Siklus haid yang selalu cewek hadapi setiap bulan nyatanya nggak selalu lancar. Ada yang dua kali dalam sebulan, bahkan ada juga yang siklusnya lebih lama atau singkat dari biasanya. Hal inilah yang mungkin membingungkanmu jika siklus haid suka berubah-ubah. Apalagi jika darah yang keluar malah nggak kayak biasanya, yakni berupa flek cokelat.

Kalau ada flek cokelat itu menstruasi beneran atau bukan sih?

Supaya kamu tahu apa yang terjadi sebenarnya dan nggak menduga-duga melulu, kini saatnya telusuri lebih jauh tentang keberadaan flek cokelat saat haid. Antara ini merupakan hal lumrah yang nggak perlu dikhawatirkan atau tanda kalau bagian intim lagi nggak sehat, kamu perlu ketahui lebih dalam. Hipwee Tips kasih penjelesannya berikut ini…

1. Flek cokelat bisa muncul sebelum atau setelah haid. Biasanya hanya 1 atau 2 hari saja

biasanya cuma sebentar saja via www.quickanddirtytips.com

Kalau kamu perhatikan, sebelum haid pasti pernah muncul flek coklat yang membekas pada celana dalam. Keluarnya flek tersebut biasanya nggak kamu sadari dan baru tahu ketika kamu lagi di kamar mandi. Pada dasarnya flek coklat munculnya cuma sebentar, yakni sekitar 1 atau 2 hari saja. Hal ini sebenarnya wajar dan biasa terjadi pada setiap cewek, oleh karenanya kamu nggak perlu khawatir.

Advertisement

Jika salah satu bagian tubuh terasa nyeri bersamaan dengan flek cokelat, itu berarti kamu lagi PMS. Nggak perlu khawatir!

2. Selain mendekati siklus haid, flek cokelat bisa muncul karena stres atau kelahan

bisa gara-gara stres via www.readunwritten.com

Bukan cuma faktor siklus haid yang kian dekat, flek cokelat juga bisa muncul karena banyak hal. Salah satunya adalah tingkat stres yang tak terbendung. Entah itu gara-gara kesibukan tiada henti hingga pikiranmu terpecah atau banyakya kegiatan yang membuatmu jadi kelelahan.

Biasanya stres disertai dengan kelelahan, maka kamu perlu menerapkan pola istirahat dan mood control yang lebih baik lagi.

Tapi ternyata bukan hanya stres dan kelelahan saja, karena kehamilan dan perimenopuse juga bisa jadi penyebabnya. Kalau kamu hamil, umumnya flek cokelat keluar pada usia hamil antara 7-10 hari. Sedangkan bercak cokelat karena perimenopause terjadi pada wanita yang berusia 40an. Usia 40an merupakan waktu terjadinya masa transisi ke menopause (udah nggak lagi ovulasi dan menstruasi).

3. Meski nggak bahaya, flek cokelat nggak boleh disepelekan karena sebagai pertanda penyakit radang panggul atau ovarium polikistik

bisa radang panggul via www.paininstomach.org

Namun, kamu harus tetap waspada kalau bercak cokelat ini terus terjadi. Apalagi kalau disertai gejala perih, gatal, atau pendarahan sehabis berhubungan intim sama pasangan. Penyakit seperti radang panggul atau sindrom ovarium polistik bisa menghantuimu.

Oleh karena itu, kamu perlu sesekali periksa ke dokter deh biar nggak khawatir dan nggak penasaran melulu.

4. Kalau flek cokelat keluar setelah haid dan lebih dari 2 hari, itu berarti kamu mengalami spotting

spotting via www.hercampus.com

Spotting adalah perdarahan di antara periode menstruasi

Kamu yang pernah bercak cokelat lebih dari 2 hari, berarti lagi mengalami spotting. Spotting yang normal biasanya dipengaruhi oleh hormon yang berubah saat lagi stres, habis banyak lakukan aktivitas berat, maupun berupa gejala premenopause. Tapi, itu bisa terjadi juga karena efek samping yang didapatkan dari kontrasepsi kayak pil, suntik, dan implan.

Spotting kamu dikatakan nggak normal kalau perdarahannya ternyata lebih banyak, dan lagi-lagi soal periode haid yang nggak sesuai jadwal.

5. Cara lain untuk menimilasir kekhawatiranmu adalah dengan dua cara. Apa saja? Ini dia…

abis putus cinta? udah, let it flow aja via www.usmagazine.com

Demi kesehatanmu yang tetap terjaga, terutama di area intim, kamu harus selalu jaga berat badan dan hindari stres. Jika kamu sulit melepas nafsu untuk makan berat atau camilan, kamu dapat menggantinya dengan perbanyak konsumsi buah dan minum air mineral. Kamu pun harus sebisa mungkin menghindari stres dengan cara memanfaatkan me time atau refreshing sejenak dengan caramu sendiri.

Jika flek cokelat keluar terus-menerus, disertai dengan sering terjadi setiap bulannya, lebih baik kamu periksa ke dokter untuk mengetahui kondisi tubuh (terutama area intim) yang sebenarnya.

Ada baiknya kemunculan flek cokelat tadi kamu jadikan pembelajaran agar lebih berhati-hati lagi menjadi seorang perempuan. Jangan pula sepelekan siklus haid tiap bulannya, biar kesehatan organ intimmu selalu terjaga.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya