Keindahan panorama alam Indonesia memang tak perlu diragukan lagi. Tak hanya jadi sasaran para traveler dari dalam dan luar negeri, keelokan destinasi wisata alam kita pun sudah diabadikan dalam karya-karya yang nyata. Yup, saking indahnya, para musisi sengaja merekam keelokan alam Indonesia dalam video klip mereka.

Nah, apakah kamu pernah menonton 7 video klip dalam artikel ini? Bergaya ala Raisa atau merasakan keseruan seperti RAN dan JKT48, tidakkah keindahan alam di tempat-tempat ini membuatmu ingin segera mengunjunginya?

1. Keindahan Taman Nasional Baluran terekam dalam klip “Jatuh Hati” milik Raisa. Saat berkunjung, pastikan kamu mengabadikan momen liburanmu di sana

Savana Bekol tempat syuting video klip Jatuh Hati via www.mongabay.co.id

Taman Nasional Baluran terletak di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Nama Baluran sendiri merujuk pada nama Gunung Baluran yang termasuk dalam area taman nasional ini. Di dalam taman nasional ini, kita dapat menemui vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa, dan hutan yang selalu terhampar hijau sepanjang tahun. Dari sekian area tersebut, Sabana Bekol adalah salah satu yang termasyur karena dijadikan lokasi syuting video klip Raisa yang berjudul “Jatuh Hati”.

Selain hamparan alam yang begitu eksotis, taman nasional berjuluk Africa van Java ini turut melestarikan sejumlah satwa. Jangan heran bila kamu datang kesana dan melihat banteng yang lalu lalang. Selain banteng, ada pula kerbau liar, kijang, rusa, macan tutul, kancil, kucing bakau, dan aneka burung. Seakan tak cukup memanjamu dengan alamnya saja, Baluran juga memiliki wisma, bumi perkemahan, area panjat tebing, dan fasilitas lainnya yang mampu membuat betah berlama-lama di sana.

2. Tanpa perlu ke Timur Tengah atau Afrika, latar gurun pasir di klip “Godai Aku” milik Agnes Monica ternyata diambil di Gumuk Pasir Parangtritis

Advertisement

Gumuk pasir ini kerap kali dijadikan lokasi pemotretan. Bahkan arena sand boarding. via 4.bp.blogspot.com

Penampakan alam berupa gurun pasir seperti hal yang mustahil ditemui jika bukan di Timur Tengah atau Afrika. Kenyataannya, Yogyakarta memiliki gurun pasir yang membentang di sepanjang Pantai Parangtritis. Barangkali inilah satu-satunya gurun pasir di Indonesia, Gumuk Pasir Parangtritis.

Saking langka dan uniknya, keberadaan gumuk pasir nan eksotis ini kerap diabadikan dalam sesi pemotretan dan syuting film maupun video klip. Sebutlah HiVi dengan lagunya yang berjudul “Orang Ketiga”, penampilan Agnes Monica di video berjudul “Godai Aku”, dan Letto yang dengan klip “Memiliki Kehilangan”.

Kalau kamu tertarik bertandang ke tempat yang tidak sulit dicapai dari kota Jogja ini, jangan lewatkan pula menjajal aktivitas sandboarding. Sandboarding adalah olahraga ekstrim yang mirip dengan snowboarding, namun dilakukan di atas pasir. Hayo, kapan lagi kamu dapat menikmati sliding di atas papan ala penduduk Eropa?

3. Endank Soekamti dan Kemal Palevi lunas mencumbui indahnya pantai Wediombo yang memesona ketika syuting video klip “Luar Biasa”

Pantai Wediombo terletak di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul. Bila sebelumnya pernah bervakansi ke Pantai Siung, perjalanan menuju Wediombo pun tak akan seberapa sulit. Wediombo memiliki suguhan pantai yang luar biasa. Air lautnya biru dan pasir putihnya juga masih terjaga. Cangkang bekas hunian kerang masih kerap ditemui di tepiannya. Kelengangan Wediombo semakin terasa seperti surga tersembunyi karena minimnya wisatawan yang berjemur dan lalu lalang kendaraan yang hampir tak terdengar. Inilah yang membuat Endang Soekamti dan Kemal Palevi merekamnya dalam video klip berjudul “Luar Biasa”.

Untuk yang gemar memancing, rasakanlah sensasi memancing di atas batu karang. Kegiatan memancing ini mulanya merupakan kebiasaan penduduk lokal. Karena diketahui dapat menghasilkan ikan dengan ukuran yang besar, pecinta kegiatan mancing dari luar Wediombo pun tertarik menjajalnya. Bila kamu tertantang, siapkanlah tenaga untuk mencapai bukit karang yang memakan waktu satu jam. Letak bukit karang yang jauh dari bibir pantai, terjal, licin, dan terkena hempasan ombak pun akan semakin meningkatkan adrenalin.

