Kamu sedang merencanakan sebuah trip kelompok bareng sohib-sohibmu? Jalan-jalan ke suatu destinasi wisata yang menarik memang untuk dilewatkan bersama teman-teman yang seru. Selain terasa lebih aman, kamu juga gak perlu khawatir akan suasana garing karena ada orang yang bisa kamu ajak ngobrol sepanjang perjalanan.

Tapi sebelum kamu benar-benar berangkat, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan agar liburanmu bersama mereka bisa berjalan lancar tanpa terjadi perselisihan di tengah jalan. ‘Kan malas kalau selama traveling kalian malah berantem, dan pulang dalam status perang dingin atau justru nggak lagi berteman…

1. Kamu akan menghabiskan sebagian besar waktu bersama teman-temanmu. Jadi, carilah teman seperjalanan yang “seiman”

Cari teman perjalanan yang sevisi via travel.detik.com

Teman seperjalanan yang seiman di sini tentu bukan berarti temanmu yang satu kepercayaan denganmu, melainkan mereka yang visinya sejalan denganmu soal traveling. Ajak teman-teman yang memang suka petualangan, menyenangkan, dan yang paling penting: gak terlalu bergantung sama orang lain.

Kalian juga sebaiknya punya ketertarikan dan bujet traveling yang serupa. Dengan begitu, kalian bisa lebih mudah untuk mengambil keputusan bersama, kayak naik transportasi apa, menginap di mana, serta mengunjungi tempat-tempat mana aja setibanya di sana.

2. Makin banyak yang ikut tak selalu makin enak. Traveling dalam kelompok kecil berjumlah genap bisa menguntungkan di banyak kesempatan

Advertisement

Lebih mudah menyatukan kelompok kecil via motivbasi.wordpress.com

Kecuali kamu ikutan open trip yang biasanya udah diorganisir oleh segelintir orang, traveling berkelompok akan lebih menguntungkan kalau jumlah anggotanya gak kebanyakan. Memang gak ada jumlah yang baku sih harus berapa, karena tergantung tempat tujuanmu juga.

Jika jumlahnya sedikit, kalian bisa lebih mudah melakukan diskusi, berkompromi dan berbagi tugas. Transportasi dan akomodasi pun lebih mudah diatur. Lalu, jumlah anggota yang genap juga bisa strategis di berbagai kesempatan. Misalnya saat kalian menyewa sepeda motor untuk jalan-jalan, atau ketika kamar hotel hanya menyediakan 2 bed per kamar tanpa menyediakan extra bed. Jadinya, gak ada orang yang merasa tersisih, gitu.

3. Pastikan semua anggota dilibatkan dalam setiap perencanaan dan pengambilan keputusan, terutama yang berhubungan dengan dana traveling

Pastikan semua dilibatkan dalam diskusi via www.zeus.aegee.org

Setelah kalian sepakat soal destinasi tujuan kalian, libatkan juga setiap orang untuk mengambil keputusan, terutama yang berhubungan dengan pengeluaran selama traveling. Pilihan transportasi, tempat menginap, serta objek wisata utama yang akan dikunjungi wajib didiskusikan bersama. Dengan begitu, kalian bisa lebih mudah mendapatkan titik temu.

Lalu, biasanya sih ada salah satu teman kamu yang sukanya ngikut aja sama keputusan kelompok. Tetap tanya pendapatnya dan jangan diabaikan saat kalian mengambil keputusan, karena siapa tahu dia punya pendapat yang lebih brilian.

4. Biar kelompok jalan-jalanmu lebih gampang ketemuan dan diskusi, bikin aja grup diskusi lewat aplikasi chatting atau jejaring sosial

Ngobrol lewat chatting via www.nbcnews.com

Di zaman serba digital seperti sekarang, diskusi kelompok gak melulu harus ketemuan. Dari jarak jauh pun bisa. Tinggal bikin grup diskusi aja lewat aplikasi chatting seperti Whatsapp atau media sosial kayak Facebook. Kalian bisa ngobrol, diskusi macam-macam, bikin anggaran dan itinerary bareng, sampai berbagi foto perjalanan di ruang ini.

5. Berdayakan kemampuan masing-masing orang dan bagilah tugas kalian

Bagi tugas sesuai kemampuan masing-masing. via worththewhisk.com

Tiap-tiap orang dalam kelompokmu pastinya punya kelebihan masing-masing. Mungkin ada yang punya kemampuan spasial dan navigasi yang oke, ada yang pintar ngatur uang dan rajin bikin catatan pengeluaran, ada yang hebat soal riset, dan ada juga yang jago ngomong ke orang asing. Bagilah tugas sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Dengan begitu, tiap-tiap orang bisa berkontribusi dan merasa berguna bagi yang lainnya.

Hindari berusaha menjadi orang yang ingin menangani semuanya. Toh, bebanmu akan semakin ringan jika dibagi, ‘kan?

6. Jangan sungkan untuk membantu rekanmu melakukan persiapan

Bantu temanmu packing via frugalfrolicker.com

Satu atau dua temanmu dalam grup mungkin kurang begitu berpengalaman soal traveling, gak seperti kamu. Jadi, jangan ragu untuk berbagi saran soal jalan-jalan. Membantu mereka untuk packing juga gak ada salahnya, kok. Mereka pasti bakal berterima kasih dan gak bakal ragu buat ikut kalau kamu ajak jalan-jalan lagi.

