Sejauh ini, gaya hidup sehat semakin mendapat perhatian dan dijadikan tren, khususnya bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Berbagai macam jenis diet dan ragam olah tubuh seolah menjamur dan mengalami perkembangan di setiap waktu. Salah satu cara yang banyak digemari adalah dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang diolah dengan cara tertentu. Cold-pressed juice disebut-sebut sebagai tren untuk menunjang gaya hidup sehat yang sebenarnya sudah dikenal sejak lama.

Minuman ini dikenal sebagai alternatif jus biasa yang lebih sehat dan berkhasiat. Nggak sedikit juga yang rutin mengonsumsi jus dengan teknik pengolahan modern ini sebagai upaya diet untuk menurunkan berat badan sekalipun harganya relatif lebih mahal dari jus biasa. Agar lebih paham bagaimana cold-pressed juice ini memberikan khasiat yang lebih baik daripada jus biasa, ulasan Hipwee Tips ini sebaiknya kamu baca dengan saksama.

1. Apa sih bedanya cold-pressed juice dengan jus biasa?

Bedanya di cara pemrosesannya via hipwee.com

Perbedaan paling mendasar dari cold-pressed juice dengan jus biasa adalah cara memprosesnya.

Jus biasa diproses menggunakan blender yang menghancurkan bahan-bahan jus seperti buah atau sayuran yang dicampur dengan air, gula dan (kadang juga es batu) dengan pisau logam yang berputar cepat secara sentrifugal atau melingkar. Sedangkan untuk memproses cold-pressed juice, digunakan mesin khusus yang disebut masticating juicer yang ‘mengunyah’ atau melumatkan buah atau sayuran (tanpa air atau es) untuk mengeluarkan sarinya.

2. Kandungan nutrisi di dalam cold-pressed juice jauh lebih maksimal ketimbang jus biasa

Advertisement

Lebih banyak nutrisinya via purcoldpressed.com

Karena proses pembuatannya berbeda, hasil jusnya pun memiliki kualitas yang berbeda pula. Perputaran logam pisau blender saat membuat jus biasa akan menghasilkan panas yang akan mengurangi nutrisi dan enzim dari buah atau sayuran. Selain itu, menghancurkan buah dan sayur dilakukan dalam wadah yang terisi udara dalam blender yang juga mengakibatkan proses oksidasi lebih cepat sehingga khasiat dan nutrisi dalam bahan jus nggak tahan lama. Belum lagi penambahan air, es batu, dan gula di dalamnya.

Sementara itu, cold-pressed juice diproses dengan tekanan yang sangat tinggi untuk membunuh mikroba dan patogen sehingga dapat disimpan dalam waktu 4-5 hari. Metode High Pressure Processing (HPP) nya mampu menghasilkan lima kali nutrisi dari jus biasa yakni kurang lebih 1,2 kilogram buah dan sayur dalam setiap botol. Juga dilakukan dalam wadah kedap udara yang menghambat proses oksidasi sehingga hasilnya lebih tahan lama namun tetap segar, kualitas serta rasanya pun nggak terpengaruh.

3. Karena nutrisinya yang lebih maksimal, cold-pressed juice menawarkan antioksidan lebih tinggi untuk memperlancar metabolisme dan sebagai agen detoksifikasi

Pelancar metabolisme tubuh via www.health.com

Asupan nutrisi yang diserap dengan baik dan maksimal seperti antioksidan, vitamin dan mineral dalam cold-pressed juice berfungsi memperbaiki metabolisme tubuh. Karenanya, tubuh akan lebih segar usai mengonsumsi minuman ini dengan rutin. Selain itu, cold-pressed juice juga dikonsumsi sebagai ritual detoksifikasi atau pembuangan racun dan zat-zat sisa dari dalam tubuh. Tujuannya adalah mengistirahatkan sistem pencernaan, karena nutrisi dari cold-pressed juice lebih cepat diserap dan dicerna oleh tubuh dibandingkan makanan padat.

4. Mengonsumsi cold-pressed juice juga dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan. Tapi nggak bisa instan, ya!

Menurunkan berat badan juga via www.severnaparkinshapemd.com

Pada beberapa orang, mengonsumsi cold pressed juice awalnya memang bisa membantu proses metabolisme dan detoksifikasi tubuh sehingga badan jadi terasa lebih ringan. Namun, tubuh nggak mendapatkan asupan lemak, protein, vitamin B12, dan karbohidrat yang cukup untuk membakar dan membuang kalori. Akibatnya, kamu pun merasa lemas dan nggak bertenaga. Karena jika hanya mengonsumsi cold-pressed juice, kamu memang akan mendapatkan nutrisi yang berlimpah, tapi di lain sisi kamu nggak dapat asupan serat yang cukup. Nah, sebaiknya jangan berharap bahwa mengonsumsi cold-pressed juice saja akan menurunkan berat badan dan membuat tubuh jadi langsing dalam sekejap. Kamu tetap harus rajin berolahraga, memerhatikan kalori yang dikonsumsi, serta memenuhi kebutuhan serat dan gizi sehari-hari untuk mencapai berat badan yang ideal.

5. Lalu, bagaimana cara memilih cold-pressed juice berkualitas yang diedarkan di pasaran?

Pilih kemasan yang berkualitas via blog.snapkitchen.com

Sebelum membeli cold-pressed juice yang banyak diedarkan di pasaran, penting bagimu untuk memerhatikan kemasannya. Pilihlah yang higienis dan mampu menjaga kualitas nutrisi di dalamnya. Nutrisi buah sangat sensitif, hindari kemasan terpapar panas atau sinar matahari karena akan memengaruhi nutrisi terutama vitamin C yang mudah rusak. Baca pula labelnya, perhatikan tanggal kadaluarsa pada botol kemasan dan sebaiknya langsung diminum.

Sejauh ini cold-pressed juice dinilai lebih unggul dibanding jus biasa meski belum terbukti secara ilmiah. Bagaimanapun juga, jangan andalkan jus saja untuk menggantikan konsumsi buah dan sayuran segar harian, apalagi sampai menggantikan rutinitas makan. Jus nggak memiliki semua gizi yang dibutuhkan tubuh.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya