saat bekerja di waktu pagi dan siap menjalani hari.

5. Kamu akan merasakan dorongan untuk istirahat lagi, tapi tidur sehabis sahur justru membuang-buang energi.

Kamu manfaatkan untuk mengerjakan tugas yang tertunda via luengineer.wordpress.com

Mungkin kamu masih percaya dengan anggapan “Tidur dulu ah, lumayan buat menyimpan energi. Biar siang nanti gak capek.” Padahal, kamu malah bisa jadi lemas jika kamu tidur setelah perutmu baru diisi makanan. Tidur setelah makan juga memberikan efek negatif, misalnya memicu beberapa jenis penyakit jantung.

Nah, jika kamu sudah bisa bangun sahur, maka manfaatkanlah untuk mengerjakan tugas-tugas yang kemaren tertunda sembari menunggu pagi menjelang. Oksigen yang melimpah ruah saat pagi justru bisa membuat otakmu lebih prima dan pikiran jadi segar untuk menyelesaikan banyak tugas. Gak jarang tugasmu bisa selesai dengan lebih cepat.

6. Puasa di luar bulan Ramadan memang menghadirkan banyak godaan. Tapi jika kamu terbuka saat ada teman yang mengajak makan, mereka pasti akan menghormati dan malah mengagumi semangatmu.

Makan bersama teman via heydiaspora.com

Menjalankan puasa di bulan non-Ramadhan memang menawarkan seabreg godaan yang harus kamu tahan. Salah satunya kebiasaan makan bersama teman-teman atau sekadar hangout di cafe saat sore hari. Hal ini seringkali membuatmu ragu untuk memulai puasa Senin-Kamis.

Tapi sebenarnya kamu bisa terbuka pada temanmu kalau kamu sedang berpuasa. Bahkan walau mereka mengajak makan, mereka pasti akan paham. Bahkan seringkali mereka rela membantumu tetap menjaga puasa dengan menjaga jarak darimu saat mereka sedang makan.

Kamu tak perlu khawatir kehilangan momen bersama teman-temanmu karena kamu puasa. Bukankah masih punya hari esok untuk makan bersama mereka? Jika memang tak mau ketinggalan momen bercanda, kamu bisa tetap hadir di meja yang sama dan ikut mengobrol saja.

7. Jangan bermalas-malasan, isilah harimu dengan aktivitas ringan. Ini justru akan mencegahmu dari sadar keterlaluan akan rasa lapar.

Isi harimu dengan kegiatan ringan via www.nacentralohio.com

Puasa bukanlaah alasan untuk malas-malasan. Gak melulu diisi dengan tidur siang yang panjang atau bengong saat maghrib menjelang. Sekarang saatnya kamu jalani hari dengan aktivitas ringan. Sembari mengistirahatkan badan dan pikiran setelah bekerja seharian, kamu bisa menyiram bunga, membersihkan rumah, mencuci mobil kesayangan, atau mengurung binatang peliharaan. Dengan aktivitas ringan seperti ini, maka laparnya puasa tidak akan terasa lagi karena kamu sudah sibuk dengan hal-hal ringan yang tak terlalu menguras banyak energi.

8. Pahat dalam pikiran bahwa puasa itu tidak membuatmu jadi lemas, tapi justru membuatmu metabolisme tubuhmu jadi lebih luwes.

metabolisme tubuhmu menjadi lebih luwes via newroadstreatment.com

Terkadang banyak orang yang mengurungkan niat berpuasa karena takut menjadi lemas seharian atau takut pekerjaan terganggu karena rasa lapar yang melanda. Namun, perlu kamu tahu bahwa puasa itu sebenarnya justru membuatmu lebih sehat. Pola makan sahur dan berbuka efektif untuk mengistirahatkan lambung. Selain itu, metabolisme tubuh juga menjadi lebih luwes karena puasa bisa menyebabkan penyerapan nutrisi lebih optimal. Jadi tubuhmu sebenarnya butuh untuk puasa. Nah, masih ragu puasa? Itu hanya pikiranmu saja. Karena tubuhmu suka dengan hal yang kamu niatkan.

Puasa Senin-Kamis adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Jika kamu rutin melakukannya, kesehatanmu menjadi lebih prima, jiwamu lebih tenang, hingga mimpi-mimpimu yang terwujudkan karena sudah melakukan “prihatin” hanya untuk-Nya.

Namun puasa butuh niat yang kuat dan pertahanan yang tangguh. Agar puasamu tak bocor hingga waktu berbuka, terapkanlah tips-tips di atas sekarang juga.

Semoga puasamu lancar ya.