7. Bikinlah rencana mau ngapain aja setibanya di sana, tapi jaga agar itinerary-nya tetap longgar

Buat itinerary yang longgar via www.mommyfordummy.com

Di sebuah destinasi yang sama, pasti ada tempat-tempat yang ingin kalian kunjungi maupun hal yang ingin kalian lakukan bersama-sama. Susunlah rencana perjalanan yang melibatkan setiap orang, tapi tetap jaga agar itinerary yang kalian bikin tetap longgar dan fleksibel biar semuanya bisa puas mengunjungi tempat favoritnya atau berganti rencana saat terjadi sesuatu di luar dugaan.

Hindari juga bikin jadwal kunjungan ke tempat wisata yang terlalu singkat. Misalnya, jangan mengalokasikan kunjungan ke sebuah museum cuma 1-2 jam hanya karena kamu gak begitu tertarik dengan itu. Siapa tahu teman seperjalananmu malah suka banget.

8. Gak ada salahnya untuk berpisah sementara jika kalian memang memiliki tujuan dan ketertarikan yang agak berbeda

Gak ada salahnya memisahkan diri sebentar via riamirandadiary.com

Traveling berkelompok bukan berarti harus sama-sama terus sepanjang perjalanan. Kalian bisa berpisah sementara jika ada tempat berbeda yang ingin kamu kunjungi, kok.

Misalnya, teman-temanmu ingin berenang di waterpark, sedangkan kamu dan seorang lagi lebih tertarik untuk mengunjungi museum karena kalian berdua gak bisa berenang. Kalau begini, gak perlu ragu buat berpisah biar kalian sama-sama bisa menikmati waktu kalian sebaik-baiknya. Daripada bete nungguin. Kalau udah, tinggal janjian aja ketemu di suatu tempat.

9. Snack dan tidur yang cukup adalah obat mujarab untuk menurunkan tensi teman-temanmu saat traveling

Ngemil di jalan via infojakarta.net

Makan dan tidur adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi meskipun lagi traveling. Gara-gara lapar, kamu atau temanmu bisa berperilaku yang bukan dia banget, lho. Jadi, pastikan kalian gak telat makan dan menyediakan snack yang sehat sepanjang jalan, biar kepala kalian tetap adem.

Soal tidur, tiap orang juga punya kebiasaannya masing-masing. Ada yang tidurnya sore dan bangun pagi, ada juga yang baru bisa tidur kalau udah lewat tengah malam. Ada yang tidurnya tenang, ada pula yang gak bisa diam. Yang penting, tetap jaga agar masing-masing dari kalian mendapat tidur yang cukup bisa gak gampang sakit dan bisa menikmati perjalanan tanpa rasa kantuk.

10. Perjalanan panjang kadang bisa terasa membosankan. Sediakan aja games untuk dimainkan rame-rame

Mainkan games di perjalanan via piknikasik.com

Ya, ketika snack habis dan gak ada bahan obrolan, perjalanan panjang bisa terasa segaring kerupuk kulit. Biar suasana ceria lagi, bawa dan mainkan games bersama-sama. Selain main kartu, kamu juga bisa main tebak-tebakan. Kalau kuat, bawa laptop aja sekalian terus main game bola di atas kereta. Hehehe

11. Selama traveling, lebih baik hindari topik-topik yang sensitif dan kontroversial

Jaga obrolan tetap adem via adninmustika.wordpress.com

Serunya punya teman seperjalanan itu karena kamu punya rekan untuk diajak bercerita dan diskusi. Tapi, meski kalian suka diskusi, mendingan simpan topik-topik yang sensitif dan kontroversial untuk dirimu sendiri. Kayak kemarin, misalnya, diskusi tentang siapa yang pantas jadi presiden bisa berujung berantem. Kalau udah gitu, bisa-bisa liburan kalian yang seharusnya menyenangkan malah jadi runyam.

12. Pengen membawa pulang kenang-kenangan yang berkesan? Ajak seorang teman yang jago fotografi untuk menjadi bagian dari grupmu

Bawa seorang fotografer bersamamu via graphpaperpress.com

Ya, punya satu orang yang jago membuat dokumentasi di dalam tim akan membuat perjalananmu lebih berkesan. Temanmu ini gak harus fotografer profesional, yang penting kemampuannya membingkai gambar gak diragukan. Siapa sih yang gak mau momen-momen perjalanannya diabadikan dalam karya fotografi travel yang artistik? Apalagi kalau dia juga jago membuat footage video menjadi sebuah video pendek yang menarik, kamu pasti gak sabar untuk pamer!

13. Hal yang paling penting dalam traveling berkelompok: kesampingkan ego dan nikmati setiap momennya

Kesampingan ego dan nikmati setiap momen via watergius.wordpress.com

Traveling berkelompok gak akan berhasil kalau tiap orang masih mau menang sendiri. Selama perjalanan, kesampingkan dulu ego dan keluh kesahmu. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing; kamu mungkin merasa ada kelakuan temanmu yang menyebalkan. Tapi, siapa tahu mereka juga begitu ke kamu.

Kalau ada hal yang sangat mengganggumu, ungkapin aja terus terang, tentunya dengan cara yang wajar. Kalau mereka juga menginginkan perjalanan ini menyenangkan, pasti setiap orang akan mengesampingkan ego dan menyesuaikan diri, kok. Akhirnya, meskipun senang dan sedih, jangan lupa untuk menikmati setiap momen yang kamu alami. Itulah oleh-oleh yang kamu bawa pulang untuk diceritakan.

Nah, lewat saran-saran berikut, semoga perjalananmu bareng teman-teman jadi seru dan menyenangkan. Oh iya, kalau kamu punya tips lain, bagiin dong di komentar!