Bisnis online kini merebak bak jamur di musim hujan. Makin banyaklah usaha yang harus dikerahkan demi bisa memenangkan persaingan. Yup, sekarang tidak cukup lagi mengandalkan kebaikan teman sendiri untuk promosi barang. Tidak cukup juga mematok harga yang murah jika tujuannya adalah meraih kepercayaan calon pelanggan. Saat semua orang berlomba-lomba mengais uang tambahan dari internet, kamu harus tahu trik-trik jitu supaya usaha online kecil-kecilanmu juga bisa unggul dan menghasilkan untung.

Trik-trik apa saja sih itu? Yuk, simak di bawah ini!

1. Jika kamu belum punya banyak modal, sistem preorder (PO) bisa menjadi strategi yang handal

Bayar dahulu sebelum menerima barang via 1.bp.blogspot.com

Sistem preorder atau PO bukanlah istilah yang asing bagi para pegiat bisnis online. Preorder sendiri adalah sistem pemesanan barang yang mengharuskan pembeli membayar DP atau melunasi biaya produk tersebut dulu sebelum barang diterima tangan. Nah, dengan begini, kamu sebagai pemilik lapak bisa menekan modal untuk memproduksi atau membeli barang. Tak ada risiko barang tak terjual karena barang baru kamu buat atau pesan setelah ada orang yang menyatakan diri meminatinya. Kamu pun tak perlu susah mencari modal untuk membuat atau memesan barang tersebut karena calon peminat itu sudah menyediakan modal yang kamu perlukan.

Selain itu, sistem preorder juga sangat bisa menghindarkanmu dari risiko ditipu. Yup, si pembeli tidak akan bisa kabur dengan barangmu karena kamu pun tak akan mengirimkan barang yang dia pesan sebelum dia melunasi pembayaran atau DP.

Advertisement

Sistem preorder ini banyak digunakan oleh anak yang menjual kaos, jaket, kosmetik, hingga buku dan video game, lho. Jika kamu merasa belum bisa menggelontorkan terlalu banyak dana untuk bisnismu, preorder bisa jadi strategi yang jitu!

2. Tak semua produk bisa laris dijual. Produk yang brilian haruslah unik, spesifik, mudah kamu cari di lingkungan sekitar tetapi langka di pasaran!

Majalah bekas akan bernilai lebih jika kamu jual ke pasar yang tepat via bappeda.jatimprov.go.id

Tidak semua produk bisa laris-manis di internet. Kamu harus memilih produk mana yang paling potensial untuk kamu jual. Nah, di antara begitu banyak produk yang dijual online, yang akan mampu menyita perhatian adalah produk-produk yang unik dengan target pembeli yang spesifik.

Majalah bekas, misalnya. Memang sih, jika dijual di sentra buku bekas benda ini tidak akan laku lebih dari Rp 5.000. Dijual kiloan pada pengepul kertas, malah lebih kacau lagi harganya. Kamu mungkin hanya akan dapat Rp. 2.000,00 per kilogramnya.

Namun jika kamu jeli melihat pasar, majalah bekasmu itu akan lebih berarti di segmen khusus. Punya majalah lawas yang meng-cover SNSD waktu mereka belum seheboh sekarang di Indonesia? Wah, majalah itu bisa diburu oleh para penggemar SNSD di negeri kita. Kamu bisa menawarkan cover eksklusif majalahmu itu kepada mereka-mereka. Barang yang tadinya hanya seharga lima gorengan, tiba-tiba bisa memberimu uang yang cukup untuk membayar satu semester kuliah.

Tak hanya majalah bekas, kamu juga dapat menggali potensi-potensi yang ada di lingkungan sekitarmu atau kotamu. Misalnya, menjual bibit jati jika daerah sekitarmu adalah hutan pohon jati yang lebat. Cobalah lihat lingkungan sekitarmu. Apa sih yang kira-kira bisa kamu jual?

