Kamu yakin kurasi fotomu di Instagram udah oke banget? Ada lebih banyak yang bisa kamu lakukan untuk membuat gambar-gambarmu enak dipandang, lho, selain mengandalkan fitur filter di aplikasi tersebut. Apalagi, banyak filter Instagram yang bersifat kaku, terlalu sederhana, dan itu-itu saja, sehingga bisa merusak mood foto yang tadinya baik.

Supaya gambar-gambarmu bisa lebih banyak di-‘like’, dedikasikanlah lebih banyak waktu untuk memerhatikan lagi caramu memotret. Selain itu, coba gunakan juga app-app pengolah foto yang ada di bawah ini. Yakin deh, gambar yang ‘niat’ dan diolah dengan serius pasti akan bisa bikin takjub!

1. Pro Camera 7

Shoot like a pro via moblivious.com

First thing first, kamu membutuhkan perangkat ponsel pintar dengan kamera berkemampuan mumpuni. Alasannya, foto berresolusi tinggi akan lebih mudah disunting, dipotong, dan diperkecil.

Bagi pengguna iPhone, Hipwee anjurkan kamu menjepret dengan Pro Camera 7. Aplikasi ini akan memberimu keluwesan ekstra untuk mengatur area fokus dan pencahayaan yang masuk ke sensor kamera. Jika kamu bermaksud membawa skill iphoneography kamu ke level yang lebih serius, ini adalah aplikasi yang harus kamu pakai. Sementara buat pengguna android, Hipwee merekomendasikan…

2. Camera FV-5

Advertisement

Fitur DSLR via play.google.com

Ada beragam jenis smartphone berbasis Android di pasaran. Spesifikasi kamera mereka pun bermacam-macam. Akibatnya, sangat sulit menyamakan kualitas foto yang dihasilkan oleh ponsel Android. Namun, Camera FV-5 bisa membantu semua pengguna Android menghasilkan foto ala fotografer profesional — terlepas dari spek kamera mereka.

FV-5 meletakkan kontrol manual yang bisa diakses melalui layar sentuh. Kamu jadi seperti mengoperasikan kamera DSLR. ISO, White Balance, Light Meter, dan Focus Mode: semuanya ada di aplikasi yang ditwarkan dalam versi gratis dan berbayar ini.

3. Snapseed

Snapseed via www.imore.com

Android & iOS

Setelah mendapat gambar berresolusi tinggi, kamu butuh app yang dapat membantumu di tahap post-processing. Kebanyakan pengguna Instagram melupakan tahap ini, dan langsung menyunting fotonya dengan efek dan filter sebelum mengunggahnya. Padahal, kamu bisa memperoleh lebih banyak ‘like’ jika mau meluangkan waktu untuk mengatur ulang komposisi fotomu.

Snapseed adalah aplikasi yang akan membuat fotomu yang datar dan biasa-biasa aja menjadi lebih berwarna dan menggigit. Selain mengatur hal dasar seperti kecerahan, white balance, kontras dan saturasi, Snapseed juga memiliki fitur selective area control. Fitur ini memungkinkanmu memilih area mana yang harus diberi warna lebih, dinaik-turunkan kecerahannya, atau di-blur agar tambah dramatis.

4. VSCO Cam

Terinspirasi dari film kamera analog via www.imore.com

Dari dulu hingga sekarang, foto gaya retro memang selalu populer. Untuk menambah unsur retro di fotomu, VSCO Cam adalah pilihan terbaik. Aplikasi ini terinspirasi dari kejayaan era kamera analog, jadi tone yang dihasilkan aplikasi ini bernuansa film Fuji Neopan, Fuji Superia atau Kodak Potra. Walaupun terdengar jadul, VSCO Cam juga memiliki pengaturan buat pencahayaan, kontras, saturasi, vignette, dan white balance.

Selain edit foto, VSCO juga mengkurasi beberapa karya fotografer dunia yang juga menggunakan VSCO. Tak lupa, kamu pun bisa memamerkan karyamu di kanal sosial milik VSCO sendiri: Grid.

5. Photoshop Touch

Seperti ngedit di laptop via blogs.ne10.uol.com.br

Android & iOS

Jangan salah unduh ya: ini Photoshop Touch, bukan Photoshop Express yang gratisan. Touch bisa dibilang jauh lebih powerful dari saudaranya itu. Seperti aplikasi-aplikasi post-processing yang telah kita bahas sebelumnya, Touch memiliki banyak fitur kreatif yang bisa kamu andalkan.

