Kalau kamu baru aja resign dari kantormu yang sekarang dan sedang mencari tempat kerja baru, kamu harus memastikan bahwa pekerjaan barumu itu adalah pekerjaan yang jauh lebih baik. Kamu menginginkan pekerjaan yang bisa membuatmu nyaman dan bahagia. Pertanyaannya, bagaimana caranya kita bisa tahu kalau kita akan bahagia bekerja di sana? Apa aja sih yang perlu kita lakukan untuk lebih memastikan itu?

Carilah informasi sebanyak mungkin

Saat melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, kamu wajib mengobservasi lebih dahulu seluk beluk perusahaan tersebut. Apa visi-misi perusahaan itu, bagaimana performanya 3-5 tahun terakhir, seberapa besar stafnya, dan lain-lain. Ini agar kamu punya gambaran tentang apa yang akan menantimu nanti saat kamu benar-benar diterima bekerja disana.

Kamu bisa mendapatkan informasi tentang perusahaan incaranmu itu dari:

1. Bertanya pada pewawancara kerja

Banyak-banyak bertanya tentang seluk beluk perusahaan via takunik.blogspot.com

Sesi wawancara kerja biasanya akan memberikan kesempatan bagi pelamar kerja untuk bertanya tentang seluk beluk perusahaan dan pekerjaan yang dilamarnya. Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi tentang kedua hal itu. Jangan sungkan-sungkan, karena inilah kesempatan emas buatmu untuk mendapatkan informasi yang akurat.

2. Bertanya pada karyawan

Advertisement

Jangan malu bertanya pada karyawan via americandapper.wordpress.com

Kalau kamu merasa kurang puas, kamu juga bisa bertanya pada karyawan yang bekerja pada perusahaan tersebut. Nggak perlu malu kalau dikira sok kenal — yang terpenting adalah bertanya dengan sopan dan nggak kelihatan kepo. Tanyalah pada mereka tentang hal-hal sifatnya lebih santai, seperti suasana dan budaya kerja di perusahaan itu. Jangan malah tanya nominal gaji yang si karyawan terima.

Kalau kamu punya teman atau kenalan yang bekerja pada perusahaan tersebut, lebih bagus lagi. Kamu bisa lebih luwes bertanya pada mereka.

3. Jalan-jalan dan melihat suasana kerja kantor

Lihat suasana kerja kantornya via www.actualidadlaboral.com.ve

Kalau kamu masih kurang puas dengan jawaban dua sumber informasi di atas, kamu bisa berinisiatif untuk mengamati suasana kerja kantor itu dengan mata kepala sendiri. Ada beberapa perusahaan yang dengan senang hati mempersilakanmu melihat-lihat suasana kerja di perusahaannya. Tapi, jangan lupa meminta izin terlebih dulu, ya. Kalau kamu celingukan kayak anak ayam, bisa-bisa para karyawan yang ada disana memanggilkanmu satpam.

4. Browsing

Cari tahu dari internet juga via www.internqueen.com

Untuk melengkapi informasi yang sudah kamu dapat langsung dari sumber utama, kamu bisa juga mencari info tambahan melalui internet. Pertama, bacalah informasi-informasi penting dari website resmi perusahaan tersebut. Kedua, kamu juga bisa membaca ulasan tentang perusahaan tersebut di situs-situs lain (kalau ada). Ketiga, kamu bisa mengetahui sisi personal dari bekerja di tempat tersebut dari blog pribadi orang-orang yang pernah bekerja disana.

Yang terpenting adalah selektif dalam memilih informasi tambahan ini. Jangan langsung percaya dengan semua yang kamu baca. Ingat, bagaimanapun informasi yang kamu dapat lewat cara ini sifatnya sekunder.

Nah, sekarang apa aja yang perlu kita ketahui dari perusahaan tersebut?

1. Suasana kerja

Nunggu giliran sambil perhatiin suasana kerja via attractioninstitute.com

Gunakan kesempatan wawancara kerja buat melihat suasana kerja di kantor itu. Bagaimana sih ritme kerja karyawan disana? Apakah sebagian besar dari mereka terlihat santai, atau justru serius? Apakah ruangan kerjanya nyaman bagimu? Apakah mereka bekerja diiringi musik, ataukah ruangan itu diam dan tenang?

Pastikan kalau kamu bisa beradaptasi dengan suasana kerja di perusahaan itu. Hal ini penting untuk produktivitas kerjamu.

