Kenapa sih kita harus membicarakan soal sperma?

Oke, mungkin akan jadi aneh ketika sperma ini nggak ada gunanya bagi kelangsungan hidup manusia. Tapi masalahnya, sperma menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan keturunan saat kamu siap nanti. Jadi, pembahasan mengenai sperma ini seolah menjadi kebutuhan tersendiri.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilansir dalam Mayo Clinic, dikatakan bahwa nggak semua kasus kemandulan disebabkan oleh pihak cewek, sebanyak 40% ternyata juga disebabkan oleh pihak cowok. Dan salah satu masalah kemandulan yang paling sering dialami oleh cowok adalah jumlah sperma yang terlalu sedikit.

Nah, lalu apa yang bisa dilakukan cowok untuk menjaga kesuburan dan kualitas sperma selagi masih muda? Ini dia hasil rangkuman dari Hipwee Tips yang wajib kamu baca!

1. Agar peredaran darah di sekitar paha lancar, ada baiknya kamu ganti celana dalam ketat dengan celana bokser atau kolor yang longgar

pakai bokser lebih aman via www.myntra.com

Advertisement

Jika cewek butuh melepaskan bra saat nggak beraktivitas, maka cowok perlu untuk melepas celana dalam untuk kesehatan organ intimnya.

Seperti yang dilansir oleh WebMd.com, testis membutuhkan suhu yang lebih sejuk dibandingkan bagian tubuh lain, mengenakan celana dalam atau celana panjang ketat akan mengakibatkan suhu di sekitarnya panas. Meskipun mungkin nggak seefektif yang diyakini oleh sebagian orang, mengganti celana dalam ketat dengan celana bokser akan meningkatkan jumlah sperma karena testis yang lebih sejuk.

Jadi, usahakan untuk melepas celana dalam sewaktu tidur untuk menjaga suhu testis tetap sejuk. Jangan berpikir bahwa hal ini menjijikan, ini pengetahuan!

2. Perbanyak konsumsi makanan banyak mengandung vitamin C untuk ‘pergerakan’ sperma yang lebih gesit dan lancar

banyak konsumsi vitamin C via mypregnanthealth.com

Di antara sekian banyak kasus kemandulan pada cowok, 16 persen diantaranya dikarenakan kekurangan vitamin C yang menyebabkan sperma menggumpal. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi suplemen vitamin C setiap hari ternyata meningkatkan kesuburan di kalangan cowok, terutama mereka yang merokok. Vitamin C merupakan antioksidan yang membuat membran-membran sel menjadi stabil dan bermanfaat baik bagi sperma.

Konsumsilah buah-buahan seperti jeruk, mangga, semangka, stroberi dan sayuran seperti brokoli, tomat, kecambah (tauge) yang adalah makanan kaya vitamin C.

3. Demi kesehatan reproduksi, usahakan untuk menjaga berat badan agar selalu ideal. Berat badan sangat menentukan kualitas sperma

jaga berat badan via www.huffingtonpost.com

Lemak tubuh yang terlalu banyak akan memperlambat produksi hormon yang bertanggung jawab pada sistem reproduksi, sehingga dapat menurunkan jumlah sperma.

Saat cowok mengalami kelebihan berat badan, jaringan lemaknya bisa membungkus testis dan menaikkan suhunya sehingga membunuh sperma di dalamnya. Cobalah untuk menurunkan berat badan sedikit demi sedikit agar kualitas dan kesuburan sperma nggak terganggu.

Paling tidak, kamu sebagai cowok wajib melakukan gerakan-gerakan yang memancing keringat setiap 30 menit/hari.

4. Mandi air hangat memang menenangkan, namun sebaiknya hindari berendam dengan suhu tinggi terlalu lama, ya!

jangan terlalu lama mandi air hangat via kesehatan707.blogspot.co.id

Sama halnya dengan menghindari celana dalam yang terlalu ketat, berendam atau mandi air hangat terlalu lama juga dapat menurunkan produksi sperma. Hindari untuk menghabiskan waktu lebih dari 15 menit sehari untuk berendam di bak air hangat. Usahakan agar suhunya nggak lebih dari 36,5 derajat celcius, ya!

