Daripada ribet dan lama, nggak pernah sempet ngeringin rambut karena buru-buru!

Hayo, siapa yang suka mikir kayak gini? Sekilas sih nggak apa-apa, tapi apa kamu tahu kalau ternyata ada beberapa dampak berbahaya dari kebiasaan satu ini? Ya, rambutmu yang basah itu berpotensi lebih besar menjadi sarang bakteri, apalagi jika aktivitasmu sangat padat setiap hari.

Khususnya buatmu yang memakai hijab, topi atau sering pakai helm, rambut basahmu akan menjadi momok karena bisa menimbulkan berbagai gangguan. Nggak cuma gatal dan ketombe, kelembaban rambutmu juga makin meningkat dan bisa mengundang kutu-kutu rambut untuk ‘bermain’ di mahkotamu. Iyuuuuuh!

1. Sering tidur dengan keadaan rambut masih basah? Ini bencana! Kuman dan jamur akan betah bersarang di kulit kepala

Bisa menyebabkan infeksi via netdoctor.cdnds.net

Kalau kamu tidur dalam keadaan rambut basah, tentu bantalmu akan menyerap air dan membuatnya menjadi lembab. Kamu pasti tahu kalau bantal yang basah jadi tempat favorit bakteri buat berkembang. Belum lagi keringat, debu dan bekas ilermu, tentu bakal bercampur dengan bakteri tersebut.

Advertisement

Akibatnya? Udah jelas dong, kulit kepalamu yang lembab akan rentan terkena infeksi, seperti kulit kepala berjamur. Nggak mau ‘kan kulit kepalamu gatal-gatal lalu mengganggu pemandangan?

2. Tingkat kerontokkan pada rambut basah itu lebih tinggi. Untuk itu, penting buatmu untuk mengeringkannya dulu sebelum pergi

rontok! via huffingtonpost.com

Rambut memang lebih lemah dalam keadaan basah. Makanya nggak disarankan untuk menyisir rambut disaat keadaannya masih basah, karena meningkatkan risiko kerontokan.

Nah, hal ini juga berlaku buat kamu yang tidur dengan rambut yang masih basah. Rambutmu itu akan sering bergesek selama kamu tidur. Sehingga rambutmu bisa bercabang, gampang patah atau bahkan rontok. Jadi kalau kamu nggak mau rambutmu semakin rontok dan mudah patah, mending dikeringin dulu ya rambutnya, baru beranjak tidur.

3. Tidur dengan keadaan rambut yang masih basah juga bisa menyebabkan sakit kepala dan flu, lho

Bisa menyebabkan sakit kepala hingga flu via static.naturallycurly.com

Tidur dengan rambut basah juga bisa menyebabkan sakit kepala berat hingga flu dan pilek. Hal ini karena pada saat tidur, suhu tubuhmu akan meningkat dengan sendirinya. Tapi kalau rambutmu basah, suhu kepalamu nggak bisa menyesuaikan dengan suhu tubuhmu. Sehingga perbedaan suhu inilah yang bikin kamu terkena sakit kepala dan mudah terbangun saat tidur.

Jadi jangan heran kalau pas bangun tidur, kamu merasa pusing dan flu tiba-tiba.

4. Karena gatal tadi, ketombe dan kutu pun akan ‘mampir’ lalu semakin betah hinggap di kepalamu

Bisa menyebabkan ketombe via cdn2.stylecraze.com

Rambut yang masih basah tentu bakal bikin rambutmu gampang berminyak. Nah, rambut yang berminyak tentu bakal dengan mudah berketombe. Apalagi dengan kulit kepala yang lembab, pas banget deh buat ketombe menguasai rambutmu.

Bukan cuma itu, semakin gatal dan seringnya kamu menggaruk kulit kepala, kutu rambut yang bikin malu pun bisa datang kapan saja tanpa kamu undang terlebih dahulu. Hiiiiii ~

5. Dan yang paling bikin jengkel adalah kamu bakal ngerasain yang namanya bad hair day keesokan harinya

Nggak mau kan? via cdn5.thr.com

Nah, ini nih yang paling bikin keki. Kalau kamu tidur dengan rambut yang masih basah, keesokan harinya kamu bakal ngerasain yang namanya bad hair day. Soalnya, rambutmu nggak akan kering sempurna. Di beberapa sisi rambut akan kering tapi kaku, di lain sisi rambutmu bakal lepek.

Jika terus begini, rambutmu juga bakal aneh baunya. Ya, mirip-mirip ikan asin yang belum kering sempurna karena nggak ada sinar matahari gitu deh…

Daripada ke-5 risiko tadi mengintai, lebih baik kamu perbaiki jadwal keramasmu mulai dari sekarang. Jika memang harus malam atau pagi hari, usahakan untuk benar-benar kering agar penampilan atau kesehatanmu nggak terganggu. Nggak perlu pakai hair dryer kalau nggak punya, pakai handuk juga nggak apa-apa.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya