Wonogiri, kabupaten eks-Karesidenan Surakarta yang diapit dua provinsi sekaligus: DI Yogyakarta dan Jawa Timur. Kondisi geografis ini berakibat langsung pada topografi si kota gaplek. Layaknya Gunung Kidul, daerah DI Yogyakarta yang berbatasan langsung dengannya, Wonogiri kaya dengan pegunungan karst yang indah dan memanjang. Dan layaknya Pacitan, kabupaten ini memiliki segudang pantai yang memesona.

10 destinasi di bawah ini adalah yang terbaik yang bisa ditawarkan Wonogiri. Cek satu-satu yuk apa saja!

1. Buat dirimu terpesona dengan eloknya Pantai Nampu, surga tersembunyi di ujung selatan Wonogiri

Wonogiri adalah satu-satunya kawasan eks-Karesidenan Surakarta yang berbatasan langsung dengan pantai selatan. Meski memiliki garis pantai yang sempit, keindahan pantainya yang berada di balik tebing-tebing karst gak usah diragukan lagi. Salah satunya adalah pantai Nampu yang agak tersembunyi dan masih alami, yang menjadi salah satu pantai paling populer di Wonogiri.

Pantai yang terletak di Desa Dringo, Kelurahan Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito, ini diberkahi dengan pasir putih serta hamparan batu karang yang elok, membuatnya layak dimasukkan ke dalam jajaran pantai-pantai paling istimewa di Jawa Tengah. Kamu bisa menemukan tiga titik pantai yang dipisahkan oleh bukit yang hijau. Untuk mencapai pantai ini, kamu harus menempuh lebih kurang dua jam perjalanan dari pusat kota Wonogiri.

2. Kamu pun akan terpesona dengan indahnya pantai Sembukan, yang konon juga “pintu pengantar” antara alam kita dengan alam Ratu Selatan

Advertisement

Pantai Sembukan via blazblue.heck.in

Pantai Sembukan yang terletak Desa Sembukan, Kecamatan Paranggupito ini juga memiliki panorama yang ciamiknya gak kalah dari Pantai Nampu, menjadikannya sebagai salah satu tujuan wisata andalan di Kabupaten Wonogiri. Banyak orang yang datang kemari tak cuma untuk jalan-jalan, tapi juga membawa kail untuk memancing.

Tapi, pantai ini sebenarnya punya kelebihan lain, lho. Konon, pantai ini adalah gerbang ke-13 dari kerajaan Ratu Pantai Selatan. Makanya, di sini kamu bisa menyaksikan upacara Labuhan Ageng selalu diadakan setiap Malam Satu Suro yang mampu menyedot perhatian wisatawan untuk datang ke pantai ini.

3. Tak cuma pantai, Wonogiri juga memiliki kawasan wisata danau buatan yang luar biasa: Waduk Gajah Mungkur

Taman rekreasi Waduk Gajah Mungkur via www.flickr.com

Inilah danau buatan yang menjadi salah satu ikon pariwisata Wonogiri. Tak cuma membendung Bengawan Solo untuk pengairan, waduk ini juga menjadi tujuan bagi wisatawan yang hendak mencari tempat rekreasi dengan pemandangan menawan tak jauh dari pusat kota. Cukup menempuh 3 km ke selatan Wonogiri, kamu udah bisa mendapati panorama bendungan yang elok ini.

Fasilitas yang tersedia di kawasan rekreasi ini juga terbilang lengkap. Kamu bisa berkeliling dengan boat, bermain jetski, bahkan menikmati pemandangan dari atas dengan gantole. Rumah makan makan apung juga siap memuaskan rasa laparmu dengan ikan-ikan hasil tangkapan dari waduk ini.

4. Wonogiri punya senja yang tak akan pernah bisa kamu lupa. Pemandangan ini bisa kamu tangkap sekaligus dari atas Bukit Gantole

Pemandangan dari Bukit Gantole via viviastrya.wordpress.com

Melipir sedikit dari Waduk Gajah Mungkur, ada Bukit Gantole yang juga tak kalah menarik untuk didatangi. Di puncaknya, kamu bisa menemukan landasan pacu untuk kegiatan paralayang yang pemandangannya sangat menawan. Sesampainya di atas, panorama Waduk Gajah Mungkur serta kota Wonogiri dari ketinggian sudah bisa kamu nikmati. Tunggulah sampai matahari berpulang ke cakrawala, senja nan elok akan menyapa kamu dengan temaramnya yang tenggelam di balik perbukitan.

Untuk naik kemari, pastikan sepeda motormu sanggup melibas medan perbukitan yang curam. Meski namanya Bukit Gantole, tak banyak kegiatan gantole dan paralayang di sini. Cuma di waktu-waktu tertentu anggota komunitas olahraga ini melakukan kegiatannya.

5. Perbukitan karst yang memanjang di selatan Wonogiri adalah tempat bersembunyinya goa-goa menawan, seperti Goa Putri Kencono ini

Salah satu sudut Goa Putri Kencono via pariwisatawonogiri.blogspot.com

Bukit-bukit kapur yang tandus justru menjadi keunggulan tersendiri bagi Wonogiri, karena di dalam perbukitan ini tersimpan potensi wisata berupa goa-goa alam. Salah satunya yang menawan adalah Goa Putri Kencono yang terletak di Desa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro. Goa ini bisa kamu capai dengan menempuh jarak lebih kurang 40 km dari pusat kota.

Di dalam goa ini, kamu bisa menyaksikan ukiran-ukiran alam berupa stalagmit dan stalagtit yang menghiasi seantero dinding goa. Goa yang luasnya sekitar 1.000 m² ini juga menyambung ke tempat lain melalui jalan tembusnya. So, buat kamu penggemar wisata goa, gak ada salahnya mencoba menjelajahi goa yang satu ini.

6. Di kota ini pula, kamu bisa menemukan yang namanya Museum Karst Dunia. Kamu yang tadinya biasa-biasa saja dengan goa bisa terpesona setelah berkunjung ke sana, lho.

Museum Karst Dunia via beritane.com

Masih di Kecamatan Pracimantoro, tepatnya di Desa Gebangharjo, berdiri megah bangunan Museum Karst Dunia. Ya, kecamatan ini memang menjadi salah satu pusat penelitian kawasan karst oleh ahli geologi karena struktur lapisan tanahnya serta keunikan goa-goa di dalamnya. Di sini kamu bisa menambah wawasan tentang batuan karst dan sejarah goa-goanya lewat contoh batuan, diorama, serta film dokumenter.

Tak cuma itu, ada pula goa-goa di sekitar museum yang bisa kamu kunjungi. Jadi, tak cuma belajar lewat museum, kamu juga bisa mengamati langsung ke goa-goanya. Itung-itung belajar sekalian rekreasi, bukan?

7. Untuk menemukan air terjun dengan udara sejuk dan panorama memukau, datang aja ke Objek Wisata Setren Girimanik

Air terjun Manik Moyo di Setren Girimanik via pariwisatawonogiri.blogspot.com

Jika Kabupaten Karanganyar punya Kawasan Tawangmangu, Wonogiri gak mau kalah. Kabupaten ini punya kawasan wisata yang tak kalah menarik bernama objek wisata Setren Girimanik. Objek wisata alam yang berada di DesaSetren, Girimanik, Kecamatan Slogohimo ini manawarkan perpaduan udara sejuk dengan panorama air terjun yang menyegarkan.

Tak cuma satu, kamu bisa menyambangi tiga air terjun di kawasan ini, yaitu air terjun Manik Moyo yang tingginya 70 meter, air terjun Tinjo Moyo yang mempunyai ketinggian 30 meter, serta air terjun Condromoyo. Tak cuma itu, terdapat pula tempat bersejarah bernama Batu Besi yang menjadi tempat petilasan Raden Mas Said.

8. Orang Wonogiri juga kental dengan nuansa spiritualnya, seperti yang tecermin di objek wisata Kahyangan yang menawan sekaligus magis

Kahyangan via telo345.blogspot.com

Kahyangan ini bukan negeri gaib tempat dewa-dewi lho, melainkan salah satu objek wisata spiritual yang terkenal di Wonogiri. Inilah salah satu tempat ritual petilasan Raden Mas Said alias Mangkunegaran I yang dijadikan lokasi meditasi serta ngalap berkah pada hari-hari tertentu. Pada malam Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon setiap bulan Suro, diadakan ritual Sedekah Bumi yang dilanjut dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Tapi, tak cuma nuansa magisnya yang kental, objek wisata di Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo ini juga menawarkan panorama alam yang menawan lewat air terjun dan sendangnya. Tentunya, tempat ini sangat layak untuk dikunjungi.

9. Tak jauh dari pusat kota, kamu pun bisa menikmati hijaunya hutan yang menjadi paru-paru kota Mede ini di Alas Kethu

Sepedaan ke Alas Kethu via ngomplehkra.blogspot.com

Alas Kethu yang berada di tengah kota Wonogiri ini menjadi tempat kabur yang asyik dari kebisingan dan polusi kawasan perkotaan. Hutan seluas 40 hektare ini tak hanya menjadi penghijau dan paru-paru kota, tapi juga menjadi daerah resapan air yang penting. Kamu bisa piknik menikmati rindangnya pepohonan jati, mahoni serta akasia yang cukup lebat menaungi kawasan ini. Beberapa orang juga datang ke sini untuk melakukan penelitian dan observasi.

10. Akhirnya, nikmati dulu beberapa sajian khas Wonogiri yang akan memperkaya khasanah kulinermu

Cabuk Wijen via wisata.kompasiana.com

Topografi yang serupa dengan Gunungkidul membuat gaplek dan tiwul juga menjadi makanan khas yang dicari wisatawan saat berkunjung ke Wonogiri. Selain itu, Wonogiri juga menjadi penghasil kacang mede yang layak kamu jadikan oleh-oleh. Jajal juga bakso dan mie ayam asli Wonogiri yang udah menjalar ke berbagai daerah di Indonesia.

Yang unik adalah cabuk wijenkuliner otentik yang kini makin susah dicari. Makanan berwarna hitam pekat yang mirip pepes ini terbuat dari biji wijen yang disangrai lalu ditumbuk dan dicampur parutan kelapa, cabai, bawang, gula jawa, dan petikan daun kemangi. Meski penambilannya gak menarik, rasanya yang pedas  dan sedikit getir terasa nikmat saat dimakan bersama nasi hangat atau nasi tiwul.

Itulah sejumlah sisi istimewa yang dimiliki oleh Wonogiri. Kalau sempat ke sana, jangan sampai terlewat, ya! Jangan lupa tambahin tempat wisata favoritmu yang belum tercantum di sini lewat kolom komentar.