2. Fasilitas Penunjang Kesehatan

Apakah perusahaan tersebut memperhatikan kesehatanmu? via dentonet.pl

Kesehatan adalah investasi utama bagi semua orang, apalagi bagi seorang pekerja. Jangan lupa untuk menanyakan hal ini dalam wawancara. Apakah perusahaan tersebut memberikan tunjangan-tunjangan kesehatan bagi kita dan keluarga kita? Jika iya, dalam bentuk apa?

Tanyakan juga mengenai izin sakit yang diberikan oleh perusahaan tersebut. Apakah mereka memberikan keringanan tertentu pada karyawan yang sedang sakit? Seberapa sering kamu bisa izin sakit dalam setahun? Apakah perusahaan itu menjamin dan memperhatikan kesehatan para karyawannya?

3. Interaksi Karyawan Perusahaan

Lihat bagaimana interaksi karyawannya via wot.motortrend.com

Perhatikan juga bagaimana interaksi karyawan di perusahaan tersebut (nggak pakai melotot, ya). Apakah kerja mereka diselingi candaan, ataukah mereka dituntut lingkungan untuk lebih serius dalam bersikap? Apakah di antara mereka tampak sikap saling hormat?

Kamu bisa bertanya pada mereka apa yang paling mereka sukai selama bekerja di situ. Bandingkan tentang idemu tentang kebahagiaan pribadimu.

4. Fasilitas kerja

Fasilitas apa yang disediakan? via www.dailymail.co.uk

Fasilitas kerja yang disediakan oleh perusahaan tentunya akan sangat menunjang kinerja kita nanti. Kamu wajib tahu tentang fasilitas kantor yang bisa kamu gunakan. Apakah perusahaan itu punya pantry yang oke? Apa perusahaan itu punya kendaraan yang bisa kamu gunakan untuk keperluan kantor?

Kantor yang baik adalah kantor yang memberikan keseimbangan antara tanggung jawab karyawan dan fasilitas penunjang yang diberikan. Jika tanggung jawab kamu cukup berat sementara fasilitas kantor nggak menunjang, bisa-bisa beban kerjamu jadi 2-3 kali lipat dari yang seharusnya. Kalau sudah begini, tentu akan lebih sulit bagimu untuk jadi nyaman dengan pekerjaanmu. Jadi, pertimbangkan baik-baik apa fasilitas yang sudah disediakan kantor sudah bisa menunjang aktivitas kerjamu.

5. Pertimbangkan Keselarasan Minatmu dan Tuntutan Pekerjaanmu

Pastikan bisa menyalurkan minat kerjamu via nanapi.jp

Inti dari pekerjaan adalah memberikan kontribusi pada lingkungan dengan mengembangkan diri, minat, dan bakat pribadimu. Pastikan apakah perusahaan yang kamu incar bisa mendukungmu melakukan itu.

Pertimbangkan apakah perusahaan itu memberikan kesempatan besar untuk menempatkanmu di posisi yang kamu inginkan. Ketika kamu bekerja sesuai dengan pilihan hatimu, kamu bisa punya lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan keahlianmu. Di akhir hari, kamu bisa semakin bertanggung jawab dalam menggeluti pekerjaanmu.

6. Simak Karakter Calon Atasanmu

Atasan yang pengertian via www.sarawakfocus.com

Memastikan karakter seseorang yang belum kita kenal memang hal yang riskan. Kesan pertama kita tentang seseorang, termasuk calon atasan kita, bisa saja salah. Jadi, pastikan kamu tetap bijak jika hendak menganalisis karakter si calon atasan.

Kamu bisa berusaha menyimak karakter beliau dengan menanyakan hal-hal yang sifatnya “memancing” saat ia mewawancarai kamu. Contohnya: tanyakanlah tentang tunjangan kesehatan yang diberikan perusahaan. Jika beliau menjawab dengan ramah dan terbuka, kemungkinan besar ia adalah orang yang menghadapi karyawan-karyawannya dengan ramah dan terbuka pula.

Kamu bisa juga mencari tahu sikap dan perilaku atasan dengan bertanya pada karyawan perusahaan. Ingat: tetap sopan, ya. Niatmu mencari tahu adalah supaya kamu bisa menyesuaikan tingkah lakumu sendiri saat kamu bekerja nanti, bukan bergunjing.

Mustahil untukmu mengetahui semua hal tentang calon tempat kerja barumu. Tapi setidaknya, mencari informasi tentang hal-hal di atas bisa membantumu mendapatkan kenyamanan dan kebahagiaan kerja. Semoga bisa membantu!