Kemandirian adalah salah satu kemampuan yang paling diperlukan dalam menjalani kehidupan, karena seiring dengan bertambahnya usia, kita dituntut untuk bisa mengurus dan mencukupi diri kita sendiri. Kita gak mungkin selamanya bergantung sama orangtua, kan? Menjadi mandiri berarti kamu memiliki kebebasan untuk menjadi dirimu sendiri dan kamu juga belajar untuk memecahkan sendiri masalahmu. Menurut penelitian, semakin mandiri seseorang, semakin ia bahagia lho! Sebenarnya apa aja sih yang diperlukan untuk menjadi pribadi yang mandiri?

Berpikir mandiri

1. Menerima dirimu apa adanya.

Terima dirimu sendiri via www.knowledgeformen.com

Kamu tidak mungkin bisa membangun pribadi yang kuat dan mandiri jika kamu gak menerima dirimu sendiri. Terima dan syukurilah apa yang sudah diberikan Tuhan bagimu: tubuhmu, kepribadianmu, pendapatmu, pilihanmu, dan kisah hidupmu. Gak ada manusia yang sempurna kok. Lupakanlah kesalahanmu di masa lalu dan belajarlah dari pengalaman tersebut. Selalu berusaha menjadi lebih baik dan yang paling penting: cintai dirimu sendiri. Ini tahap penting, dengan menerima dirimu apa adanya, kamu gak lagi mencoba meniru orang lain.

2. Percaya diri.

Setiap saat kita akan dihadapkan pada pilihan-pilihan, dan tugas kita adalah memutuskan. Rasa percaya diri akan membuatmu mempercayai keputusan-keputusanmu sendiri. Kamu udah gede, gak perlu minta orang tuamu memutuskan sesuatu buatmu kan?

3. Menerima sekeliling kita.

Pribadi yang mandiri adalah mereka yang melihat dunia dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan secara sadar memilih untuk menjadi kuat demi diri mereka dan demi orang lain. Dengan menerima keadaan di sekeliling kita, kamu juga akan melihat beragam cara untuk menjadi hidup di luar sana.

4. Mandiri secara emosional.

Advertisement

Jangan terlalu bergantung pada orang yang kamu sayangi via hairtrends.weerga.com

Kita pasti punya orang-orang yang kita kasihi: keluarga, sahabat, kekasih. Tapi ingatlah bahwa mereka tidak akan selamanya bersama kita, baik itu pergi dari sisi kita, menjauh karena suatu hal, atau bahkan meninggal dunia. Boleh saja menggantungkan diri pada orang-orang dekat, tapi bukan mereka yang akan menentukan kebahagiaanmu, melainkan kamu sendiri.

5. Memotivasi diri.

Agar bisa mandiri dan sukses, kamu perlu memotivasi dirimu sendiri untuk memulai kebiasaan baik dan meninggalkan kebiasaan buruk. Jika kamu mempunyai suatu tujuan, jangan lakukan itu hanya demi pamer atau menyenangkan orang lain, lakukanlah demi kamu sendiri, lakukanlah karena kamu ingin berhasil di masa mendatang.

6. Jadilah panutan bagi dirimu sendiri.

Menjadikan seseorang sebagai teladanmu itu bagus untuk menginspirasimu. Tapi kamu juga harus bisa berpikir bahwa kamu juga bisa menjadi panutan, sebagai seseorang yang bisa melakukan hal yang terbaik bagi dirinya sendiri. Sebaiknya hindari mengidolakan teman atau kenalan dalam lingkaran sosial kamu, karena kamu akan cenderung meragukan dirimu sendiri.

7. Terimalah bahwa hidup itu gak adil.

Ada kaya dan miskin, mayoritas dan minoritas, penguasa dan jelata. Kamu mungkin akan mengalami diskriminasi suatu saat nanti, tapi jangan sampai hal itu menghambat cita-citamu. Kamu bisa jadi apapun yang kamu mau.

