Demi cita-cita, terkadang kita memang harus keluar dari zona nyaman. Kata sebuah pepatah, kejarlah cita-cita sampai ke negeri cina. Itulah yang kamu yakini sebagai anak rantau yang terpaksa jauh dari kampung halaman dan keluarga.

Kangen rumah itu hal biasa. Sementara kamu dilanda homesick luar biasa, orang tuamu di rumah juga sama. Bukan hanya rindu, mereka juga mengkhawatirkan keadaanmu. Apakah kamu sudah makan dengan baik? Apa kamu sehat-sehat saja? Apa kamu sudah sampai di kosan dengan selamat? Hal-hal semacam itu adalah bahan pikiran orang tua sehari-hari. Karena itu, lakukan hal-hal sederhana ini, supaya orang tuamu di kampung sana tenang dan nggak khawatir berlebihan.

1. Angkat telepon atau SMS secepat yang kamu bisa. Lama menunggu balasanmu membuat orang tua cemas dan menerka-nerka.

jawab telepon secepatnya via www.hipwee.com

Akui saja, terkadang kamu suka menunda-nunda membalas SMS orang tua. Atau sengaja nggak mengangkat saat orang tua menelepon. Memang benar saat itu kamu sedang di ruang meeting, atau sedang ngebut mengejar deadline yang nggak bisa ditunda. Hingga akhirnya saat kamu sudah nggak sibuk lagi, kamu lupa untuk membalas SMS atau menelepon balik. Sebenarnya bisa saja kan kalau kamu menyempatkan waktu sebentar untuk membalas SMS orang tuamu, atau izin keluar sebentar untuk menjawab panggilan orang tuamu.

Bayangkan saja, saat kamu sedang meeting, mungkin orang tuamu di rumah melihat berita di TV tentang hal-hal buruk yang terjadi di kota tempatmu tinggal. Mereka akan panic dan mengkhawatirkan bagaimana keadaanmu di sana. Apalagi saat kamu nggak bisa dihubungi. Padahal dengan menjawab telepon, dan mengatakan kamu sedang meeting dan nanti ditelepon lagi, sudah cukup untuk menenangkan mereka bahwa kamu baik-baik saja.

2. Bila seharian kamu bekerja, minimal sebelum tidur kirimkan pesan pada orang tua. Supaya mereka tahu kamu sudah di rumah dan baik-baik saja.

Advertisement

sebelum tidur sempatkan SMS dulu via www.emaze.com

Kamu ingat tidak dulu waktu kamu masih di rumah, orang tuamu akan cerewet sekali bila kamu pulang terlalu malam? Bahkan tak jarang mereka menunggu di depan rumah sampai kamu datang. Kamu merasa itu menyebalkan karena kamu merasa dikekang? Padahal itu wujud kekhawatiran mereka, saat hari sudah larut malam tapi kamu belum ada di rumah.

Sekarang, kamu sudah jauh dari rumah. Mereka tidak tahu apakah kamu sudah sampai di rumah atau belum. Tidak sulit bukan mengirim satu SMS untuk mengabarkan kepada orang tua bahwa kamu sudah sampai di kosan? Supaya mereka tidak terlalu kepikiran.

3. Minimal 3 hari sekali, teleponlah ke rumah. Tanyakan kabar orang tua dan apa saja yang terjadi di kampung halaman sana.

Pertanyaan semacam Kamu lagi Apa? pasti sering kamu tanyakan kepada pacarmu. Tapi apa kamu sudah menanyakan itu pada orang tuamu?

“Halo. Ibu sama Bapak lagi ngapain?”

Tidak bisa telepon setiap hari tidak apa-apa. Tapi usahakan untuk telepon minimal 3 hari sekali. Tanyakan bagaimana kabar orang tuamu di sana, dan apa saja yang terjadi selama itu. Orang tuamu akan senang dan merasa dihargai. Bila nanti kamu sudah menjadi orang tua, kamu pasti juga akan mengharapkan hal ini. Saat sang anak berada jauh di sana, ngobrol dengannya walau hanya lewat telepon adalah hal yang selalu ditunggu.

4. Saat ada masalah, jangan ragu untuk cerita kepada mereka. Saat kamu menutup diri justru orang tuamu akan khawatir setengah mati.

terbuka pada orang tua via reasonsilovemymother.tumblr.com

Masalah pasti ada. Entah itu masalah di tempat kerja, dengan teman, atau masalah apapun. Terkadang kamu merasa tidak perlu menceritakannya kepada orang tua. Alasanmu ada banyak. Bisa karena kamu memang tidak ingin cerita, dan bisa juga karena kamu tidak mau membuat mereka malah khawatir. Tapi sebenarnya, bila kamu bersikap terbuka kepada orang tua, mereka justru lebih tenang. Mereka adalah orang yang akan dengan senang hati mendengarkan curahan hatimu yang sedang dilanda masalah. Mengetahui segala hal tentang kehidupan si anak adalah hal yang diinginkan setiap orang tua.

5. Bila kamu diharuskan membuat keputusan besar, tanyakan pendapat kedua orang tua. Dengan begitu, mereka akan merasa lebih dihargai.

libatkan mereka dalam pengambilan putusanmu via www.healthline.com

Terkadang kamu dihadapkan pada persoalan besar yang mengharuskan kamu untuk mengambil keputusan. Misalnya saat kamu galau untuk bertahan dengan pekerjaanmu sekarang, atau mengambil tawaran lain yang menghampirimu. Atau saat kamu bingung memutuskan untuk bekerja dulu atau langsung mencari beasiswa untuk S2. Bila kamu dihadapkan pada posisi semacam ini, tidak ada salahnya kamu konsultasi pada orang tua. Selain mereka mungkin lebih berpengalaman dan bisa memberimu masukan mana yang lebih baik, kamu juga akan membuat mereka merasa dihargai karena diikutsertakan pada keputusan-keputusan penting yang kamu buat.

6. Kenalkan beberapa temanmu, supaya bila kamu tidak bisa dihubungi, orang tuamu tahu kemana harus minta bantuan.

kenalkan teman via www.dailymail.co.uk

Memperkenalkan teman-temanmu kepada orang tua juga menjadi hal yang penting. Karena terkadang kamu sulit dihubungi, entah karena kamu memang sangat sibuk atau kamu mengalami hal buruk. Misalnya: kecopetan dan ponselmu hilang. Saat kamu tidak bisa dihubungi, orang tua akan dilanda panik. Bila memungkinkan, barangkali mereka sudah pergi ke kotamu untuk mencari tahu apa yang terjadi padamu. Nah, dengan kamu mengenalkan temanmu, orang tuamu bisa menghubungi mereka sewaktu-waktu kamu sulit dihubungi. Percayalah, kekhawatiran orang tua itu benar-benar nyata dan beralasan, meski terkadang kamu menyepelekan.

7. Dan yang terpenting, sebisa mungkin turuti nasihat orang tua. Bila kamu tergoda ‘yang aneh-aneh’, ingat selalu di rumah orang tuamu menunggu dan berdoa.

ingat ortu yang menunggu di rumah via serambiminang.com

“Nduk, jangan lupa makan. Ingat kamu punya maag. Jangan pulang malam-malam, Jakarta nggak aman kan? Jangan lupa ibadah…bla bla bla”

Wejangan orang tua itu pasti sudah tidak asing lagi bagimu. Setiap kali pulang kampung, atau setiap kali kamu menelepon, kamu pasti akan mendapatkan wejangan-wejangan yang sama. Bila memang bisa, sebenarnya kan tidak sulit untuk menuruti nasihat-nasihat orang tua, toh yang mereka minta sebenarnya hal-hal yang sederhana. Godaan hidup sendirian di kota orang memang sangat besar. Terkadang banyak hal-hal negative yang begitu menggiurkan. Kalau kamu mulai tergoda untuk aneh-aneh yang sifatnya negatif, ingatlah orang tuamu yang menunggu cemas di rumah. Orang tua yang sudah melakukan segalanya sejak kamu masih kecil hingga dewasa. Kamu tega membuat mereka kecewa dan terluka?

Tidak susah ‘kan? Karena itu, di sela-sela kesibukanmu mengejar cita-cita, jangan lupa ada orang tua di rumah yang menunggu-nunggu kabar dengan cemas. Tenangkan mereka dengan satu atau dua SMS untuk sekadar memberi tahu bahwa kamu sehat dan baik-baik saja. Toh membalas SMS atau menelepon mengabarkan keadaanmu tidak akan memakan waktu. Hal-hal itu memang sederhana, tapi bagi orang tuamu di rumah, itu adalah hal yang sangat berharga. Ingatlah, bukan hanya pacar dan temanmu saja yang ingin ngobrol denganmu, tapi orang tuamu juga.