Menemukan ruang hijau di sekitar kita memang sudah semakin sulit. Malah, proyek untuk bangunan barulah yang makin marak ditemui sejauh mata memandang. Lalu bagaimana caranya tetap menemukan spot-spot hijau di lingkungan tempat tinggal?

Tenaaang.. Untuk luas halaman yang minim, kamu tetap bisa kok buat menikmati hijau segar saat dipandang mata dan dihirup. Vertical garden bisa jadi alternatif paling tepat dipraktekkan untuk di dalam maupun luar ruangan.

Selain membuat lingkungan jadi lebih asri, vertical garden ini ini adalah sebuah cara yang pas buat nutupin tembok atau pemandangan yang nggak terlalu enak dipandang mata. Nah, Hipwee sudah merangkum 13 tatanan sederhana untuk vertical garden-mu demi menambah ruang hijau di sekitar!

1. Daripada menumpuk di tempat sampah, botol bekas minuman soda bisa jadi pot bunga yang indah. Hiasan manis untuk tembok rumah

Abu-abu tak biasa via inhabitat.com

Tembok semen abu-abu memang tidak terlalu indah dipandang mata. Seolah polesan tak ratanya masih belum sempurna diselesaikan. Untuk menutupi pemandangan ini, kamu bisa mempercantiknya dengan membuat pot-pot dari botol minuman soda yang tak terpakai. Buat lubang di bagian tengahnya, isi dengan tanah dan bibit bunga, jalan keluar sudah ditemukan. Dengan penataan rapi dengan kawat atau tali, tembokmu jadi terlihat tak biasa.

2. Tanam succulent dalam pigura buat memandang tembok lebih lama. Nggak perlu sering-sering disiram, tetap awet indahnya

Advertisement

Succulent di dalam pigura via undermatic.tumblr.com

Tanaman succulent misalnya jenis kaktus memang jenis tanaman yang bisa hidup di tanah yang minim kadar airnya. Dengan bentuk dan warnanya yang beragam, rasanya sayang untuk melewatkan mereka begitu saja. Coba susun tanaman succulent ini di sebuah pigura kayu. Padatkan tanahnya agar tanaman tak mudah jauh dari piguranya. Setelah tertata dengan rapi dan apik, pasang saja di tembok belakang rumahmu. Seminggu sekali kamu bisa menyiraminya, cukup untuk menjaga keindahan pemandangan ini.

3. Daripada gambar biasa saja yang terpajang di dinding, ganti saja dengan pot-pot kecil. Inspirasi datang dalam waktu singkat!

Pas buat pajangan dalam rumah via www.17apart.com

Inspirasi untuk mengerjakan tugas dan mencari ide-ide cemerlang akan cepat didapat saat kamu berada di lingkungan yang asri. Apalagi dengan melihat hijau segarnya tanaman, semua datang dalam semenit! Daripada tembok ruangan dalam rumahmu tergantung oleh pigura yang gitu-gitu aja, mending ganti dengan pot sederhana ini. Asalkan pintar-pintar menata pot di tatakan kayu, kamu tak perlu khawatir tanahnya rontok ke mana-mana.

4. Daripada bergeletakan di tanah, coba gantung rak pot di tembok. Rapi dan bersih, makin enak dipandang mata

Pasang saja di tembok via www.shanty-2-chic.com

Kalau kamu mau membuat barisan beraturan untuk pot-pot tanaman, memang paling pas jika kamu letakkan di rak. Daripada bergeletakan di bawah, kemungkinan untuk menjadi tempat bersembunyi ulat dan hama lebih besar. Selain bikin tanamanmu lebih sehat dan rapi, menggantung rak di pohon adalah sebuah alternatif yang bijak. Makin sedap dipandang, membuat kegiatan mampir ke halaman belakang jadi lebih rutin!

5. Nggak perlu ragu lagi memasang pot-pot dengan ornamen ranting ini di tembok depan. Serasi dengan tembok merah merahnya

Konsep yang apik via www.wayfair.com

Untuk memanjakan mata, hati, dan pikiran, semuanya bisa dimulai dari rumah. Jika rumahmu tidak memiliki halaman yang luas, kamu tetap tak perlu kehilangan akal untuk memperindah dan mengubahnya jadi vertical garden. Coba saja pasang pot-pot cokelat yang berisi bunga kesukaanmu dengan tambahan ornamen penahan pot bernuansa ranting di tembokmu. Apalagi kalau dipadukan dengan warna merah, wah suntikan semangat akan tersalurkan dengan sempurna.

6. Barisan dedaunan tak akan gagal memperindah tembok rumahmu. Mulai dari rumput hijau muda, tua, hingga ungu, semua serasi sempurna

Pojok hijau via www.popularmechanics.com

Tak hanya bunga yang bisa kamu pakai sebagai andalan dalam mempercantik vertical garden-mu. Dengan penempatan ragam warna rerumputan yang terjajar rapi di tembok rumahmu, seketika kamu bisa menghadirkan inspirasi baru. Dari yang berwarna hijau muda, tua, putih, hingga ungu, semua bisa memanjakan matamu. Untuk menyegarkan pikiran kini tak perlu pergi jauh-jauh.

7. Agar tempat nongkrong semakin cantik, jadikan tanaman hijau sebagai dekorasi alami. Pengunjung pasti betah!

Dekorasi alami via www.flickr.com

Kunci untuk membuat pengunjung tempat nokrong betah berlama-lama adalah tempat yang nyaman, sekaligus dekorasi yang unik. Untuk mengusung tema yang beda, menjadikan tanaman sebagai vertical garden di dalam ruangan adalah usaha yang layak dicoba segera. Yang perlu diingat, jangan sampai ada ulat-ulat bulu yang menggelantung dengan leluasa ya, guys.

8. Bersantai di teras jadi terasa lebih segar jika ditemani untaian tanaman hijau mungil di sudutnya. Rasanya jadi beda!

Lebih enak via reifhaus.tumblr.com

Buat momen bersantaimu di teras lebih berbeda dan nggak biasa dengan sensasi menyejukkan dari tanaman di sudutnya. Kadar oksigen lebih yang dihasilkan, siap buat pikiranmu lebih rileks. Sambil menyeduh kopi dan teh hangat, rasanya jadi lebih terasa beda dengan yang biasanya. Yakin nggak mau coba bikin sudut yang menenangkan ini?

9. Jika malas menggantung tanaman, susun saja di rak dan dan sejajarkan dengan rapi. Tambah sekop sebagai pelengkap pemandangan yang pas

Jajaran hijau via casatreschic.blogspot.co.id

Kadang, membutuhkan energi lebih untuk menyiapkan dan memasang tanaman untuk digantung sebagai vertical garden. Jika kamu sudah terlalu males dan ogah ribet, menempatkan pot-pot kecil di rak saja sudah cukup untuk menciptakan pemandangan yang hijau dan rindang. Biar lebih mendukung, kamu bisa tambahkan sekop untuk mempercantik suasananya.

10. Manfaatkan kayu yang tidak dipakai sebagai pengganti rak gantung. Pasang pot tanaman dan bunga sesuai kreativitasmu, biar lebih ciamik

Bikin vertical garden mudah saja sebenarnya. Asal pandai memilih spot yang bisa dipakai serta pintar memanfaatkan barang tak terpakai sebagai media penataannya. Dari kayu yang tidak terpakai, kamu bisa saja menyusunnya sebagai rak gantung. Pajang tanaman menjalar dan bunga-bunga kesukaanmu di sana. Selain bisa lebih segar dipandang, kepuasan batin pun mutlak didapat.

11. Kalau bosan rak diisi majalah, jadikan saja sebagai media tanam. Pasti gak sabar buat menyiram dan melihatnya tumbuh setiap hari

Rak majalah? Tak masalah via bonnieplants.com

Menjadikan rak majalah menjadi tempat menanam bibit tumbuhan yang ingin kamu tanam bisa menjadi sebuah ide yang brilian. Tambahkan saja tanah dan tanam bibitnya di sana. Kamu pasti tak sabar untuk menempatkannya bersama tanamanmu lainnya. Menyirami tanamanmu setiap hari menajdi rutinitas tak terlewatkan tentunya.

12. Tanaman di pot aluminium memang sedap dipandang mata. Pasang kayu di tembok, vertical garden sederhana bisa terwujud dalam waktu singkat

Pot alumunium dipasang di kayu via www.butterbin.com

Mendapat udara sejuk dengan pemandangan yang menyegarkan mata tak selamanya butuh persiapan ribet. Dengan kayu tak terpakai, kamu bisa menjadikannya sebagai pondasi yang nantinya akan dipaku dengan pot alumunium. Warnanya yang berkilau, memiliki kesan unik tersendiri, kan? Vertical garden yang sederhana bisa kamu dapat dalam wakti singkat tanpa harus buang banyak energi.

13. Jajaran pot di dekat jendela akan buat semangat kerjamu bertambah, sekaligus jadi pelipur sedih yang mujarab

Dalam ruangan tetap asri via www.butterbin.com

Tak perlu segan untuk melakukan terobosan baru sebagai dekor ruangan. Membawa masuk pot dan media tanam kecilmu di dekat jendela ruanganmu pun patut dicoba. Bayangkan, betapa menyenangkannya bisa menyirami tanaman sambil melihat pemandangan luar dari jendela. Selain inspirasi yang bisa datang secara alami, kesedihan yang kamu rasa bisa hilang seketika.

Dengan sentuhan sederhana, strategi menjadikan setiap sudut sebagai area hijau vertical garden akan berhasil mengubah suasana di sekitarmu. Karena tak hanya untuk menambah kadar oksigen di sekitar, vertical garden mampu memperindah dekorasi yang awalnya tak sedap pandang menjadi cantik. Hayo, masih mau menunda bikin taman sederhana yang hemat tempat ini?