Kamu ingin liburan, tapi masih bingung mau pergi kemana? Sudah bosan menghabiskan waktu di tengah hingar-bingar kota yang hanya dipenuhi kemacetan, mall dan bioskop? Kali ini Hipwee punya destinasi traveling anti mainstream yang bisa kamu kunjungi: Banyumas.

Mungkin nama Banyumas masih terdengar asing di telingamu dibanding dengan Purwokerto. Itu wajar karena memang Purwokerto adalah Ibukota Kabupaten Banyumas sehingga lebih sering diulas di berbagai kolom perjalanan. Tapi percaya deh, keindahan Kabupaten Banyumas terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja.

Kali ini Hipwee sudah mengumpulkan destinasi wisata di Kabupaten Banyumas yang sayang jika tidak dijamahi dengan kakimu sendiri. Apa saja dan kegiatan macam apa yang bisa kamu lakukan di sana? Artikel ini akan memberimu gambaran lengkapnya.

1. Awali perjalananmu dengan menyesap dinginnya udara di Taman Wisata Baturraden. Taman wisata yang bisa memberi kebahagiaan universal bagi segala tipe pejalan

Lokawisata Baturraden via www.travel.detik.com

(iya, namanya Baturraden bukan Baturaden atau Batu Raden)

Advertisement

Kabupaten Banyumas memahami berbagai tipe pejalan dengan preferensinya masing-masing. Tipe pejalan macam apapun kamu, Taman Wisata Baturraden bisa memuaskan hasrat yang ada dalam diri. Terletak 14 km dari Kota Purwokerto dan berada di kaki Gunung Slamet membuatmu bisa menikmati udara dingin yang masih bebas polusi.

Di sini banyak aktivitas yang bisa kamu lakoni. Pejalan cinta yang ingin bermesraan dengan pacar? Ada Taman Bitanin dengan koleksi flora langka yang bisa dinikmati sembari berjalan dan bercengkerama berdua. Perjalanan keluarga yang membutuhkan keriaan? Baturraden punya wahana waterboom sampai Taman Kaloka Widya Mandala yang berisi berbagai macam koleksi satwa.

Lana Wisata Baturraden via s1340.photobucket.com

Bagi kamu pejalan yang ingin menyepi dari hiruk-pikuk kota Baturraden juga punya Lana Wisata, lahan hijau tematmu bisa membuka tenda dan menikmati keheningan khas daerah kaki gunung.

2. Puas bertualang di Baturraden kini saatnya menikmati spa belerang murah-meriah di Pancuran Pitu

Lemaskan ototmu di Pancuran Pitu via bimaputra1.wordpress.com

Pancuran telu (tiga) dan Pancuran Pitu (tujuh) merupakan tempat pemandian air panas yang mengandung belerang alami. Kedua pancuran yang hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Lokawisata Baturraden selalu ramai pengunjung karena khasiat belerang bagi kesehatan yang sudah tak perlu diragukan lagi manfaatnya.

Selain mandi air panas, kamu juga dapat mencoba untuk mencicipi bagaimana rasanya sensasi dipijat oleh warga setempat yang menawarkan sensasi pijat sekaligus spa tradisional menggunakan belerang. Untuk pijat seluruh badan pemijat biasanya mematok harga 35 ribu, sedang untuk pijat tangan dan kaki kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar 20 ribu.

Cukup terjangkau ‘kan dibanding perawatan spa dengan bahan kimia di salon?

3. Kamu yang jomblo dan ingin menyepi mampirlah ke Telaga Sunyi. Tapi yeah, siap-siap jaga mata atau sakit hati

Jernihnya Telaga Sunyi via stat.ks.kidsklik.com

Berjarak 3 km dari Taman Wisata Baturraden ada objek wisata yang menawarkan ketenangan di tengah rimbunnya pepohonan. Menginjakkan kaki ke tempat ini kamu akan mengangguk sepakat dengan orang yang dulu menambahkan embel-embel “Sunyi” bagi nama telaga ini. Tenangnya suasana ditambah suara gemericik air dan pepohonan terasa menenteramkan hati.

Bagi kamu yang ingin meratapi nasib menyepi atau sekadar ingin berkontemplasi Telaga Sunyi wajib masuk dalam daftar destinasi. Tapi jaga mata dan tabahkan hati ya, karena lokasinya yang sepi Telaga Sunyi juga jadi spot pacaran favorit bagi remaja Purwokerto. Kalau ke sini dan ketemu mereka yang lagi unyu-unyuan pacaran bersabarlah saja. Waktumu pasti akan segera tiba, kok :p

4. Tantang nyali dengan melibas ekstremnya perjalanan ke Curug Gedhe. Perjuangan ke sini akan terbayar saat melihat keindahan Curug yang membuatmu menahan nafas 

Curug Gede, yang memmbuatmu harus melewati ekstremnya perjalanan via wiedpatikraja.blogspot.com

Banyumas, terutama Kecamatan Ketenger memang istimewa. Lokasinya yang berbatasan langsung dengan Gunung Slamet dan dilewati aliran sungai Serayu membuat banyak air terjun (curug) bisa dengan mudah ditemukan.

Lokasi Curug Gedhe berdekatan dengan lokasi Pancuran Pitu dan Telaga Sunyi yang telah Hipwee sebutkan sebelumnya. Untuk bisa mencapai Curug Gedhe kamu perlu melewati trek yang cukup ekstrem dengan jalanan yang curam dan hanya bisa dilalui 2 mobil bersisian (yang masih membutuhkan skill menyetir tingkat tinggi.)

Ketika akan menuju lokasi, kamu akan melewati Dam Jepang (bendungan), yang entah kenapa dinamakan demikian, padahal dibangun pada masa Belanda. Di sekitar air terjun ini fasilitasnya juga sudah cukup lengkap. Karena sudah dibangun cottage dan resort bagi para pengunjung.

Menikmati senyapnya suasana dan suara gemericik air yang mengalir deras, rasanya tak ada yang sia-sia. Kamu hanya bisa menahan nafas sembari menikmati keindahan yang ada.

5. Nikmati eksotisnya air terjun tunggal dengan ketinggian 13 m di Curug Ceheng. Tempatmu bisa terpesona tapi harus tetap menahan diri

Hijaunya curug Ceheng

Curug Ceheng terletak di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas sekitar 15 kilometer arah timur laut Kota Purwokerto. Curug Ceheng adalah air terjun setinggi 13 meter dengan kolam yang tidak terlalu lebar dibawahnya.

Menikmati keindahan Curug Ceheng bisa membuatmu ingin ganti baju renag dan segera menceburkan diri ke tengah air yang namoak segar. Eits, tunggu dulu. Di sinilah keunikan Curug Ceheng — walapun keindahannya tak terbantahkan kamu harus tetap menahan diri. Pihak pengelola menyarankan agar pengunhung jangan bermain air terlalu ke tengah, karena kolam di bawah air terjun ini memiliki kedalaman sekitar 6 meter.

6. Petualangan Curug belum terhenti. Sambangi Curug Cipendok, curug tertinggi yang membuatmu merasa diguyur hujan sepanjang hari

Derasnya air di Curug Cipendok via www.panoramio.com

Terletak di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Curug Cipendok sendiri sudah siap sebagai destinasi wisata karena memiliki fasilitas berupa cottage, outbond, dan jogging track. Curug Cipendok memiliki ketinggian sekitar 92 meter, dan merupakan salah satu air terjun tertinggi di Jawa Tengah.

Sebagai air terjun tertinggi aliran Curug Cipendog amat sangat deras. Kamu bisa berjalan mendekat untuk merasakan terpaan airnya secara langsung. Tapi please make sure kamu membawa baju ganti, sebab dijamin bajumu akan basah dengan sempurna.

“Curug Cipendok ini anginnya sangat deras kawan-kawan. Angin yang bercampur air ini serasa hujan tiada akhir.”

Tanto, travel Blogger.

7. Tabahkan diri 2 jam berjalan kaki demi menuju Curug Penganten yang terkenal keindahannya. Bukankah keajaiban memang selalu terjadi setelah kerja yang menguras tenaga?

Anggunnya Curug Penganten via tantodanardwi.blogspot.com

Menuju ke Curug Penganten (baca : air terjun pengantin) memerlukan perjuangan ekstra. Kamu harus berjalan kaki melewati rimbunnya pepohonan sekitar 2 jam untuk sampai ke tempat tersebut. Agar tidak tersesat, pastikan kalian membawa teman yang sudah tahu jalan menuju lokasi Curug Penganten. Sebab jika tidak berhati-hati kamu bisa nyasar sampai ke dekat jalur pendakian Gunug Slamet.

Perjalanan ke Curug Penganten memang cukup berat, namun setelah sampai, kamuakan disuguhi pemandangan yang luar biasa istimewa, berupa dua air terjun yang berdampingan sehingga mirip sepasang pengantin yang ada di pelaminan. Terjawab sudah ‘kan kenapa air terjun ini dinamai Curug Penganten?

8. Bukan cuma wisata alamnya. Banyumas juga menawarkan wisata sejarah yang apik lewat Museum Bank Rakyat Indonesia

BRI merupakan salah satu bank tertua yang ada di Indonesia. Didirikan pertama kali oleh RA. Wirjatmadja pada tanggal 16 Desember 1895. Museum BRI terletak di jalan R. A Wirjatmadja, atau oleh masyarakat sekitar lebih dikenal dengan Jalan Bank. Di Museum BRI ini kamu bisa melihat sendiri koleksi uang rupiah pada zaman dahulu dan napak tilas sejarah perkembangan perbankan Indonesia.

Kenapa museum ini harus dikunjungi? Tentu alasan pertama karena bisa memperluas pengetahuanmu soal sejarah perbankan bangsa. Alasan kedua? Sebab masuk ke museum ini kamu tak dipungut biaya, gratis!

9. Puas bermain air dan menikmati panorama alam kini saatnya menjelajah Kuliner khas Banyumas

Wisata air terjun sampai wisata sejarah sudah kamu jelajahi di kabupaten Banyumas. Lalu sekarang saatnya untuk wisata kuliner. Sebenarnya hampir segala macam kuliner ada di Banyumas. Namun Hipwee akan membahas beberapa saja yang identik dengan Kabupaten Banyumas.

a. Siapkan lidahmu. Nikmat dan sedapnya Soto Sokaraja sudah menunggu

Puas bermain air, kini saatnya bagi kamu untuk isi perut. Purwokerto menawarkan berbagai macam kuliner tradisional. Salah satu yang terkenal dan sudah berumur hampir satu abad, adalah soto Sokaraja. Terletak di Kecamatan Sokaraja, sekitar 15 menit perjalanan dari Purwokerto, di sepanjang jalan kamu akan menemukan rumah makan dan kios-kios penjual Soto Sokaraja atau biasa disebut soto lama maupun soto kecik, karena porsinya yang hanya berukuran semangkuk kecil.

Isi Soto Sokaraja ini hampir sama dengan soto-sota lain pada umumnya. Berisikan ketupat dan irisan daging ayam. Yang membedakan adalah bumbu kacang, dan bahkan terkadang diisi beberapa irisan jeroan ayam. Kuahnya yang kuning dan tidak mengandung lemak amat segar ketika disruput

b. Sebelum makan mendo (mendoan) dan kripik jangan berani bilang kalau kamu sudah berkunjung ke Banyumas

Mendoan Hangat yang siap dinikmati via makanankhasdariindonesia.blogspot.com

Mendoan, merupakan sejenis tempe yang berbentuk pipih dan tipis, mendoan mentah biasa dibungkus dengan daun pisang dan kertas koran. Mendoan sangat identik dengan Banyumas dan daerah-daerah di sekitarnya karena tidak ada daerah lain yang memproduksi tempe setipis mendoan. Mendoan umumnya digoreng dengan menggunakan tepung yang bercampur bumbu tradisional.

Penganan ini sangat nikmat disajikan panas di pagi hari dengan dilengkapi cabai rawit atau sambal kecap sebagai penambah cita rasa pedas. Sedangkan keripik, adalah mendoan mentah yang digoreng beberapa kali tanpa menggunakan tepung sehinga menciptakan cita rasa gurih di lidah.

c. Tutup perjalananmu dengan membungkus oleh-oleh khas Banyumas: Gethuk Sokaraja yang manis dan legit di lidah

Getuk Sokaraja yang legit via 4.bp.blogspot.com

Puas mengisi perut dengan soto Sokaraja, kini saatnya berburu oleh-oleh khas kota ini. Yaitu Gethuk Goreng Sokaraja. Gethuk Sokaraja terbuat dari adonan ubi yang dicampur dengan gula merah, dibentuk bola-bola kecil, lalu dicelupkan ke sedikit adonan tepung untuk kemudian digoreng. Jadi ketika dikunyah ada sedikit tekstur renyah dan legit.

Tidak sulit untuk menemukan penjual gethuk goreng di Sokaraja, karena lokasi kios-kios penjual getuk goreng ini sama dengan penjual soto Kecik. Salah satu yang paling terkenal adalah Gethuk Goreng Haji Thohirin. Haji Thohirin merupakan pelopor penganan satu ini. Bisnisnya kini telah diteruskan secara turun temurun oleh anak cucunya. Tak heran jika kamu akan melihat namanya terpampang di sepanjang jalan Sokaraja.

Itu tadi 9 destinasi wisata alam, hiburan, dan kuliner Kabupaten Banyumas yang menurut Hipwee amat layak dikunjungi. Kalau kamu merasa ada destinasi yang layak dikunjungi tapi belum Hipwee sebutkan diatas, yuk bagi para Kakang dan Mbekayu Banyumas mungkin ada yang lebih tahu, silakan tulis di kolom komentar ya..