Berangkat dari sebuah ketertarikan terhadap sesuatu, kamu akan ditarik menuju orang-orang yang menyukai hal yang sama. Kayak hobi-hobi lainnya, traveling adalah hobi yang punya pasarnya sendiri. Maka, wajar banget kalau orang-orang yang sama-sama menyukai traveling lalu berkumpul dalam suatu wadah: komunitas traveling.

Nah, kalau kamu punya ketertarikan yang sama, gak perlu ragu atau malu untuk gabung dengan mereka. Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan bergabung di komunitas ini. Pengen tahu apa aja manfaatnya? Yuk, simak sama-sama.

1. Informasi di internet tak melulu up to date. Tapi, komunitas traveling akan mampu “menyuapmu” dengan informasi terbaru, yang belum tentu bisa kamu dapatkan dengan Google.

Mengupdate informasi perjalanan yang kamu butuhkan. via www.oncallinternational.com

Meski udah riset ke sana kemari di internet, gak jarang kamu tetap gak puas dengan informasi yang kamu dapat. Misalnya, kamu masih belum nemu berapa harga tiket masuk ke objek wisata A, berapa tarif angkutan umum dari daerah B ke daerah C, atau berapa tarif normal sewa jeep buat ke Bromo.

Atau bisa juga kamu menemukan informasi tentang harga tiket masuk ke objek wisata A, tapi begitu sampai ke sana kamu kecele karena harga tiket masuknya sudah naik dua kali lipat. Yah.

Advertisement

Nah, keadaan seperti ini bisa dicegah jika kamu bertanya pada orang-orang yang ada di komunitas traveling. Mereka bakal sukarela membantu kamu dengan informasi terakhir yang mereka punya. Tentunya, ini jauh lebih up to date dibanding ngubek-ngubek blog yang umur postingannya udah bertahun-tahun. Jadi, penyusunan anggaran perjalananmu bisa lebih akurat.

2. Bingung menyusun itinerary yang pas? Konsultasikan saja pada yang lebih berpengalaman. Kamu juga bisa mengajukan pertanyaan yang belum tentu bisa kamu ajukan ke mesin pencari!

Membantumu menyusun itinerary yang efektif. via www.mommyfordummy.com

Nah, kamu udah punya destinasi kota yang mau didatangi. Sayangnya, kamu masih bingung gimana nyusun itinerary yang pas biar rute penjelajahanmu efisien dan waktumu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Daripada bingung, coba deh lempar pertanyaan ke forum komunitas traveling yang relevan, kamu pasti segera mendapatkan pencerahan, deh.

3. Saat kamu butuh tempat singgah, mereka akan dengan senang hati meminjamkan dinding dan atapnya untukmu bernaung.

Menyediakan tempat bernaung via hannasantiago.wordpress.com

Buat kamu yang traveling ala backpacker, ada enggaknya tempat singgah gratis sukarela itu cukup krusial buat anggaran kamu, soalnya akomodasi biasanya menelan 20-40% dari total bujet yang kamu punya. Memang, kamu masih punya opsi buat ngegembel, numpang tidur di musala pom bensin atau semacamnya, tapi pasti lebih asyik kalau bisa sekalian ketemu teman baru, terutama kalau kamu traveling sendirian.

Nah, jika kamu menjadi bagian dari suatu komunitas traveling, anggotanya gak akan segan untuk meminjamkan tempat bernaung selama itu memungkinkan. Kamu pun juga memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi tuan rumah bagi traveler yang singgah ke kota tempat tinggalmu.

4. Tak jarang, mereka juga siap sedia untuk menjadi pemandumu.

Siap sedia jadi pemandumu. via www.backpackerindonesia.com

Selain dijamu di rumah mereka, gak jarang mereka juga menyempatkan diri buat mengantar dan memandu kamu ke tempat-tempat yang akan kamu singgahi. Selain memperoleh informasi dan cerita menarik yang mungkin gak kamu dapatkan jika berkunjung sendirian, kamu juga bakal lebih aman—misalnya terhindar dari  salah angkot atau tertipu oleh tourist scam.

5. Lewat mereka, kamu bisa menemukan tempat-tempat tak terduga yang belum ada jejaknya di internet

Diajak blusukan ke pantai perawan via advwonderlust.blogspot.com

Gak cuma dipandu ke tempat-tempat yang emang udah kamu rencanakan, mereka bahkan bisa juga mengajakmu ke tempat-tempat rahasia nan spesial yang mungkin masih jarang banget diangkat di internet. Jadi, jangan ragu kalau mereka ngajak kamu blusukan, siapa tahu kamu bakal menemukan pengalaman yang gak pernah terbayangkan sebelumnya.

6. Tak hanya destinasi, kamu pun bisa mengenal budaya lokal lebih dalam.

Menyaksikan tradisi Omed-Omedan di Bali. via Wisatabali.com

Selain destinasi, rekan-rekan dari komunitas traveling tentunya lebih mengenal budaya lokal tempat asal mereka. Dari mereka, kamu mungkin bakal takjub ketika tahu ternyata banyak tradisi menarik di tempat yang kamu datangi. Kamu juga bisa belajar banyak dari kearifan lokal yang ada di sana. Pas banget buat traveler pemalu yang agak sungkan mendekati penduduk lokal yang belum dikenal.

7. Gathering atau kopi darat tak hanya bermanfaat untuk menambah kenalan dan jejaring, tapi juga tempat kalian bertukar pikiran dan berkegiatan yang positif.

Gathering komunitas traveling via trilogikapalpesiar.wordpress.com

Sebagai komunitas, anggotanya biasa mengadakan gathering atau kopi darat secara berkala. Nah, dengan ikut serta dalam kegiatan ini, kamu gak cuma nambah kenalan dan jejaring, tapi juga bisa bertukar pikiran dan pengalaman dengan mereka. Dapatkan ilmu baru dari mereka yang lebih berpengalaman, dan kamu pun bisa membagikan pengalamanmu pada mereka.

Tak jarang, komunitas traveling juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif, seperti kampanye lingkungan dengan menanam pohon, atau melakukan sesuatu demi kemanusiaan lewat donor darah. Jadi, selain silaturahmi, kamu juga bisa berbagi kebaikan lewat sana.

8. Lagi malas merencanakan perjalanan sendirian? Ikutan open trip bareng mereka aja!

Ikutan open trip via we-care-we-share.blogspot.com

Nah, ini salah satu serunya gabung di komunitas traveling. Ajakan untuk open trip atau jalan-jalan bareng ke suatu tempat itu gak pernah sepi. Kalau kamu lagi malas mempersiapkan perjalanan sendirian, gak ada salahnya ikutan open trip ini.

Gak perlu repot ngurus itinerary, transportasi, dan akomodasi. Tinggal bawa badan dan bayar sharing cost yang biasanya jatuhnya lebih murah dibanding traveling sendirian, terutama buat tempat-tempat yang butuh massa yang banyak kayak Karimunjawa.

9. Sebaliknya, kamu juga bisa jalan-jalan murah bahkan gratis dengan mengatur suatu open trip.

Susun open trip biar bisa jalan-jalan gratis via zulfikaralex.com

Kalau mau, kamu juga bisa mengatur open trip sesuai keinginanmu, lalu tawarkan deh ke teman-teman di komunitas travelingmu. Gak perlu ambil untung, bisa jalan-jalan gratis bareng mereka udah cukup. Hitung-hitung membayar jerih payahmu untuk mengatur open trip itu.

10. Punya teman dari seluruh Indonesia bahkan dunia sama sekali bukan hal yang mustahil.

Teman dari berbagai penjuru Nusantara via deasihotang.wordpress.com

Dengan jejaring dari sejumlah komunitas traveling yang ada di berbagai daerah, tentu bukan mustahil kamu bisa punya teman dari seluruh Indonesia. Bahkan, kini menjamah level dunia pun kini makin mudah dengan adanya komunitas traveler internasional seperti Couchsurfing.

11. Kamu gak akan kehabisan inspirasi dalam menemukan tempat baru yang bisa kamu tuju.

Terus menginspirasi untuk traveling via www.wiranurmansyah.com

Komunitas traveling diisi dengan orang-orang yang akan selalu menginspirasimu untuk jalan-jalan. Dijamin, kamu gak akan kehabisan tempat buat dituju, deh. Pasti ada aja tempat-tempat menarik yang mereka bagikan ke kamu. Melihat foto-foto dan cerita yang mereka bagikan lewat blog dan postingan di media sosial, kamu pasti akan terus termotivasi untuk jalan-jalan.

Nah, ternyata banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari komunitas traveling, ‘kan? Gak ada salahnya gabung dari sekarang. Oh iya, apa kamu yang udah bergabung merasakan manfaat lainnya dari yang disebutin di atas? Jangan malu buat membagikannya di komentar!

Info komunitas lainnya yuk klik disini #indokomunitas