Gagasan memiliki anak kembar sudah menjadi impian setiap orang. Coba saja lihat reaksi lawan jenismu ketika kamu berkata punya saudara, orang tua, atau bahkan keponakan kembar. Mereka pasti langsung tertarik denganmu. Sebab, masyarakat punya anggapan kalau ingin punya anak kembar, kamu harus lihat garis keturunan, baik dari kamu atau dari pasanganmu.

Namun masalah keturunan nggak jadi faktor mutlak untuk munculnya kehamilan anak kembar. Seorang dokter ahli kandungan, Ivan Sini, menegaskan hal tersebut. “Keturunan itu memang ada, tapi kalau kita lihat, itu hanyalah faktor kecil dari pasangan,” ucapnya.

Nah cukup jelas ‘kan kalau untuk mau punya anak kembar nggak harus karena adanya faktor keturunan? Maka dari itu, kali ini Hipwee Tips bakal berbagi informasi buat kamu yang kepengen punya anak kembar. Yuk, simak!

Makin tua seorang wanita, makin besar kemungkinan wanita tersebut hamil bayi kembar

Makin tua, makin besar potensi. via www.zimbio.com

Advertisement

Wanita dengan usia yang lebih tua punya potensi hamil oleh bayi kembar lebih besar ketimbang mereka yang masih muda.

Menurut para peneliti, sudah menjadi sentuhan alam kalau seorang wanita pada masa peri-menopause (transisi menuju menopause), ovariumnya mulai melepaskan lebih dari satu sel telur setiap bulan.

Seperti yang dipaparkan motherandbaby.co.uk, kehamilan kembar lebih umum terjadi pada wanita yang umurnya lebih dari 35 tahun. Tapi ini hanya berlaku untuk kembar tidak identik.

Potensi kehamilan kembar akan lebih besar membayangi wanita yang bertubuh besar

Ginuk-ginuk via cdn.theatlantic.com

Buat kamu yang punya badan besar, jangan terlalu kuatir dengan kondisi tersebut sampai bikin diet mati-matian. Beberapa peniliti mengklaim bahwa wanita dengan berat yang melebihi indeks masa tubuh (BMI) memiliki potensi besar untuk hamil kembar.

Badan yang cenderung besar meningkatkan 30 persen kemungkinan, tapi kalau kamu berada di kisaran sehat dan lagi subur-suburnya di usia 20-25. Para peneliti mengatakan, kalau kamu punya berat badan lebih dari BMI, dan usiamu kini 30, maka bisa menimbulkan kehamilan kembar tak sehat, plus membuatmu masuk ke kategori obesitas.

Seperti yang pernah dikutip Huggies Australia, bahwa wanita dengan berat badan yang tergolong besar akan lebih berpotensi memiliki bayi kembar.

Wanita yang pernah hamil sebelumnya punya kesempatan lebih tinggi ketimbang mereka yang baru akan memiliki anak

Pengalaman nih via images.indianexpress.com

Pengalaman ternyata berpengaruh dalam sebuah kehamilan kembar. Dikutip dari Huggies Australia, wanita yang sebelumnya pernah hamil, entah satu atau dua anak, memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk hamil kembar. Jadi buat kamu yang kehamilan pertama atau kedua, belum diberkahi anak kembar, jangan nyerah, ya! Coba lagi

Kebutuhan vitamin tubuh yang cukup dari seorang wanita disukai oleh potensi kehamilan kembar

Makan yang bergizi via i4.mirror.co.uk

Orang-orang yang rendah nutrisi punya kemungkinan lebih kecil memiliki anak kembar. Para peneliti menyarankan kepada para wanita yang ingin memiliki anak kembar untuk mencukupi kebutuhan vitamin tubuh, salah satunya adalah asam folat. Asam folat terbukti secara klinis bisa membuat kesempatan hamil kembar kamu meningkat.

Banyak sekali makanan yang mengandung asam folat. Beberapa di antaranya adalah asparagus, alpukat, jeruk, brokoli, kacang-kacangan dan sayuran hijau. FYI, sebenarnya asam folat juga sangat dianjurkan untuk semua wanita hamil. Hal ini untuk mencegah cacat lahir, tapi jangan sampai konsumsi lebih dari 1000 mg per hari, ya!

Konsumsi susu selalu dikaitkan dengan peluang yang lebih besar untuk kehamilan kembar

Cukupi kebutuhan kalsium via www.confusedsandals.com

Dikutip dari Wikihow, sebuah studi yang dilakukan oleh spesialis kesuburan terkemuka di dunia telah menemukan konsumsi susu secara rutin meningkatkan kesempatan kehamilan kembar. Perbandingannya pun cukup besar. Mereka lima kali lebih berpotensi ketimbang wanita yang nggak suka makanan yang berasal dari susu.

Zat Insulin-like Growth Factor (IGF), yang diproduksi di hati sapi, diyakini menjadi penghasut kimia untuk mengundang kehamilan kembar. Peneliti lain menemukan bahwa hormon rBGH dari susu sapi juga memengaruhi potensi kehamilan kembar pada wanita. Nggak perlu takut gemuk karena minum susu demi jabang bayi kembar. Lagian susu bikin gigi sama tulangmu sehat, kok.

Bahkan di Afrika, rutin mengkonsmsi ubi jalar bisa meningkatkan kemungkinan bayi lahir kembar

Pantesan orang Afrika banyak yang kembar via www.hipwee.com

Menurut trimestertalk.com, masyarakat Afrika dan Amerika memiliki jumlah manusia dengan fenomena kembar paling tinggi di dunia. Dan masyarakat Afrika punya resep tersendiri untuk bisa mendapatkan anak kembar, yaitu konsumsi ubi liar (singkong). Mereka percaya singkong menawarkan tingkat kehamilan bayi kembar empat kali lebih tinggi dari rata-rata global.

Nutrisi dalam sayuran yang diyakini dapat merangsang indung telur untuk memproduksi lebih dari 1 telur selama proses ovulasi. Namun banyak dokter skeptis bahwa nggak ada hubungannya antara ubi dan fenomena kehamilan bayi kembar. Di sisi lain, nggak ada salahnya kok untuk makan ubi jalar. Lagian enak dan ngenyangin ‘kan?

Terakhir, lakukanlah posisi berhubungan seks yang punya potensi besar untuk mendapatkan anak kembar

Posisinya diatur ya via www.pexels.com

Melakukan seks dengan posisi yang berpotensi besar untuk mendapat anak kembar ternyata penting juga lho. Sayangnya, nggak semua orang tua tahu cara ini. Ada beberapa posisi seks yang diyakini akan membantu pasangan yang sudah menikah untuk mendapatkan anak kembar. Salah satu yang terbaik adalah posisi missionary. Posisi tersebut akan membantu sperma masuk dengan mudah mencapai telur.

Informasi lengkap soal posisi berhubungan seks terbaik demi mendapatkan anak kembar bisa kamu cari tahu di sini.

Itulah informasi yang bisa membantumu menambah potensi kehamilan bayi kembar. Nggak ada salahnya ‘kan semua kamu coba? Pada akhirnya manusia hanya bisa berusaha, Tuhan yang menentukan. Selamat mencoba!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!