Brunei Darussalam.
Sebuah negara tetangga Indonesia yang tak banyak kita kenal secara mendalam. Oke mungkin bagi yang suka traveling pernah ke Brunei sudah mengetahui seperti apa dalamnya Brunei. Namun bagi yang cuma mengenalnya dari berita internasional pasti akan kesulitan untuk mengetahui apa yang terjadi di Brunei. Sangat jarang sekali berita yang mengangkat informasi dari negara yang beribukota Bandar Sri Begawan ini.

Satu tahun lalu, paspor saya kebetulan sudah mendapatkan cap basah bertuliskan Brunei Darussalam. Ya, saat itu saya traveling ke Brunei selama 2 hari saja. Meskipun singkat namun terasa cukup karena negara ini sangat kecil. Nah, untuk itu saya ingin menceritakan 10 fakta unik dari negara Brunei dan mengapa kita semua sulit untuk mendapatkan informasi dari negara tersebut.

Jadi begini faktanya…

Datang ke Brunei tak harus naik pesawat. Kamu bisa naik kapal dari Malaysia untuk datang ke sana…

nggak harus naik pesawat via www.berkuliah.com

Brunei terletak di bagian utara pulau Kalimantan. Sebagai negara, ia terapit oleh Malaysia yang berbatasan nyaris di seluruh wilayahnya. Untuk itu datang ke Brunei bisa kamu lakukan via Malaysia. Saya datang ke Brunei naik kapal sejenis ferry dari Pulau Labuan, tak jauh dari Kota Kinabalu Malaysia. Lebih murah dan lebih seru sih daripada naik pesawat. Hehehe.

Brunei Darussalam awalnya bergabung dengan Federasi Malaysia, namun akhirnya berpisah dan merdeka dari Inggis pada tahun 1984. Brunei adalah salah satu negara termuda di ASEAN

Advertisement

Masjid SOAS via fos.ubd.edu.bn

Sejarah Brunei memang sangat panjang, yang berawal sejak abad ke 7 silam. Pada abad ke 19 Inggris lah yang berkuasa di Brunei. Dan pada tahun 1984, kemerdekaan diberikan kepada Brunei dan uniknya mereka memilih tanggal 1 Januari 1984. Biar bareng tahun baruan kali ya.

Sebagai negara yang bisa dikatakan sangat makmur, banyak fasilitas gratis di Brunei. Mulai dari pendidikan gratis hingga kesehatan gratis. Bikin mupeng ya tinggal di sana…

pusat kota bandar seri begawan via bruneiborneo.com

Negara Brunei adalah negara yang kaya akan minyak, untuk itulah wajar kalau negara ini termasuk negara yang sejahtera. Untuk itu, pendidikan gratis dan kesehatan gratis sangat wajar bila disediakan di negara itu. Begini caranya bikin warga negara Brunei bahagia.

Brunei mempunyai penduduk yang sangat sedikit sehingga negara kecil itu pun tampak lengang bahkan di kotanya sekalipun. Nggak ada macet-macetan deh…

royal regalia museum via thesmartlocal.com

Jumlah penduduk Brunei hanya sekitar 400.000 penduduk. Kurang lebih sama dengan penduduk di Kota Jogja. Saking sepinya, di pusat kota bahkan ketika siang hari sangat lengang. Seperti foto di pusat kota depan Museum Royal Regalia di atas, suasana siang hari bahkan sangat sepi. Nggak ada sih macet-macetan.

Selama berkeliling kota Bandar Sri Begawan, saya tidak menemukan satu pun motor. Ada sih satu, pengantar makanan cepat saji, tapi itu pun Harley Davidson

harley davidson via brunei-er34.blogspot.co.id

Kepemilikan mobil sangat tinggi di Brunei. Perbandingan jumlah manusia dan mobil adalah 2:1 alias jika ada 2 orang pasti ada 1 mobil. Wajar kalau kamu tak menemukan motor di sana. Ada sih, satu doang, itu pun buat pengantar makanan cepat saji. Motornya pun Harley Davidson! Sangar.

Sultan Brunei sangat kaya raya. Dia punya koleksi lebih dari 7.000 mobil mewah, dari Rolls Royce, Lamborghini, Ferrari hingga Mercedes Benz. Orang kaya mah bebas ya…

koleksi mobil sultan brunei via www.tribunnews.com

Sultan Brunei Hasanal Bolkiah emang kekayaannya luar biasa. Saking kayanya, koleksi mobilnya mencapai lima ribu lebih mobil mewah. Dialah pemilik koleksi mobil mewah terbanyak di dunia. Dan kamu bisa lihat sendiri ‘showroom’ mobilnya yang begitu mengagumkan. Sultan, bagi satu dong…

Di Brunei, stasiun TV cuma ada 4. Dan menurut salah satu karyawan stasiun TV di Brunei, pemerintah memang melarang memberitakan hal yang buruk di negara itu. Jadi wajar kalau beritanya baik semua…

informasi cukup ketat via amirahwaznahku.blogspot.co.id

Saat saya baru sampai di kota Bandar Sri Begawan, ada seorang pria yang menyapa dengan ramah. Kami pun mengobrol dan dia menawarkan bantuan untuk mengantar kami ke hotel. Dia adalah karyawan salah satu Stasiun TV di kota itu. Dari penjelasannya, saya paham kalau Brunei memang agak tertutup dengan pers, terutama terhadap informasi yang dianggap negatif.

Jangan salah, orang Indonesia ada banyak di Brunei. Apalagi penjual makanan, banyak menu makanan Indonesia di Brunei.

makanan khas brunei via chikupunya.files.wordpress.com

Makan siang saya adalah ayam goreng yang penjualnya berasal dari Cilacap. Penjaga museumnya pun orang Surabaya. Kondektur busnya pun ngobrol dengan penumpangnya asyik sekali berbahasa Sunda. Sekilas, kamu nggak akan merasa kalau sedang berada di luar negeri.

Istana Nurul Iman adalah istana paling besar di dunia. Istana Sang Sultan Brunei ini dibuka saat lebaran. Seluruh warga Brunei boleh datang dan dijamu raja. Kok enak sekali ya jadi warga Brunei ini…

istana nurul iman via www.istananuruliman.org

Sebagai raja yang sangat kaya maka wajar apabila sultan tinggal di istana yang megah, bernama Istana Nurul Iman. Interior istana dilapisi emas, pakaiannya berlapis emas, mobilnya dilapisi emas, sampai kamar mandinya yang berjumlah 257 kamar pun berlapis emas. Istana paling besar di dunia ini akan terbuka untuk umum saat ramadan dan lebaran. Wah nikmatnya dijamu sultan…

Brunei menggunakan hukum syariah Islam, rokok dan alkohol dilarang diperdagangkan di negara tersebut. Pantas saja kriminalitas di negara ini rendah

syariah islam via supercars.agent4stars.com

Sebagai negara yang menganut syariah Islam, Brunei bisa dijadikan contoh dalam penerapan syariat Islam yang baik. Alkohol dan rokok dilarang diperdagangkan di sana. Zina dan homoseksual hukumannya pun amat keras. Namun, perempuan diberikan tempat untuk bekerja dan juga hak asuh anak. Kriminalitas pun terbilang rendah di negara ini.

Jadi, kamu udah tertarik belum traveling ke Brunei? Atau bahkan pengen tinggal di sana? Hehehe.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya