Apakah kamu termasuk dalam kaum komuter yang tiap harinya membelah jalanan untuk sampai ke tempat kerja?

Kamu termasuk kaum komuter nggak? via images.fineartamerica.com

Komuter memang bukan lagi menjadi hal yang baru, bahkan bisa jadi telah menjadi kegiatan keseharianmu. Rumahmu yang ada di pinggir kota memaksamu harus melakukan perjalanan pulang-pergi dengan waktu tempuh yang tidak sebentar, belum lagi masalah-masalah umum yang sering banget kamu temuin.

Masalah sehari-hari, kan? via media.vivanews.com

Berbagai masalah seperti macet, kendaraan lain yang seenak udel motong jalurmu, sampai rebutan tempat di kereta komuter atau bus pasti sudah jadi pangananmu sehari-hari.

Advertisement

Jafi komuter memang berat ‘kan, Coy? Nggak hanya itu, gaya hidup komuting ternyata juga bisa mengganggu hidupmu, lho! Engga percaya? Simak alasan-alasan di bawah ini:

1. Menyebabkan Sakit Punggung Hingga Sakit Leher

Gimana nggak pegel-pegel kalau begini? via naningisme.files.wordpress.com

Nah, penyakit pertama yang harus kamu hadapi sebagai seorang komuter adalah sakit punggung atau sakit leher. Menurut survey, 1 dari 3 orang komuter akan mengalami gangguan punggung atau leher. Seperti pegal-pegal dan nyeri di daerah tersebut. Hasil ini sendiri didapatkan dengan mensurvey 173.500 orang yang melakukan komuting selama 90 menit lebih.

Hmmmm, namun tidak hanya itu lho! Ternyata para komuter juga riskan untuk kurang istirahat yang membuat komuter sering merasa kelelahan dan menyebabkan gangguan di beberapa bagian tubuh yang lainnya.

2. Meningkatkan Resiko Obesitas

Meningkatkan resiko obesitas via 3.bp.blogspot.com

Perjalanan komuting yang panjang dan melelahkan itu tentu berdampak pada keinginanmu untuk berolahraga secara teratur. Gimana mau olahraga kalau nyampe di rumah aja udah capek trus cuman pengen istirahat?! Faktor lelah ini yang pada akhirnya memicu resiko obesitasmu.

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Department of Community Health at Brown University menunjukkan bahwa komuter memiliki kecenderungan untuk mengemil lebih banyak dan kurang berolahraga. Hasil studi yang ditunjukkan di dalam American Journal of Preventive Medicine juga menunjukkan bahwa para komuter yang sebagian besar cenderung untuk bertambah gemuk dan memiliki tekanan darah yang lebih tinggi.

3. Merusak Bumi

Komuting itu merusak bumi via naviwall.com

Buat kamu para komuter yang menggunakan kendaraan bermotor, berapa lama sih perjalananmu tiap harinya? Berapa liter bensin yang menguap di udara? Dan berapa banyak dari bensin itu yang terbuang percuma gara-gara kamu terjebak macet parah di Jumat sore?

Mulai bergerak dengan mengurangi emisi dari kendaraan bermotormu. Tunjukkan kepedulian terhadap nasib bumi kita ini dengan mulai mengurangi frekuensi solo-komutingmu. Beralihlah ke moda transportasi massal.

4. Merusak Hubunganmu Dengan Orang-Orang Terdekat

Merusak hubunganmu dengan orang terdekat via www.phunuvagiadinh.com.vn

Jika kamu komuter yang telah memiliki pasangan, maka lebih berhati-hatilah agar hubunganmu tetap langgeng! Lha, apa hubungannya komuting sama hubungan? Jangan salah lho, ternyata para komuter itu memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk berpisah dengan pasangannya!

Perasaan lelah yang bikin mood nggak karuan adalah salah satu penyebab utama dari perpisahan ini. Belum lagi dengan kemungkinan salah paham yang lebih besar, seperti baterai smartphone yang habis dalam perjalanan, macet yang entah kapan akan berkahir, hingga jam telfon dan ngobrol yang sering terlewat.

5. Membuatmu Depresi dan Merusak Mood-mu

Membuat bad mood dan depresi via 3.bp.blogspot.com

Seperti yang telah disinggung di poin ke empat, komuting itu secara tidak langsung akan membuatmu bad mood hingga depresi. Apalagi jika kerjaan lagi banyak-banyaknya, janji temu klien yang mengharuskanmu kesana-kemari beradu dengan jalanan yang makin menggila tiap harinya, dan masih harus membelah macet hanya untuk pulang dan beristirahat.

Dan menurut Journal of Economic Psychology ternyata dari 16 hal yang paling tidak ingin dilakukan, komuting menempati peringkat pertama. Komuting menjadi hal yang paling dihindari, mengalahkan hal lain seperti mengasuh anak, bekerja hingga mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Wah, nggak nyangka ya?

Tapi kalau kamu memang harus komuting demi hidup, ada cara-cara yang bisa kamu coba agar perjalananmu jadi lebih sehat da menyenangkan:

1. Gunakan kendaraan Umum

Gunakan angkutan umum sesering mungkin via mohammadshihab.files.wordpress.com

Daripada capek bengong di mobil sendirian waktu macet, mending kamu pertimbangin untuk naik kendaraan trasportasi publik.

Beberapa keuntungan yang bisa kamu rasakan kalau naik kendaraan umum ini adalah bisa beristirahat (‘kan enak kalau nggak perlu mikirin setir lagi), bisa mendapatkan waktu untuk hobimu (selain beristirahat, kamu bisa menggunakan waktu perjalanan untuk membaca, eksis di sosmed, dll.); hemat BBM (siapa tadi yang bilang sayang bumi?) dan siapa tahu bisa ketemu jodoh (cieeee cieee!)

So guys, nggak ada salahnya kan buat naik kendaraan umum mulai sekarang?!

2. Berdiri Aja, Sekalian Olahraga

pilih berdiri aja, itung-itung olahraga! via farm4.staticflickr.com

Buat yang udah capek dan bosan untuk duduk, coba berdiri sekali-sekali. Berikan tempat dudukmu pada penumpang lain, terutama orang tua atau ibu hamil. Selain hal ini terpuji banget dan nambahin stok pahala, memilih untuk berdiri bisa jadi alternatif untuk latihan menggerakkan otot-ototmu. Hemat biaya buat nge-gym kan?!

3. Gunakan 1 Mobil Buat Barengan

Budayakan tebengan! via commuterchallenge.ca

Buang egomu, Man! Mulai budayakan sistem carpool sebagai salah satu cara komuting di lingkunganmu.

Cari beberapa teman terdekat atau tetangga yang satu jalur denganmu dan mulai tawarkan sistem Carpool. Banyak loh keuntungan yang bisa kamu dapetin dari ini: irit duit buat beli bensin, mengurangi polusi, mengurangi macet, dan pastinya bikin komuting tambah seru!

Ngelamun atau ngerutuki macet yang gak abis-abis sendirian, mana keren?

4. Cari Rute Alternatif

siapkan rute cadangan via puttingitallonthetable.com

Kalau kamu terlalu malu untuk mengajak orang lain menumpang di mobilmu, gak papa! Langkah lain yang bisa kamu coba adalah mencari rute perjalanan alternatif. Perhatikan rute-rute yang bisa menghindarkanmu dari gangguan di perjalanan.

Ah, jangan lupa sama pantauan arus lalu lintas juga ya! Kepoin arus lalu lintas lewat radio atau follow TMC Polri di Twitter agar tahu situasi terkini dari daerah-daerah rawan macet.

5. Sabar!

macet? udah sabar aja via www.portalkbr.com

Tentu saja enggak jarang kamu tetap terjebak macet walau udah nyari rute alternatif. Kalau udah begini, apa lagi yang bisa dilakukan selain sabar? Atur nafasmu pelan-pelan, dan mulai nikmati kemacetan itu. Sssstt, nggak usah mainan klakson! Di samping nggak sopan, kamu juga nggak mau kan bikin rusuh cuma gara-gara klakson?

6. Siapkan Cemilan, Permen, Atau Air Putih

Sediakan cemilan! via 2.bp.blogspot.com

Selalu sediakan air minum atapun cemilan sebagai teman komutingmu. Gak enak kan kalau udah capek, macet, ribet, eh masih ditambah haus sama lapar?!

Nah itu dia tadi dampak dari komuting dalam hidupmu, dan beberapa tips biar para komuter tetep bisa sehat dan nyaman waktu komuting. So guys, tetap sehat dan jaga keselamatan ya?! Salam komuter!