Indonesia punya sekitar 500-an suku, yang tentu masing-masing miliki budaya yang berbeda. Karena itu pula, di negeri ini ada beragam festival budaya yang sangat disarankan untukmu penyuka traveling, terlebih para penikmat seni dan budaya. Festival budaya di Indonesia kebanyakan sifatnya tahunan, dan erat sekali kaitannya dengan kearifan lokal masing-masing daerah. Makin ke mari, ragam festival budaya ini kian menjadi magnet yang sanggup menarik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Nah, supaya kamu bisa menikmati festival-festival budaya milik bangsamu sendiri, kamu catat 12 jadwal berikut di tahun 2017 ini ya. Kali mau sekalian bulan madu juga, hehehe…

1. 14-16 Januari kamu bisa turut andil dalam kemeriahan Pesta Reba milik Suku Bena di NTT. Awal tahunmu akan istimewa dengan berkunjung ke sana

mereka akan menyambutmu, percayalah via phinemo.com

Biasanya, Pesta Reba dihelat pada bulan Desember hingga Februari. Namun, puncak acaranya akan diselenggarakan pada pertengahan Januari, yakni tanggal 14-16 Januari setiap tahunnya. Pesta Reba ini merupakan sebuah pesta adat di Nusa Tenggara Timur yang memang dilangsungkan dalam rangka menyambut pergantian tahun. Salah satu ciri khasnya adalah memakan ubi bersama sambil diiringi tarian adat bernama Besa Uwi.

2. Untukmu yang sudah pegang tiket ke Lombok pada Februari nanti, jangan lewatkan Festival Bau Nyale Putri Mandalika di Kuta, Lombok pada 10-15 Februari ya..

nangkep cacing ditemenin mbak-mbak cantik begini masa nggak mau? via blog.reservasi.com

Kalau yang satu ini digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Inget, Lombok nggak hanya tentang Rinjani ataupun tiga Gili saja lho ya. Festival Bau Nyale biasanya dilaksanakan di hari ke-20 pada bulan ke-10 berdasarkan penghitungan bulan dalam penanggalan tradisional Suku Sasak. Dalam bahasa Sasak, kata “Bau” bermakna “menangkap” sedangkan kata “Nyale” ialah sebutan untuk cacing laut yang hanya muncul ke permukaan pantai sekali dalam setahun. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan kenapa Festival Bau Nyale begitu identik dengan menangkap cacing di sepanjang pantai Lombok. Mau bergabung?

3. Pecinta musik jazz jadi wajib hadir di event satu ini sih. Java Jazz Festival 2017 akan berlangsung pada 3-5 Maret mendatang

Advertisement

pecinta jazz wajib dateng sih via duniamusik.com

Tahun 2017 merupakan tahun ke-13 dalam penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz Festival atau yang dikenal dengan Java Jazz. Untukmu yang mengaku menggemari musik jazz, silahkan hadir dan menikmati khazanah kekayaan musik di Indonesia. Sebab, selain para musisi jazz dalam maupun luar negeri, festival ini juga akan menghadirkan genre musik lain seperti R&B, Soul, dan Reggae. Ohiya, catat pula tempatnya, yakni di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

4. Pada pertengahan Maret, kamu bisa melipir ke Festival Timba Laor, Ambon. Yuk cari cacing laut bareng-bareng, dan jangan lupa mampir ke Kei yaa

intinya ya menimba cacing, hehee via panduanwisata.id

Sama halnya dengan Festival Bau Nyale di Lombok dan Festival Pasola di Sumba, Timba Laor ini merupakan pestanya warga Ambon. Dalam pesta yang kini identik dengan wisata Ambon ini, juga terdapat aktivitas mencari cacing laut di antara karang yang terdapat di sepanjang pesisir pantai. Nah kawasan pesisir pantainya itu biasanya berada di kawasan Nusaniwe dan Leitimur Selatan. Akhir dari perhelatan festival ini ialah dengan memasak hasil tangkapan cacing laut tadi, dan kemudian disajikan untuk disantap bersama-sama. Berminat mencoba?

5. Berlanjut ke bulan April, pada tanggal 1 hingga 3, kamu bisa menikmati uniknya Festival Tidore di Maluku Utara. Yang ini diselenggarakan oleh pemerintah dalam rangka memperingati HUT kota Tidore

dalam rangka HUT Tidore via ganlob.com

Acara tahunan ini dirangkai dalam bentuk festival budaya yang menyatukan beberapa acara adat. Ada banyak sekali rangkaian acara yang terdapat dalam festival yang diselenggarakan selama tiga hari ini. Ada Dowari sebagai ritual rutin setiap mengawali kegiatan adat, ada lomba Kabate, Maluku Tai atau yang dikenal sebagai lomba memancing, atraksi debus, hingga karnaval budaya. Hmm, April masih ada promo tiket nggak ya?

6. Yang tahun lalu belum sempat ke Dieng Culture Festival, pastikan untuk tidak melewatkan DCF tanggal 5-7 Agustus 2017 ya.. Siapa tahu ada jodoh juga di sana

festival paling romantis nih via moneter.co.id

Acara yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Jawa Tengah dan warga sekitaran Dataran Tinggi Dieng ini dipastikan akan dilaksanakan setiap tahun, bulan Agustus tepatnya. Memutuskan datang kemari, kamu akan menyaksikan ritual pemotongan rambut gimbal, festival kembang api, penerbangan lampu lampion sebanyak 5000, festival jazz di atas awan, film festival Dieng, serta beragam pertunjukan kegiatan seni tradisional milik masyarakat Dieng. Mumpung masih lama, nabung duit sama nabung cuti dulu ya..

7. Mampir ke Semarang buat menikmati Semarang Night Carnival dulu aja ya tanggal 7 Mei-nya. Cocok untukmu pemburu foto-foto indah nan epic

tempatnya pemburu foto epic via exploresemarang.com

Carnival ini hadir dalam rangka menyambut HUT kota Semarang yang ke-470. Pertama dilangsungkan pada 2011 silam, acara ini cukup sukses dan diikuti oleh ratusan peserta, mulai dari pelajar, komunitas, pekerja seni, dan masih banyak lagi. Hal paling menarik dalam event ini adalah seluruh kostum yang dikenakan peserta karnaval berasal dari berbagai macam hiasan unik seperti lampion misalnya. Kalau mau cari foto-foto bagus dan melatih kemampuan fotografimu, jangan lewatkan event ini.

8. Bulan Juni adalah bulan terbaik untuk traveling. Jangan sia-siakan cuaca yang sedang bagus-bagusnya untuk pergi ke Papua dan menikmati Festival Danau Sentani pada pertengahan Juni ya..

Papua tak kan pernah mengecewakan via festivaldanausentani.com

Festival Danau Sentani tahun depan diselenggarakan tanggal 19-23 Juni. Festival ini melibatkan 16 suku yang ada di Papua, sudah rutin dilangsungkan sejak 2007 lalu. Datang dan berkunjunglah ke Papua saat perhelatan ini terlaksana, akan ada beragam suguhan pertunjukan adat, seni, dan kebudayaan dari puluhan suku asli Papua. Untukmu yang gemar belanja, kamu juga bisa melihat dan membeli berbagai produk kerajinan kulit kayu, batik khas Papua, produk olahan seperti sokelat, kopi, sagu, buah merah, dan sebagainya. Kapan kamu ke Papua?

9. 9-10 Juli adalah saat yang tepat untuk berkunjung ke Gunung Bromo di Jawa Timur sana. Upacara Adat Tengger Yadnya Kasada akan membuat traveling-mu makin istimewa

Bromo lebih adem pas begini via bisniswisata.co.id

Yadnya Kasada atau Kesodo merupakan salah satu ritual tahunan terbesar suku asli Tengger di Bromo. Setiap tahun, pada hari ke-14 bulan Kasada, umat Hindu Tengger akan melempar sesaji ke kawah Gunung Bromo. Mulai dari sayur mayur, buah-buahan, hewan ternak, hingga uang dijadikan persembahan kepada Sang Hyang Widhi. Kamu akan merasakan kedamaian dengan menyaksikan ritual mereka yang menunjukkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada Sang Hyang Widhi. Ah Bromo memang selalu mempesona.

10. 20 September hingga 1 Oktober kamu bisa melibatkan diri dalam Pesta Budaya Tabuik, Pariaman. Ini merupakan wujud syukur datangnya bulan Muharram

Pariaman punya~ via assets.kidnesia.com

Festival Tabuik merupakan sala satu tradisi tahunan dalam masyarakat Pariaman, Sumatera Barat. Ketika tiba bulan Muharram, masyarakat Pariaman akan membuat tabuik atau perwujudan makhluk legenda bernama Buraq yang membawa peti jenazah di punggungnya. Tinggi tabuik ini sekitar 15 meter dan dibagi ke dalam dua bagian. Kisaran waktu perayaan festival ini ialah tanggal 10-15 Muharram.

11. Bumi Reog atau Kabupaten Ponorogo di Jawa Timur juga punya festival unik yang diselenggarakan setiap tahunnya. Ada Festival Reog Ponorogo pada 10-16 Oktober

Reog yang sudah mendunia via www.josstoday.com

Di Ponorogo inilah lahir kesenian Reog yang kini bahkan telah dikenal oleh dunia. Setiap jelang Bulan Suro alias Bulan Muharam, yakni saat menyambut tahun baru Islam, masyarakat Ponorogo Jawa Timur selalu menggelar Festival Reog Nasional di Alun-Alun Ponorogo dalam rangka Grebeg Suro. Festival ini diikuti oleh berbagai peserta dari seluruh Indonesia lho, ada dari Madiun, Jogja, Gunungkidul, Kediri, Malang, Surabaya, dan sebagainya. Siapa sih orang Indonesia yang nggak kenal Reog?

12. Terakhir, menutup tahun 2017, yuk meramaikan Festival Kora-Kora pada 9-10 Desember nanti. Terserah mau berangkat rame-rame atau sendiri

warna-warninya kapal via blog.reservasi.comw

Yang ini festival milik Ternate, Maluku Utara. Festival Kora-Kora menampilkan beraneka ragam kebudayaan Maluku Utara, mulai dari keseniannya seperti tari, musik, hingga sajian kuliner. Ada pula berbagai aktivitas bahari atau kegiatan yang berkaitan dengan kelautan, termasuk lomba perahu tradisional Kora-Kora yang selalu menjadi daya tarik bagi para wisatawan lokal dan internasional. Selfie di perahu hiasnya bisa bikin follower instagram-mu bertambah lho.. Bukankah begitu biasanya tujuan anak-anak traveling masa kini?

Jadi, sudah siap menyambut 2017 dengan beragam festival budaya di Indonesia? Mau datengin yang mana aja? Indonesia memang kaya, sayang kalau kamu melewatkannya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya