Jadi orang pemalu memang gampang-gampang susah. Setiap ketemu orang baru, bukannya nggak senang, tapi perasaan excited itu pasti harus campur aduk dengan rasa takut dan kikuk. Alhasil, kamu pun bingung mengatur sikap setiap harus menghabiskan waktu dengan mereka yang belum dekat. Saking bingungnya, kadang kamu bahkan lebih memilih untuk menjauh atau nggak bertemu sekalian.

Padahal, kamu nggak harus menjauh atau diam saja lho setiap bertemu orang yang belum terlalu kamu kenal. Nah, buat kamu yang termasuk pemalu, praktikkan aja tips-tips ini supaya sifat malumu itu nggak jadi penghalang!

1. Tiap bertemu orang baru, ingatlah bahwa mereka gak tahu kamu pemalu. Anggap ini kesempatan untuk menunjukkan sisi terbaikmu.

Tenang. Orang nggak tahu kalau kamu malu 🙂

“Kalau aku ketemu orang, pasti akunya awkward deh. Gak tahu mau ngomong apa, senyum juga pasti keliatan maksa. Dia pasti ngerasa aku pemalu atau sombong!”

Eh, salah banget kalau kamu berpikir seperti itu. Kalau mereka belum kenal kamu, gimana mereka bisa tahu kamu pemalu atau sombong? Mereka nggak akan tahu kamu dasarnya pemalu. Yang mereka lihat darimu adalah orang baru yang mungkin asyik dijadikan teman. Jadi, gak usah rendah diri dulu karena punya sifat pemalu. Tenang, nggak ada orang yang tahu kok 😉

Advertisement

Setiap kamu harus menghabiskan waktu dengan orang yang belum terlalu kamu kenal, anggap aja itu kesempatan — kesempatan untuk menunjukkan sisi dirimu yang seru dan menyenangkan! 🙂

2. Jangan stuck memikirkan perasaan nggak nyamanmu. Sebaliknya, pusatkan perhatian pada si orang baru

pusatkan perhatian ke lawan bicaramu via lonerwolf.com

Percaya atau tidak, rasa pemalu sebenarnya bisa disebabkan oleh kecenderungan kita untuk terus-menerus memikirkan perasaan diri sendiri. “Aku kelihatan aneh gak ya?” “Ketawaku tadi terlalu keras gak ya?” “Duh, jangan-jangan dia nggak suka sama aku, lagi.”

Ini kenapa, salah satu solusi sifat pemalu adalah tidak memusatkan perhatian pada pikiran dan perasaan pribadimu. Sebaliknya, pusatkanlah perhatianmu pada orang baru yang ada di depanmu. Apa sih musik favoritnya? Dia paling suka makanan apa, ya? Cerita lucu apa yang dia punya? Coba deh bertanya hal-hal ini ke orang baru di depanmu itu. Pssst… menunjukkan ketertarikan tulus pada seseorang akan selalu membuat orang itu senang, lho 🙂

3. Cari celah untuk berbasa-basi. Misalnya: “Kacangnya enak gak? Kalau enak, minta dong. Hehehe…”

Cari celah buat basa-basi via 2.bp.blogspot.com

Semakin dewasa, semakin sering kamu dapat undangan pergi ke pesta. Misalnya saja pesta pernikahan, pesta peresmian bisnis teman, dan pesta-pesta lainnya. Nah, di acara seperti ini, tentu ada banyak orang yang akan kamu temui. Dan tentu nggak semua orang ini kamu kenal.

Apa yang harus kamu lakukan kalau ada orang asing yang duduk di dekat kamu? Jangan diam aja, coba deh cari celah untuk basa-basi!

“Mas, kacangnya enak gak? Kalau enak, aku mau ngambil ke sana. Hehe.”

“Oh, ga usah ngambil Mbak. Minta punyaku aja nih.”

“Beneran Mas? Makasi lho. Btw saya Lydia, temen SMA-nya yang punya kafe.”

“Ooh. Saya Bowo, temen kuliahnya…”

Tuh… basa-basi nggak selalu harus basi ‘kan?

4. Kalau bingung mau cerita apa, jadilah pendengar yang baik untuk mereka

Coba dengarkan

Pasti ada satu titik di mana kamu bingung mau cerita apa. Nggak usah panik, ini saatnya kamu jadi pendengar yang baik. Bukan berarti diam saja, kamu justru mesti menyimak apa yang lawan bicaramu katakan dan memberikan respon yang bisa lebih jauh membangun pembicaraan.

Temen baru: “Dulu aku ngekos di daerah X. Untung sekarang udah pindah. Abisnya daerah situ serem kalo malem, apalagi di atas jam 11…”

Kamu: “Aku dulu pernah ngekos di situ juga. Tapi nggak pernah ada kejadian buruk sih. Emangnya kenapa, kok serem?”

*Obrolan pun berlanjut dengan sukses*

5. Untuk menangkal sifat pemalu, minta teman-teman baikmu menyebut satu sifat positifmu

Apa sih sifat terbaikmu? via www.flickr.com

Bisa saja, kamu sedikit pemalu karena nggak sepenuhnya sadar akan kelebihanmu. Padahal diam-diam, pastilah ada sisi positif yang melekat dalam dirimu. Coba deh tanyakan teman-teman baikmu apa kelebihanmu selama ini. Bukannya mengemis pujian lho, kamu hanya perlu sedikit ‘disadarkan’ kalau ada bagian dari dirimu yang positif dan menyenangkan.

“Menurutku sih kamu cerdas. Mungkin kamu gak ngerasa, tapi sebenarnya wawasan kamu luas.”

“Aku suka banget sih kalau kamu udah nyanyi. Suaramu bagus!”

Nah, kalau sudah tahu apa kelebihanmu, gunakanlah kelebihan itu untuk membuat percakapanmu dengan orang baru semakin kaya. Semakin banyak berlatih, semakin mudah jadinya!

6. Sembari mendengar atau bicara, coba deh pegang benda tertentu. Piring atau gelas bisa jadi penyelamatmu

Coba deh pegang minum via tumblr.com

Memegang piring, gelas, atau benda apapun di tanganmu bisa meredakan stres atau rasa tegang saat kamu mengobrol dengan orang. Dengan begini, kamu pun bisa lebih fokus pada isi obrolan dan teralihkan dari perasaan tegang. Cara yang simpel, ‘kan? 🙂

7. Malu dan gak sopan itu ada bedanya. Semalu apapun dirimu, cobalah untuk tetap sopan pada siapa saja!

Yang penting sopan! via tumblr.com

Kamu pemalu? Tenang, sifat ini nggak perlu menyusahkan hidupmu. Kamu pun nggak perlu menjadikan teman semua orang yang kamu temui — bahkan orang yang nggak pemalu pun pasti pilih-pilih teman. Kamu hanya perlu bersikap sopan. Pemalu atau tidak, sikap sopan akan membuat aktivitas sosialmu lancar.

Rumusnya sederhana, kok. Kalau tidak bisa tersenyum duluan, pastikan kamu senyum balik tiap disenyumi orang. Jangan lupa ucapkan terima kasih setelah ada yang menolong, dan bilang maaf atau permisi setiap kamu harus lewat di depan orang lain. Nggak sulit banget, ‘kan? Biar sederhana, rumus ini penting karena malu dan gak sopan itu ada bedanya.

Punya tips lain buat teman-teman yang pemalu? Atau kamu sendiri punya sifat pemalu dan gak sabar menerapkan tips-tips di atas? Ah, yang manapun itu, good luck buat kamu! 😀 #indokomunitas