Banyak orang bilang bahwa kita “wajib” travelling bersama pacar sebelum menikah dengannya. Kesempatan berdua di kejauhan mampu menguak banyak hal yang belum tersampaikan dengan ucapan atau tindakan. Dalam keadaan travelling bersama itulah, kamu akan melihat dirinya seutuhnya. Manusia selalu begitu, menunjukkan jati diri yang sebenarnya ketika berada di kondisi yang “jauh.”

Momen inilah yang sepatutnya kamu pertimbangkan sebelum naik ke pelaminan. Sebab, sementara ini, waktu belum bisa terulang dan akan sayang juga ketika kamu belum sempat mengenalnya lebih dalam di atas tebaran keajaiban alam.

1. Lanskap Pulau Derawan membuat daya jangkau matamu semakin luas. Di sana, masing-masing akan belajar soal batas-batas.

Mengapung di atas air via sayabackpacker.files.wordpress.com

Pulau Derawan terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur yang bertetangga dengan Maratua dan Biduk-Biduk. Ada legenda romantis yang terekam di Kepulau Derawan dan menjadi asal-usul nama pulau tersebut. Konon, pada masa lampau ada pasangan yang akan melangsungkan pernikahan di Pulau Panjang. Mereka berdua berangkat dari pulau masing-masing. Namun sayang, kapal mempelai wanita terdorong angin sampai menabrak karang hingga terpecah belah. Karang itulah yang kemudian diberi nama Perawan, hingga saat ini dikenal sebagai Pulau Derawan.

Cerita itulah yang menambah romantisme Kepulauan Derawan. Sunrise yang cemerlang dapat menimbulkan harapan bagi pasangan yang berkunjung ke sana. Jernihnya permukaan laut sanggup membukakan segala yang belum terungkap. Liburan sejenak yang mampu membangkitkan rasa yang mungkin sempat tenggelam.

2. Melihat yang terdalam membutuhkan jernihnya permukaan. Persis seperti keindahan bawa laut Raja Ampat yang Menawan.

Advertisement

Sejernih cintamu padanya via www.satujam.com

Kepulauan Raja Ampat merupakan rangkaian empat gugusan pulau yang berdekatan dan berlokasi di barat bagian kepala burung (Vogelkoop) Pulau Papua. Di wilayah tersebut empat pulau populer terapung indah. Waigeo, Misool, Salawati, dan Batanta menyuguhkan impresi alam yang menakjubkan. Tak usahlah ditanya soal keajaiban bawah laut dan sunrise yang merekah. Suguhan alam macam itu pastinya meningkatkan kadar oksitosin (Hormon Cinta) di antara kalian berdua.

Di sana, kalian juga akan berkenalan soal dunia konservasi alam laut tradisional. Penduduk lokal memiliki tradisi yang bernama Sasi, yakni sebuah kearifan lokal yang menjaga kualitas dan kuantitas kekayaan alam bawah laut Raja Ampat. Hukum itu menetapkan waktu bagi siapapun yang ingin memanfaatkan sumber daya alam laut Raja Ampat. Sepertinya, pengelolaan tradisional macam ini juga sangat berkesan untuk mengelola perjalanan romantisme kalian berdua.

3. Pulau Weh di ujung barat Indonesia membuat kalian berada di kejauhan. Dan memang, segalanya akan begitu indah dari kejauhan. Persis seperti hubungan kalian.

Pagi di sana! via iloveaceh.tumblr.com

Pulau Weh adalah pulau vulkanik kecil yang terletak di barat laut Pulau Sumatera. Pulau ini pernah terhubung dengan Pulau Sumatera, namun kemudian terpisah oleh laut setelah meletusnya gunung berapi terakhir kali pada zaman pleistosen. Terdapat empat pulau kecil yang mengelilingi Pulau Weh: Klah, Rubiah, Seulako dan Rondo. Di antara keempatnya, Rubiah terkenal sebagai tempat pariwisata menyelam karena terumbu karang.

Wisatawan perlu ke Sabang dulu untuk mencapai Pulau Weh, pulau yang terletak di ujung barat Indonesia. Kamu akan merasa berjarak dengan riuh rendah keramaian. Bersama dia, jernihnya lautan dan luasnya pandangan serta nuansa kejauhan akan menambah kedalaman komunikasi di antara kalian. Untuk itu, menabunglah dari sekarang agar dapat berefleksi sembari wisata.

4. Menyelam bersama di Wakatobi adalah simbol bahwa kalian sedang memahami satu sama lain lebih dalam. Dan kali ini tentunya bersama keindahan alam.

Melihat ke dalam di atas kejernihan via www.piknikdulu.com

Taman Nasional Wakatobi terletak di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Wakatobi merupakan singkat dari empat pulau, yakni Wangi-wangi (Wanci), Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Untuk mencapai Wakatobi, kamu bisa menggunakan transportasi udara via Makassar atau Kendari. Bisa juga melalui jalur luat dengan dengan rute Kendari – Bau-Bau – Wanci dan Kendari – Wanci.

Pastinya, kalian berdua wajib menyelam untuk menikmati keindahan bawah lautnya yang merupakan bagian dari segitiga terumbu karang. Tak khayal, Wakatobi mengandung keindahan yang luar biasa dalam perut lautnya. Begitu juga kalian berdua. Di sini, kalian memiliki kesempatan yang terang untuk menyelami hubungan tanpa tenggelam. Wakatobi membuktikkan, permukaan yang jernih mampu mengungkap keindahan persona dalam diri. Persis seperti sebuah hubungan, keterbukaan mampu menyibak tirai yang sempat menutup pesona

5. Danau Kelimutu yang berada di ketinggian dapat menggugah rasa akan keajaiban dari semesta. Di atas sana kalian merasakan agungnya cinta.

Berdua di ketinggian via ayoekika.tumblr.com

Danau Kelimutu dengan ketinggian 1.631 meter dari permukaan laut adalah danau kawah yang terletak di puncak Gunung Kelimutu (gunung berapi) yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih.

Kamu bisa ke sana via Kupang, menggunakan pesawat menuju Ende, Flores, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan mini bus, menuju Desa Kaonara, yang berjarak 93 km. Dari Desa Koanara menuju Puncak Danau Kelimutu, berjalan sepanjang 2,5 km. Ya, perjalanan menuju ketinggian selalu melelahkan. Namun di atas sana, kamu akan menyaksikan warna-warni keindahan yang dipancarkan oleh Danau Kelimutu. Bepergian ke sana adalah sebuah doa agar hubungan juga selalu berada di ketinggian yang selalu berwarna.

6. Taman Nasional Baluran adalah tempat yang menantang untuk belajar kemampuan mengelola diri. Niscaya, selepas pulang, masing-masing akan mengerti lebih dalam hari ini.

Saatnya menjajal yang sedikit liar. Taman Nasional Baluran mampu membuatmu serasa di Africa. Savana yang lapang dan kehidupan yang natural dan unik, membawamu kembali pada apa yang dinamakan cinta-platonik. Taman Nasional Baluran adalah sebuah kawasan alam dengan luas kurang lebih sebesar 25.000 hektar. Letaknya di Kabupatan Situbondo, Jawa Timur. Untuk menyaksikan kehidupan satwa liar kamu harus berjalan menyusuri padang savana di pagi buta.

Perjalanan itulah yang dapat membuat kalian berada dalam titik sunyi uang purna, hingga mampu melihat sejarah perjalanan hubungan dengan lebih nyata. Pun pengelolaan emosi diperlukan agar tak ceroboh sehingga satwa liar tak merasa terganggu begitu saja. Selain itu ketahanan diri juga menjadi kunci perjalanan ini. Sebuah romantisme yang tak murahan. Lebih dari itu, kamu belajar banyak hal untuk menghargai cinta, dengan apa saja, termasuk kehidupan liar yang baru kau kenal. Yang liar saja kau cintai, bagaimana dia yang telah mengisi hati?

7. Lanjutkan perjalanan ke Bromo. Di tengah hentakan jip di padang pasir ego bisa menyingkir.

Baluran cukup dekat dengan Bromo. Kamu bisa menyejukkan diri setelah belajar bagaimana menjalani kehidupan yang natural. Bukit Savana, Pasir Berbisik, dan Pananjakan adalah medium untuk membawa kalian pada ekstase cinta yang tak tanggung-tanggung. Jangan lupa untuk bangun pagi, sebab sunrise yang emosional adalah penyegar sekaligus penantang bagi cinta kalian berdua. Dinginnya cuaca membuatmu sadar bahwa kehangatan cinta adalah obat paling mujarab ketika rasa mulai membeku.

8. Atau, kalau ingin bersama menaklukkan diri, cobalah mendaki Gunung Rinjani. Jalan terjal akan membuat kalian belajar menghargai hubungan ini.

outdoor couple via blogs.itb.ac.id

Gunung Rinjani juga dapat dijadikan medium penyulam rasa yang cukup ampuh. Ia adalah gunung tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl, terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ada pilihan wisata lain di Pulau itu, seperti Gili Trawangan. Namun sesekali, kalian berdua perlu menantang batas-batas dalam diri. Teman, pacar, sahabat akan menunjukkan watak aslinya dalam perjalanan ke puncak gunung. Tapak demi tapak langkah kalian dapat menjadi ajang uji coba setangguh dan sesabar apa dirimu mengelola emosi. Meskipun, Danau Segara Anak akan menyegarkan mata. Dan kalian bisa membangun camping di sekitar Danau tersebut sembari berbincang rencana ke depan, hingga meraih puncak Rinjani, pun puncak hubungan dan kemantapan hati.

9. Dinginnya dataran Dieng sangat efektif untuk melakukan refleksi bersama. Di sana, kalian dapat menyusun resolusi demi mimpi yang menjadi nyata.

Negeri para dewa via www.satyawinnie.com

Ketinggian lain yang dapat kalian jajal adalah Dieng Plateau. Kalau memang belum siap menuju puncak gunung nan tinggi, atau malah sudah terbiasa, kalian bisa mencoba menikmati sunrise di Bukit Sikunir. Jalurnya yang medium memberikan nafas yang lebih panjang bagi kalian untuk berbincang dalam perjalanan meraih Golden Sunrise. Di atas sana, dalam diam, kalian akan mengelola materi sejarah yang telah kalian tulis bersama. Hasilnya pendewasaan sikap yang paham siklus natural, persis seperti gejala alam. Selanjutnya, kalian bisa meneruskan perjalanan menuju Telaga Warna dan Telaga Menjer untuk meredam emosi bahagia setelah tersiram Golden Sunrise di Bukit Sikunir. Lalu pulang membawa kebijaksanaan gunung, yang merusak sekaligus membangun dengan ledakan.

Rekreasi adalah sebuah aktivitas yang ternyata juga produktif. Pada saatnya, rekreasi akan menumbuhkan benih-benih baru, menggantikan yang telah layu. Begitupun sebuah hubungan, perlu disegarkan. Asal masih dalam kewajaran dan tidak terjebak pada semunya kebebasan. Tempat-tempat itu mengajarkan kemurnian, bukan keserampangan dalam hal apa saja, termasuk cinta.