5. Olahraga itu wajib, tapi jangan berlebihan. Suhu yang ditimbulkan akibat olah tubuh yang terlalu berat akan mempengaruhi kualitas sperma yang dihasilkan

olahraga tapi jangan berlebihan via www.lds.org

Di samping manfaat olahraga yang berguna bagi tubuh, ternyata olahraga berlebihan juga punya efek yang buruk bagi sperma cowok.

Orang yang berolahraga secara berlebihan bisa mengurangi jumlah sperma, karena suhu yang meningkat di sekitar testis selama kegiatan yang sangat mengerahkan tenaga dan keringat.

Dalam sebuah studi di AS, para peneliti menemukan bahwa para pelari yang berlatih lebih dari 90 kilometer per-minggu mempunyai jumlah sperma yang lebih rendah, dan sel-sel sperma yang kurang matang daripada mereka yang berlari kurang dari 50 kilometer per-minggu.

Baiknya, lakukan latihan aerobik yang instensitasnya sedang seperti berjalan cepat atau berenang selama tiga kali seminggu, masing-masing selama 20 menit. Olahraga jenis ini nggak akan mempengaruhi produksi spermamu.

6. Bukan cuma cewek yang rentan depresi, cowok juga harus menjaga mood biar kualitas spermanya nggak ‘turun’ akibat kelebihan emosi

hindari stres via www.mcgill.ca

Apapun, stres dan pikiran negatif akan mempengaruhi kerja hormon yang bertanggung jawab pada alat reproduksi, baik cewek maupun cowok. Akibatnya, bukan hanya fisikmu yang lemah, melainkan produksi sperma juga akan terganggu.

Terlalu lelah juga sama efeknya seperti stres yang akan melemahkan produksi sperma. Oleh karenanya, usahakan untuk tetap berpikiran positif dan hindari diri dari stres yang berlebihan. Imbangi aktivitas dengan istirahat dan relaksasi atau hiburan menyenangkan lainnya.

7. Sudah menjadi rahasia umum bahwa keseringan mengonsumsi rokok dan alkohol bisa membuat kesuburanmu terganggu

jauhi rokok dan alkohol via www.northcountrypublicradio.org

Merokok akan mempengaruhi jumlah kualitas sperma yang dihasilkan karena zat dalam rokok akan mempersempit pembuluh darah, sehingga menyebabkan zat yang dibutuhkan untuk pembentukan sperma menjadi terhambat.

Penelitian menemukan bahwa keguguran meningkat 64 persen jika kedua pasangan merokok atau bahkan meskipun hanya cowok saja yang merokok.

Sedangkan alkohol dapat mempengaruhi fungsi hati, yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan tingkat estrogen. Jumlah estrogen yang tinggi dalam tubuh akan mempengaruhi produksi sperma.

7. Meski punya manfaat, kegiatan menyenangkan seperti onani akan mengurangi kualitas sperma jika dilakukan terlalu sering

Menyenangkan diri sendiri dengan onani memang punya beberapa manfaat bagi cowok, salah satunya adalah menekan stres dan meningkatkan hormon bahagia. Namun, melakukannnya terlalu sering juga akan menurunkan kualitas dan jumlah sperma yang dihasilkan. Meskipun sperma diproduksi tiap hari, tapi untuk mencapai kematangan dibutuhkan waktu sekitar 3 hari. Jadi, kurang-kurangin, ya!

Disclaimer penulis: bukan hal yang tabu untuk membicarakan masalah sperma selagi kamu telah menginjak usia 20-an. Kualitas sperma yang bagus akan membuatmu lebih subur demi kehidupan rumah tanggamu kelak, bukan? So, keep healthy, bro!