3. Kalau produk yang kamu punya terlalu “biasa”, akali dengan bungkusan atau gimmick untuk menambah nilainya

Bikin produkmu tak biasa dengan bungkusannya via kraftykat9.blogspot.com

Tidak semua dari kita bisa punya akses pada barang-barang unik. Seringkali, kita harus puas jika hanya bisa menjual barang-barang yang juga dijual oleh banyak lapak online lainnya. Tapi hei, kamu bisa lho membuat barang jualanmu tampil beda dengan menyiasati bungkusan atau gimmick barangmu.

Sesekali, berjalan-jalanlah ke toko online orang lain. Ide unik akan banyak bermunculan ketika kamu melihat-lihat. Uniknya, beberapa toko online banyak menjual barang-barang yang bisa dijangkau di pasaran. Namun mereka mampu menawarkan keunggulan untuk celah pasar tertentu.

Sebut saja cokelat. Bagi kita yang tinggal di kota besar, tidaklah sulit membeli aneka merk cokelat. Namun dengan adanya packing yang lucu, berisi aneka macam merk cokelat, dan ucapan Valentine yang unik, siapa sih yang tidak tergelitik membeli? Nilai tambahannya? Ada juga lho calon pembeli yang kesusahan mendapat barang sesederhana cokelat di toko dekat rumahnya, sehingga dia pasti sangat berminat membeli cokelat jualanmu.

4. Kamu tak harus punya barang dagangannya dulu. Potret saja barang di toko (fisik) dan unggah ke lapakmu.

Foto dulu dari toko, baru pajang dan jual via assets.kompas.com

Kamu yang memiliki niat tinggi untuk berbisnis online, dapat memotret terlebih dahulu barang dari toko sebelum dijual. Setelah memotret, barulah fotonya dapat langsung kamu unggah ke toko online milikmu. Dengan cara seperti ini, kantongmu akan lebih aman dibandingkan kamu harus membeli barang terlebih dahulu. Bukankah akan terasa payah apabila kamu sudah membeli barang, namun tidak habis terjual?

Namun pastikan bahwa kamu memotret secara legal. Sebab beberapa toko ada yang melarang barang dagangannya diabadikan, baik dengan handphone maupun kamera digital. Selain itu, pastikan ketersediaan barangnya. Cari tahu juga berapa banyak stok yang disimpan toko tersebut. Apabila jumlahnya terbatas, kamu juga yang kesusahan!

5. Jangan pelit untuk berbagi pada calon pembeli. Salah satu caranya? Dengan memotong harga produk alias promosi.

promosi di media sosial via imgkid.com

Siapa sih yang tidak suka diskon atau gratisan? Semua pasti suka, termasuk calon pembelimu! Karena itu, demi cita-cita membuat barang daganganmu laku, relalah repot-repot membuat diskon atau membagikan produkmu gratis pada calon pembeli.

Promosi ini juga butuh strategi tersendiri. Contoh: pastikan pelanggan dan calon pelangganmu tahu bahwa kamu sedang promosi, sehingga kamu wajib mengumumkannya di Facebook, Twitte, LINE group, Whatsapp, dan BBM lapakmu. Kamu juga bisa menimbang-nimbang jenis promosi yang layak kamu coba. Misalnya, lebih baik mana, memberi harga diskon 20% atau 50% atau membuat promo buy one, get one free?

Tidak usah khawatir rugi. Dalam bisnis online, produk-produk yang biasanya dijual memang biasanya lebih ditinggikan harga pertamanya. Tujuannya, agar kamu tetap mampu mengendalikan harga saat terjadi proses negosiasi. Jadi, kamu akan tetap mendapatkan untung meskipun memberikan harga diskon.

6. Dunia maya adalah hutan belantara. Lebih dari forum online atau media sosial, website e-commerce bisa membantumu menemukan bagian hutan yang tersubur dan kaya.

Website e-commerce yang baik via youqueen.com

Yang dimaksud dengan website e-commerce adalah website yang memang diperuntukkan demi jual beli. Di Indonesia, kini sudah marak website berbasis e-commerce. Spesialisasi yang mereka tawarkan pun beragam. Ada yang khusus barang bekas, ada yang berkonsep mal, ada yang pembayarannya ditengahi oleh pihak tertentu agar tidak terjadi penipuan, dan sebagainya.

Apabila kamu menggunakan blog atau pun sosial media, kamu harus rajin mempromosikan mediamu itu agar bisa dilihat oleh pasar bisnismu. Meskipun kamu sudah memiliki banyak followers pun, tidak menjamin bahwa semuanya adalah target pasarmu yang tepat. Sebaliknya, website e-commerce akan diakses oleh orang-orang yang memang sedang membutuhkan sebuah produk. Melaluinya, mereka akan memasukkan kata kunci berdasarkan apa yang mereka cari dan selanjutnya menemukan tokomu.

7. Jangan salah, para pemilik lapak tak melulu individualis. Mereka juga punya komunitas yang bisa kamu ikuti untuk menambah pengetahuanmu

Sharing dengan sesama pebisnis online. via blog.bukalapak.com

Ibarat sekolah, pebisnis online juga harus rajin agar bisa naik kelas. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah bergabung dalam komunitas online seller. Kamu tak akan hanya mendapatkan cerita dan pengalaman mereka agar bisa mencapai sukses. Terkadang diadakan pula event-event atau seminar yang berkaitan dengan meningkatkan performa bisnismu. Yang lebih menyenangkan, kalian dapat saling bertukar promosi satu sama lain, yang artinya kesempatan menambah pelanggan semakin besar.

8. Jadikan Google sebagai teman. Agar tokomu mudah ditemukan, gunakanlah kata kunci yang banyak dicari orang-orang

Keyword merupakan salah satu unsur dalam pencarian tokomu. via lh5.googleusercontent.com

SEO atau Search Engine Optimization adalah serangkaian proses sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan trafik kunjungan melalui mesin pencari, seperti Google. Unsur-unsur SEO sendiri begitu banyak dan agak kompleks. Meskipun SEO bukanlah perkara mudah, tidak ada salahnya mempelajarinya sedikit demi sedikit melalui panduan dan forum di internet.

Salah satu yang bisa kamu coba adalah menentukan kata kunci dari barang yang kamu jual. Kata kunci tersebut dapat kamu masukkan pada judul dan deskripsi produk. Dengan adanya kata kunci yang tepat, diharapkan orang akan menemukan toko atau produkmu langsung di halaman pertama pencarian Google.

9. Zaman ini bukan hanya penjual yang dituntut kreatif, penipu pun juga. Menghafal modus-modus penipuan sangat penting agar usahamu tak sia-sia

Jangan sampai usahamu sia-sia via favim.com

“Gan, uangnya sudah saya transfer.”

“Barusan saya cek, belum masuk tuh gan.”

“Masak? Coba cek sekali lagi!”

“Beneran, gak ada. Udah dicek dua kali.”

“Oh itu karena saya transfer pakai atm bank lain. Kalau sudah di atas jam 5 sore, uangnya baru akan masuk besok. Barangnya langsung dipaketin aja, yaa…”

Kutipan percakapan tadi kiranya dapat menjadi pelajaran untukmu. Sebab apapun alasan yang kamu terima, jangan pernah mengirimkan barangmu ke alamat pemesan jika uangnya belum betul-betul kamu terima. Kita tidak bisa mengerti kalau saja kita sedang ditipu. Pun modus penipuan atas transaksi online kini semakin beragam.

Untuk lebih amannya, jangan pernah lupa untuk meminta pin BBM, Whatsapp, LINE (atau apapun chat yang kalian gunakan) dari pelangganmu. Mintalah ia untuk mengirimkan bukti transfer berupa foto. Sebaliknya, kamu pun perlu mengirimkan foto bentuk paketmu dan resi pengiriman sebagai bukti bahwa kamu trusted seller. Pelanggan pun dapat melacak sampai mana kah paket yang ia pesan.

Pada akhirnya, berbisnis online adalah soal bagaimana kamu melakukannya, bagaimana jam terbang kamu, dan keteguhanmu mempertahankannya. Selamat mencoba!