4. RAN tidak setengah-setengah menggarap klip lagu “Dekat di Hati”. Mereka rela menyambangi Pulau Rinca dan Teluk Komodo di Kepulauan Nusa Tenggara

Loh Buaya, tempat si wanita di video klip RAN. via static.panoramio.com

Buat kamu yang menggandrungi trio RAN, pasti paham betul kalau video klip berjudul “Dekat di Hati” memiliki salah satu setting yang indah. Ya! Tak hanya mengambil lokasi di sekitar gudang pesawat, Pulau Rinca pun dijadikan lokasi syuting video klip yang pasti membuatmu jatuh hati.

Pulau Rinca adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Rinca termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo, selain Pulau Komodo dan Pulau Padar. Untuk lokasi video klip RAN sendiri diambil di Loh Buaya. Kata “Loh” sendiri berarti teluk dan “Buaya” berarti komodo, sehingga Loh Buaya diartikan sebagai Teluk Komodo. Tentu saja komodo berkeliaran di sana. Salah satu bukit di Loh Buaya yang digunakan untuk pengambilan gambar merupakan tempat dengan tanjakan yang sangat tinggi. Akan tetapi rasa lelahmu saat berkunjung kesana akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa eloknya.

5. Seakan menjelaskan isi lagunya, pengambilan gambar di klip “Angin yang Berhembus” dari JKT48 memang paling pas dilakukan di Kawah Putih Ciwidey

Supaya dramatis, JKT48 melakukan pengambilan video saat masih sangat pagi. via a.wattpad.com

Sudah lihat video klip JKT48 yang berjudul “Angin yang Berhembus”? Tentu lokasi syutingnya lumayan kamu kenal ‘kan? Jangan heran, sebab pengambilan video klip ini memang dilakukan di Kawah Putih, Ciwidey. Pengambilan gambar yang dilakukan saat pagi buta membuat lokasi ini terlihat dipenuhi kabut yang pekat.

Kawah Putih Ciwidey adalah area wisata alam di Ciwidey, Jawa Barat. Kawah Putih sesungguhnya merupakan sebuah danau yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha. Tidak mengherankan apabila bau belerang masih tercium menyengat di sana. Tanah yang berwarna putih dan air danau yang sedikit kehijauan juga merupakan efek dari kandungan belerang yang ada. Bekas penambangan belerang dari masa penjajahan Belanda pun masih bisa terlihat.

6. Masih ingat dengan lagu “Masih Ada” milik Ello? Lokasi pengambilan gambar di klip ini ternyata dilakukan di Pantai Batu Karas, Ciamis

Di tempat ini, Ello pernah memainkan gitarnya sambil terciprat air. via id.indonesia.travel

“Aku ingin menjadi setitik awan kecil di langit, bersama mentari…”

Begitulah Marcello Tahitoe atau yang akrab di sapa Ello menggambarkan dirinya kala menyambangi Pantai Batu Karas, Ciamis. Di video klipnya yang berjudul “Masih Ada”, Ello tampak gembira menyusuri pesisir dan bermain gitar sambil merasakan buih ombak. Sesekali ia mengamati beberapa pelancong yang lihai menggerakkan tubuhnya di atas papan selancar.

Pantai Batu Karas terletak sekitar 45 menit dari Pangandaran, dengan menyusuri aliran sungai Green Canyon. Bila kamu menempuh perjalanan menuju Batu Karas, sepanjang jalannya akan disuguhi pemandangan yang teduh. Bagaimana tidak? Aliran air berwarna hijau dari Green Canyon di sebelah kiri jalan, serta hijaunya sawah dan perkebunan rakyat di sebelah kanan jalan nampak begitu sedap dipandang mata. Jalanan halus meski meliuk-liuk pun semakin menambah sensasi perjalanan menuju Pantai Batu Karas.

7. Tak hanya musisi dalam negeri, Michael Learns To Rock pun mengakui keindahan panorama Pantai Padang-Padang Bali lewat pembuatan video klip “Someday”

Penggemar Michael Learns To Rock pasti langsung hapal sama batu ini. via p0.storage.canalblog.com

Masih ingat lagu “Someday” yang dimainkan oleh Michael Learns To Rock? Video klip lagu yang begitu fenomenal di tahun 90-an ini mengambil Pantai Padang-Padang di Bali sebagai latarnya. Meskipun pantai-pantai di Bali terkenal ramai atau padat pengunjung, Jascha Richter dan kawan-kawan tepat memilih pantai yang masih asri dan sepi ini.

Pantai Padang Padang yang berlokasi di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini juga dikenal dengan nama Pantai Labuan Sait. Meski jalan masuk menuju bibir pantai harus melewati semacam goa dan anak tangga yang hanya cukup dilalui satu orang saja, wisatawan yang datang di pantai ini terus bertambah. Para peselancar pun seringkali terlihat asyik menjajal ombak di tempat ini.

Nah, gimana? Setelah menonton klip-klip di atas, tidakkah kamu ingin segera melihat langsung destinasi-destinasi wisata ini? Yuk, segera susun agenda liburanmu!