Bagi pencinta puncak-puncak gunung, mendaki adalah kebutuhan hati. Rasanya sulit melepaskan diri dari hobi yang satu ini. Sebab, meski prosesnya sungguh melelahkan, di puncaknyalah kita menemukan betapa besar keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Itulah mengapa, kegiatan mendaki selalu menjadi sebuah kerinduan di sanubari.

Nah, buat kamu yang cinta mendaki, tentu menarik jika pekerjaan kita sejalan dengan hal yang kita sukai. Apa saja sih profesi yang kira-kira cocok buat pendaki? Yuk, cari tahu lewat tulisan yang satu ini.

1. Bagikan cerita seru tentang pendakianmu dengan menjadi travel writer atau blogger. Dengan begini, mendaki juga jadi cara untuk berbagi inspirasi.

Jadi travel writer atau travel blogger via www.australiantraveller.com

Jika kamu memiliki kemampuan menulis yang cukup baik, mulailah membangun sebuah blog atau situs web yang berisi catatan pendakian, tips, maupun informasi menarik lainnya. Prosesnya memang tidak mudah, butuh kerja keras, konsistensi, dan latihan agar tulisanmu semakin menarik dan blogmu dilirik orang. Tapi jika sebelumnya kamu sudah dikenal, kesempatan lebih besar pun akan datang.

Dari blog, kamu bisa mendatangkan uang lewat iklan, merchandise, maupun honor dengan menjadi kontributor bagi media-media traveling yang sudah punya nama. Bahkan, bukan mustahil nantinya ada penerbit yang tertarik membukukan blogmu.

2. Sebagai fotografer, kamu tak hanya bisa menceritakan indahnya gunung yang kamu daki. Dari sana kamu juga bisa mencari uang sendiri.

Advertisement

Jadi fotografer traveling via www.janu-jalanjalan.com

Butuh keahlian khusus untuk membingkai suatu objek menjadi istimewa dan unik, makanya peran fotografer sangat penting di sini. Apalagi, media dengan tema wisata semakin menjamur. Nah, kamu bisa menjadi seorang fotografer travel yang dibayar untuk menjelajah dan mendokumentasikan tempat-tempat menarik, termasuk juga puncak-puncak gunung.

Sementara jika kamu menjadi fotografer lepas, kamu bisa menjual fotomu ke media atau melalui situs penyedia stock photo. Foto-foto menarik yang diunggah di instagram juga akan menarik lebih banyak followers, sehingga memungkinkanmu untuk memperoleh tawaran kerja sama untuk meng-endorse produk tertentu.

3. Atau, bagikan informasi menarik tentang mendaki lewat video dan dapatkan uang dari sana

Menjadi videografer via www.jatimtech.com

Sebagai pendaki sekaligus videografer, kenapa gak mendokumentasikan perjalananmu menjadi sebuah video yang epik lalu mengunggahnya ke kanal video online seperti Youtube. Rajin-rajinlah membuat materi video, baik itu perjalanan, tips, review produk, dan sebagainya. Jika kamu konsisten, kamu bisa memonetisasi video-videomu yang ada di Youtube dan mendapatkan uang dari sana. Menarik, ‘kan?

4. Sebagai pecinta alam yang ingin mendedikasikan dirinya bagi kelestarian ibu pertiwi, melamarlah menjadi anggota ranger

Ranger taman nasional via www.wwf.or.id

Ranger yang dimaksud tentu bukan Power Rangers yang warna-warni itu lho, ya. Melainkan petugas jagawana yang biasa bertugas menjaga taman-taman nasional. Kita tahu ‘kan kalau taman nasional di Indonesia itu banyak sekali; indah-indah, lagi! Tentunya, butuh orang-orang yang berdedikasi tinggi untuk menjadi seorang ranger yang mengawasi hutan, gunung, serta satwa yang menghuni kawasan konservasi tersebut.

5. Bergabunglah menjadi abdi bela negara. Program dinas dan latihannya akan membawamu ke puncak-puncak tertinggi di Indonesia

Militer, gak jauh-jauh dari latihan di gunung via militerindonesiamy.blogspot.com

Jika rasa cintamu terhadap Indonesia ada dalam nadimu seperti halnya mendaki, profesi di kemiliteran sepertinya pantas untuk kamu sandang. Bagi TNI, mendaki adalah makanan sehari-hari—tecermin dengan adanya pelatihan daki-serbu di Angkatan darat. Makanya, jika menurutmu kamu pantas untuk itu, jangan ragu-ragu untuk bergabung dengan pasukan bela negara ini.

6. Mulailah bisnis dari hal yang kamu sukai. Membuka usaha penjualan dan penyewaan peralatan outdoor bisa jadi pilihan

Buka toko peralatan outdoor via www.wiranurmansyah.com

Dengan semakin banyaknya orang yang tertarik untuk mendaki, kamu bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka usaha penjualan maupun persewaan peralatan outdoor. Modal yang dibutuhkan memang tidaklah sedikit, tapi jika kamu sudah memiliki koneksi yang dibangun dengan sesama pendaki, tokomu gak akan kesulitan mencari pelanggan. Apalagi, jika kamu gak pelit berbagi pengalaman mendaki, pelangganmu pun tidak akan sungkan untuk datang kembali.

7. Sebagai seorang peneliti, kamu berkesempatan untuk menjelajah gunung, hutan, dan berbagai tempat istimewa lain di Indonesia, bahkan dunia

Menjadi peneliti via www.uny.ac.id

Buat kamu yang mencintai alam sekaligus mendedikasikan diri pada ilmu pengetahuan, gak ada salahnya meniti karir sebagai peneliti. Memang, dibutuhkan kemampuan dan ilmu yang matang. Makanya, jurusan kuliahmu pun patut kamu pertimbangkan.

Beberapa jurusan bisa mengantarmu menjadi seorang peneliti sekaligus jalan-jalan. Nantinya, kamu bisa menjadi peneliti di instansi pemerintah maupun NGO. Jadi, siapkan dirimu selagi muda.

8. Jika kamu punya kemampuan organisasi yang mumpuni, dapatkan uang dari mengelola sebuah trip atau menjadi agen perjalanan wisata

Menyusun open trip via www.triptrus.com

Kamu yang sudah cukup berpengalaman dalam mendaki dan traveling biasanya sudah paham apa yang dibutuhkan saat melakukan sebuah petualangan. Nah, jika kamu mempunya kemampuan manajerial, organisasi, serta koneksi yang cukup mumpuni, kenapa gak coba mencari uang dari sebuah open trip? 

Manfaatkan koneksi travel yang kamu miliki untuk melakukan kerja sama yang menguntungkan. Lalu, menyusun sebuah perjalanan dengan spot-spot dan fasilitas yang menarik dengan harga yang pantas dengan kantong, agar semakin banyak traveler yang tertarik dengan tawaran trip-mu.

9. Kamu bisa mendaki gunung sekaligus dibayar. Caranya? Jadilah seorang pemandu pendakian yang handal

Jadi pemandu gunung via farismind.wordpress.com

Jika jam terbangmu untuk menjamahi gunung-gunung dirasa cukup, kamu bisa menjual kemampuanmu pada mereka yang belum begitu berpengalaman tapi tertarik untuk mendaki. Sebagai pemandu pendakian, kamu bertanggung jawab atas keselamatan anggota rombongan. Tentunya, kamu dituntut untuk mengenal medan, punya stamina yang oke, serta bisa mengatur tempo pendakian. Kalau bisa memasak, bercerita, dan melucu, itu bonus yang oke buat mereka yang menyewa jasamu.

Tentu saja, kamu akan kesulitan jika bergerak sendirian. Bergabunglah dengan komunitas pendaki yang punya visi sama dan juallah jasa kalian lewat situs web maupun jejaring sosial.

Nah, itulah beberapa profesi—baik utama maupun sampingan—yang sejalan dengan kecintaanmu terhadap gunung. Jadi, mana yang paling menarik minatmu?

Kredit feature imagemasjuli.wordpress.com