Dapat panggilan wawancara kerja? Daripada rasa gugup menguasai dan menghancurkan peluangmu untuk diterima, lebih baik kamu menghabiskan waktu untuk melakukan beberapa hal yang berguna. Rasa gugupmu bisa teralihkan, dan kamu pun bisa lebih bersiap diri untuk menghadapi wawancara.

Hal-hal apa saja sih yang sebaiknya kamu lakukan untuk lebih mempersiapkan diri, sembari menunggu waktu wawancara kerja?

1. Daripada asyik bermain dengan ponselmu, lebih baik mengobrol dengan kandidat lain untuk menghabiskan waktu

Lakukan interaksi dengan sesama kandidat via reddit.com

Tanyakanlah hal-hal yang ringan seperti darimana asalnya, apa jurusannya saat kuliah dulu, dimana dia bekerja sebelumnya (kalau pernah), dan sebagai apa. Kamu akan terkejut menemukan berbagai macam latar belakang dari para kandidat. Ada banyak pengetahuan dan pengalaman yang membuat mereka tak bisa kamu pandang sebelah mata.

Jangan lupa pula untuk menanyakan nomor telepon jika memungkinkan. Hal ini penting untuk memprediksi apakah kamu lolos interview atau tidak. Jika setelah seminggu ternyata teman interviewmu itu lolos, sedangkan kamu sudah nunggu selama dua minggu tanpa kabar, tentu bisa dipastikan bahwa kamu tidak lolos.

Advertisement

Selain itu, berkenalan dan mengobrol dengan para kandidat lain juga berfungsi untuk menambah koneksimu agar semakin luas. Kamu bisa saling tukar informasi mengenai lapangan pekerjaan, dan siapa tahu justru rezekimu datang dari orang-orang tersebut?

2. Lihatlah sekeliling dan perhatikan ruang tunggu. Adakah bahan bacaan buatmu?

Apakah difasilitasi bahan bacaan? via www.lowonganpekerjaandb.com

Apakah ada koran, majalah, atau bahan bacaan lainnya? Jika memang ada, apakah bacaan tersebut adalah yang terbaru atau justru edisi lama?

Hal ini penting, karena dengan tersedianya bahan bacaan, berarti perusahaan peduli dengan informasi dan berita terkini, khususnya bahan bacaan yang berhubungan dengan industri mereka. Meski para karyawan dapat dengan mudah mendapatkan informasi dengan mengakses internet, hal-hal yang spesifik terkadang harus kita dapatkan juga dari media cetak. Namun jika memang bacaan yang tersedia edisi lama, tak ada salahnya kamu baca-baca sejenak. Siapa tahu kamu menemukan info menarik yang tak kamu dapatkan dari layar ponselmu.

3. Jika kondisi tak memungkinkan untuk mengobrol, mendengarkan musik bisa membuatmu sedikit lebih rileks

Jika kondisinya memang benar-benar tak memungkinkan untuk melakukan pembicaraan, dengarkan saja musik dari ponselmu. Hal ini akan membantumu mengurangi rasa tegang yang melanda dirimu sebelum mendapat giliran wawancara. Pilih jenis musik kesayanganmu. Tak melulu harus musik yang tenang menghanyutkan, bisa hip-hop, rock, maupun R n’ B.

4. Jika tes tulis dan interview digabung dalam sehari, manfaatkan momen break ini dengan makan di kantin perusahaan

Kantin telkom

Tak jarang jika di pagi hari kamu melangsungkan tes tulis, kemudian setelah jam makan siang langsung diundang dengan interview. Manfaatkanlah waktu yang sedikit ini untuk pergi makan di kantin perusahaan. Perhatikan karyawan-karyawannya, apakah mereka kerap makan siang bersama? Jika ia apakah orang-orangnya terlihat ceria? Apakah antara atasan, karyawan, satpam maupun OB ada yang duduk dalam satu meja dan terlihat akrab?

Kalau kamu menemukan bahwa orang-orang yang ada di kafetaria terkesan dingin dan kaku, padahal itu adalah jam istirahat, tak menutup kemungkinan jika perusahaan tersebut bukan merupakan tempat di mana karyawannya dekat satu sama lain. Tapi itu hanya asumsi sementara saja sih, kalau memang kamu merasa nyaman dengan situasi seperti itu, tak ada salahnya kok melanjutkan ke tahap selanutnya.

5. Sedikit melakukan riset mengenai perusahaan yang akan kamu lamar juga ada manfaatnya

Lakukan riset kecil-kecilan via www.highervisibility.com

Lakukanlah sedikit riset untuk mengetahui tentang perusahaan yang akan kamu lamar. Karena biasanya pewawancara seringkali menanyakan : “Apakah Anda tahu perusahaan ini bergerak di bidang apa?”.  Jangan sampai kamu terlihat asal lamar karena nggak tahu di bidang apa perusahaan tersebut bergerak. Nggak perlu terlalu rinci dalam menjelaskan, cukup katakan bahwa perusahaan ini bergerak dalam bidang (misalnya) komunikasi.

Dengan begini, kita akan terlihat sebagai pelamar yang serius dalam mencari pekerjaan, sehingga bukan tidak mungkin para pewawancara akan memberi nilai plus dalam hasil wawancara kita.

6. Sebelum pulang, luangkan waktu untuk mengobrol dengan satpam dan office boy yang bekerja di perusahaan yang sedang kamu lamar

Ngobrol bareng pegawai via www.lowonganpekerjaandb.com

Cobalah kulik sedikit mengenai perusahaan tempat kamu melamar. Bagaimana atasannya memperlakukan bawahan, jam berapa biasanya para pegawai pulang, dan lain sebagainya. Hal-hal yang enggan dilontarkan langsung oleh HRD bisa kamu gali justru dari satpam dan office boy.

Mungkin kamu tak selalu bisa mendapat informasi akurat dari mereka, namun tak ada salahnya juga mencoba mengakrabi para pegawai-pegawai tersebut di sana. Jika nanti diterima, kamu pun akan banyak berpapasan dengan mereka selama jam kerja. Kenapa tidak mulai mengakrabi mereka dari sekarang?

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan sembari menunggu giliranmu dipanggil wawancara. Semoga wawancaramu berhasil, ya. Jangan tegang-tegang! 🙂