Microsoft Excel atau yang lebih singkat ditulis dengan Ms. Excel menjadi sebuah kebutuhan di masa kini untuk menunjang kebutuhanmu. Kedudukannya yang nggak kalah dengan Ms. Word membuatmu juga harus mengerti dan memahami betul bagaimana cara mengoperasikannya, supaya kamu bisa dengan mudah menggunakan Ms. Excel.

Buat kamu yang masih bingung gimana cara menggunakan formula Excel itu, nggak usah khawatir ya. Kali ini Hipwee hadir untuk menjelaskan rumus yang mudah banget untuk kamu terapkan sendiri. Yuk, sama-sama belajar. 🙂

Sebelum kamu memahami rumus-rumusnya, kamu harus tau dulu kalau simbol-simbol ini yang akan kamu butuhkan di Excel sebagai rumus standar

ingat-ingat simbol dasar ini ya. via smabaiturrahmah.blogspot.com

Sebelum masuk ke tahap yang lebih rumit, kamu harus mengingat dulu simbol dasar yang akan sering kamu gunakan di Excel sebagai rumus standar. Yap, ingatlah kalau simbol (+) adalah untuk penjumlahan, simbol (-) untuk pengurangan, simbol (*) untuk perkalian, simbol (/) untuk pembagian, simbol (^) untuk pangkat, dan simbol (%) untuk sebuah presentase. Oiya, jangan lupa menggunakan simbol (=) juga di depan angka yang akan kamu hitung ya, supaya muncul hasil yang kamu butuhkan. Jangan sampai salah menggunakan simbolnya ya.

Untuk proses penjumlahan di dalam Excel, kamu bisa menggunakan rumus SUM ini

Dengan mudah kamu bisa menjumlahkan. via www.accountingweb.com

Advertisement

=SUM(B2:B8)

Yap, kalau kamu mau melakukan proses penjumlahan di Excel, kamu bisa melakukannya dengan rumus SUM ini. Kalau kamu mengambil contoh seperti di atas, secara otomatis rumus tersebut akan mengeluarkan nominal angka dari hasil penjumlahan cell B2 dan B8.

Kalau kamu mau mencari nilai rata-rata dari data yang kamu punya, coba gunakan rumus Average ini ya

yuk, cari nilai yang ada di tengah~ via msofficesupport.blogspot.com

=AVERAGE(G12:I13)

Nah, kalau kamu mau mencari nilai tengah dari sebuah data yang kamu punya, gunakanlah rumus yang satu ini. Seperti contoh di atas, kamu akan menemukan nilai tengah dari cell G12 dan I13 setelah kamu memencet tombol enter.

Jika kamu mau mencari nilai tertinggi dari kumpulan datamu, pakai MAX sebagai rumusnya ya

nyari nilai maksimal dari datamu juga mudah kok 🙂 via www.excel-easy.com

=MAX(D2:D6)

Dengan kamu menggunakan rumus MAX ini, kamu bisa mendapatkan nilai tertinggi dari kumpulan data yang kamu punya. Coba lihat contohnya ya, kamu akan bisa menemukan nilai maksimal dari cell D2 dan D6.

Sebaliknya, kalau kamu mau cari nilai terendah, kamu tinggal ganti rumusnya menjadi MIN

nggak perlu susah untuk mencari nilai terendah. via www.shorttutorials.com

=MIN(A1:A8)

Kalau kamu mau mencari nilai terendah dari data yang kamu punya, coba gunakan rumus MIN ini di Excel kamu. Jika kamu masukkan data A1 dan A8 kemudian memencet tombol enter, maka kamu akan mendapatkan nilai terendah dari rentetan data yang ada di antara angka-angka itu.

Nggak perlu repot lagi menghitung total semua datamu kalau kamu menggunakan rumus Count ini

kamu bisa dengan mudah mengetahui total dari datamu via www.excel-easy.com

=COUNT(A1:A5)

Kamu harus tahu kalau rumus count ini berfungsi untuk menghitung jumlah data dari kumpulan angka yang akan kamu jumlahkan semuanya. Jadi, kalau seperti contoh di atas, kamu akan mengetahui jumlah dari data yang kamu punya dalamm cell kamu.

Nah, itulah dia rumus dasar untuk mengoperasikan Ms. Excel. Jangan lupa untuk selalu menggunakan simbol (=) sebelum kamu menuliskan rumus ya, karena kalau kamu nggak menggukanannya hasil yang kamu inginkan nggak akan muncul. Semoga setelah ini kamu bisa mengoperasikan Excel dengan baik dan semua pekerjaanmu yang berkaitan dengan itu bisa beres tepat pada waktunya. 🙂