8. Abaikan anggapan orang lain tentangmu.

Abaikan pendapat orang tentangmu via lifehacker.com

Ini adalah hal terpenting ketika kamu memutuskan untuk mandiri. Terlalu memikirkan anggapan orang tentangmu hanya akan menghambatmu untuk menjadi dirimu sendiri. Selama kamu menyukai apa yang kamu lakukan, lakukanlah. Hei, terserah mereka mau bilang apa, mereka kan gak ngasih kamu makan!

9. Jangan hanya merasa kamu yang terbaik, buktikanlah!

Pendapatmu tentang dirimu sendriri adalah yang terpenting buat memotivasimu untuk maju. Tapi kamu juga harus menemukan sesuatu yang menantang untuk menunjukkan bahwa kamu memang terbaik.

10. Temukan sendiri sumber informasimu.

Berpikir mandiri berarti kamu gak membiarkan opinimu “disetir” oleh orang lain. Baca berita dari beragam sumber dan dengarkan opini dari bermacam orang sebelum kamu membentuk opinimu sendiri.

Bertindak lebih mandiri

1. Pelihara pertemanan yang solid.

Jaga pertemanan yang solid via friendship.about.com

Jadi mandiri bukan berarti lantas meninggalkan teman-temanmu. Teman yang baik justru bisa memperkuat kemandirianmu. Jadilah orang yang bisa dipercaya dan kuat bagi teman-temanmu.

2. Mandiri secara finansial.

Mandiri secara finansial via bitchinlifestyle.tv

Jadi pribadi yang mandiri, berarti kamu juga harus mandiri secara finansial. Lakukan hal yang bisa menghasilkan uang agar kamu bisa membiayai sendiri segala kebutuhanmu.

3. Jangan mudah terlena pada apapun, pada kenyamanan, kemudahan, atau agar dipandang “baik”.

Berusahalah sekeras mungkin dalam melakukan sesuatu. Pertahankan pendapatmu. Dan utnuk para cewek, jangan biarkan para cowok merasa mereka harus memanjakanmu. Kalo kamu bisa melakukannya sendiri, lakukanlah. Ingat, kamu mandiri, jadi sebisa mungkin jangan bergantung sama orang lain.

4. Cobalah bepergian sendiri.

Pergi sendiri? Kenapa enggak? via www.huffingtonpost.com

Ketika kamu mau ke suatu tempat, belanja bulanan, atau semacamnya, gak perlu harus ditemenin orang lain, kan? Kamu bisa pergi sendiri.

5. Singkirkan pengaruh buruk dalam hidupmu.

Pengaruh buruk di sini berarti temanmu yang dominan terhadap sekelilingnya tapi mengajakmu untuk melakukan hal-hal negatif. Gak perlu sampai memutuskan pertemanan, tapi kamu bisa mulai menjaga jarak dari teman yang semacam itu.

6. Menabung.

Mempunyai tabungan akan membantumu saat keadaan darurat, karena terkadang hidup itu tidak bisa diprediksi. Sisihkan uangmu tiap bulan untuk mengantisipasi hal-hal yang gak diinginkan.

7. Bikin rekening bank.

Mempunyai rekening bank akan membantumu untuk mengelola keuanganmu sendiri dan menjauhkanmu dari pengeluaran yang gak diperlukan.

8. Mulailah menapaki karir.

Mumpung masih muda, kamu bisa melakukan trial and error untuk menemukan pekerjaan yang paling kamu nikmati. Jika kamu gak bisa menikmati suatu pekerjaan, buatlah rencana untuk menemukan pekerjaan yang sesuai minatmu. Gak perlu kuatir jika pekerjaan yang kamu sukai ternyata gak sesuai dengan latar belakang pendidikanmu, karena perasaan bahagia dan menikmati pekerjaan jauh lebih mempengaruhi produktivitas dibanding latar belakang pendidikan.

9. Temukan renjana atau passionmu.

Temukan rejanamu via www.thepassion.co

Dengan menemukan renjanamu, kamu membuat hidupmu lebih bermakna. Kamu tahu apa benar-benar kamu inginkan dalam hidup.

10. Rencanakan sesuatu dengan kamu sebagai pusatnya.

Orang-orang yang bergantung pada orang lain membiarkan dirinya berpusar pada kebutuhan orang lain. Atur sendiri jadwalmu, apa yang ingin kamu lakukan dan apa yang perlu kamu selesaikan. Temanmu mungkin perlu kamu, oke, tapi jangan sampai itu mengacaukan jadwal yang kamu bikin.

11. Berterima kasih pada orang-orang yang membantumu.

Kamu gak perlu terlalu keras kepala untuk hidup mandiri sampai-sampai mengabaikan bantuan orang lain. Sekalipun kamu mandiri, kamu masih memerlukan bantuan orang lain lho. Jika seseorang telah membantumu, beri ucapan terima kasih yang pantas.

12. Hindari mengikuti tren.

Ikut tren gadget: perlu? via geekfed.com

Banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari uangmu dibandingkan bila kamu memenuhi hasratmu untuk mengikuti tren. Hanya gara-gara orang lain menenteng ponsel model terbaru, kamu gak harus ikut-ikutan. Prioritaskan pada apa yang menurutmu lebih penting.

13. Luangkan waktu dengan orang-orang yang punya sudut pandang berbeda.

Meluangkan waktu dengan orang-orang yang punya sudut pandang yang sama denganmu tidak membuat pemikiranmu berkembang. Luangkan waktu untuk bercengkrama dengan orang-orang dari berbagai latar belakang dan sudut pandang untuk memperluas wawasanmu tentang hidup.

Praktik hidup Mandiri

1. Belajar nyetir sendiri atau pelajari jalur-jalur transportasi umum.

Belajar nyetir via smartdrivingtoday.com

Kamu akan terus bergantung sama orang lain jika kamu gak bisa mengendarai mobil atau motor sendiri dan gak mengerti jalur-jalur transportasi umum. Gimana bisa mandiri jika kamu ke mana-mana mesti diantar orangtua, teman, atau pacar? Setidaknya kamu perlu belajar naik sepeda, atau sepeda motor dan memahami jalur-jalur angkot, apalagi kalo kamu tinggal di kota besar.

2. Mencoba cari tahu sendiri alih-alih minta bantuan terus-terusan.

Ketika kamu menghadapi suatu masalah, misalnya komputermu tiba-tiba nge-hang atau kamu mengalami kesulitan mengerjakan sesuatu, ada baiknya kamu mencari tahu terlebih dahulu gimana cara memperbaikinya alih-alih kamu langsung menelepon temanmu yang paham soal itu dan minta bantuannya. Kamu bisa riset di internet kan?

3. Belajar menjadi lebih cakap di rumah.

Biar lebih mandiri dan hemat, hindari sedikit-sedikit manggil tukang ke tempat tinggalmu. Kamu bisa kok belajar memperbaiki pipa, mengecat dinding, dan sebagainya lewat video.

4. Masak sendiri.

Masak sendiri lebih irit via www.rachaelmakescakes.com

Siapa bilang masak sendiri susah? Dengan masak sendiri, kamu bisa menghemat banyak uang, bahkan kalo kamu jago masak, kamu bisa mengajak teman-temanmu mencicipi masakanmu.

5. Belajar mengatur uangmu.

Sebagai orang yang mandiri, kamu setidaknya harus tahu berapa pengeluaranmu tiap bulan dan pos-pos mana saja yang menghabiskan uangmu. Dengan membuat catatan pengeluaran dan pemasukan, kamu akan lebih bijak dalam mengeluarkan uang dan mulai bisa menabung.

6. Biasakan diri untuk melakukan segala hal sendiri.

Kamu yang benar-benar mandiri, gak perlu menunggu temanmu untuk melakukan hal-hal kecil maupun hal-hal yang menyenangkan. Ketika kamu ingin nonton film di bioskop sementara teman-temanmu sibuk, kamu bisa pergi sendiri kok. Untuk menjadi mandiri sepenuhnya memang butuh waktu. Tapi gak perlu menunda sampai lulus kuliah kan? Kamu bisa kok memulainya dari sekarang, lakukan aja secara bertahap. Jadi, sudah siap untuk mandiri?