Tapi, yang membuat Photoshop Touch berbeda dari VSCO atau Snapseed adalah fitur layer-nya.  Ya, serupa dengan Photoshop versi desktop, kamu bisa mengerjakan foto disini dengan berlapis-lapis layer. Namun karena bekerja dengan layer memakan waktu lama, aplikasi ini kurang cocok bagimu yang kurang suka menghabiskan waktu lama untuk menyunting gambar.

6. Hipstamatic

Tampilan Hipstamatic via www.techradar.com

Bersama dengan Instagram, Hipstamatic bisa disebut sebagai aplikasi yang membidani gerakan iphoneography. Dengan hasil suntingannya yang berkesan vintage, aplikasi ini memberi kita kesempatan untuk bergaya sebagaimana tren yang populer saat kakek-nenek kita masih muda. Tampilan aplikasi ini pun berbentuk sebuah kamera tua.

Hipstamatic mengandalkan unsur kejutan. Kamu dibebaskan bereksperimen dengan bermacam filter ala film klasik, dan fotomu akan difilter dua kali dengan bermacam preset lensa kamera tua. Di akhir hari, kamu nggak akan bisa menebak seperti apa hasil editannya. Tapi bukankah disitu letak keseruannya? Seperti kata anak-anak lomography: “Don’t Think, Just Shoot.”

7. Over

Dikerjakan dengan Over via play.google.com

Android & iOS

Ini tren yang lagi digandrungi pengguna Instagram di seluruh dunia. Untuk lebih menambahkan makna, kamu bisa memberi fotomu tambahan teks setelah menyuntingnya dengan berbagai macam filter. Teks yang dimaksud disini bukan teks ala internet memes, ya. Aplikasi Over akan mengizinkanmu membubuhkan tulisan dengan berbagai macam typeface dan artwork. Ucapan-ucapan seperti “Happy Birthday”, “Carpe diem”, atau “YOLO” akan jadi lebih menarik, dan pastinya membuat fotomu mengundang lebih banyak ‘like’ di Instagram!

8. Litely

Pesaing VSCO cam via www.imore.com

Android & iOS

Litely hadir sebagai aplikasi yang menantang dominasi VSCO Cam sebagai penyedia filter film klasik. Aplikasi ini dilengkapi dengan preset berkualitas, yang bisa diatur ulang tanpa mengorbankan orisinalitas fotomu. Ini sangat sesuai bagi pengguna Instagram yang punya perhatian lebih pada detil. Selain itu, kamu juga bisa membeli filter-filter tambahan dari Litely di toko internal mereka.

Litely akan membantumu membuat foto menarik dalam beberapa langkah yang praktis dan hemat waktu. Mulai dari mengimpor gambar, menambahkan filter, memodifikasi setting, hingga save and share foto — seluruh prosesnya terasa halus dan cepat.

9. Afterlight

50 efek dan 60 tekstur via www.imore.com

Android & iOS

Afterlight menyediakan 50 filter dan 60 tekstur yang bisa kamu gunakan untuk menyunting gambar. Kamu pun bisa melapisi satu filter dengan filter lainnya, serta mengkombinasikannya kembali dengan berbagai seleksi pengaturan dasar — seperti kecerahan, kontras, dan lain-lain.

Sebagaimana Litely, filter yang dimiliki Afterlight jauh lebih halus dan bervariasi daripada filter asli Instagram. Nggak ada lagi kejadian dimana foto yang seharusnya bagus malah jadi hancur gara-gara diberi filter. Dengan Afterlight, sedikit eksperimen dengan pengaturan dasar pun bisa menghasilkan foto yang unik dan mengundang decak kagum.

10. Mextures

Mengkombinasikan efek via www.imore.com

Mextures juga bisa mengkombinasikan filter dan pengaturan dasar menjadi efek yang unik di foto kamu. Nggak cuma itu, kamu juga bisa mengimpor kombinasi filter dan pengaturan dasar yang diciptakan oleh pengguna Mextures lainnya. Yang lebih membantu, formula yang kamu gunakan bisa disimpan buat mengedit foto di lain kesempatan. Seperti mencoba membuat masakan yang ternyata enak, kemudian menyimpan resepnya baik-baik di secarik kertas, ‘kan?

Sayangnya, Mextures baru tersedia buat pengguna iPhone. Bagi pengguna Android: sabar dulu, ya. 😉

Pada akhirnya, foto yang menarik banyak ‘like’ di Instagram akan tergantung pada kreativitas dan kejelian kamu menangkap gambar pada momen yang tepat. Aplikasi-aplikasi di atas hanyalah alat pembantu untuk memperelok apa yang sebenarnya sudah menarik. Maka bebas-bebaslah berkreasi dan lakukan eksperimen.