Mudahnya akses di zaman sekarang membuat kita bisa bepergian dengan gampang ke mana aja. Apalagi dengan tawaran-tawaran paket perjalanan ke sebuah destinasi yang harganya yang cukup terjangkau membuat banyak orang ingin jalan-jalan dan menikmati wisata, khususnya di luar negeri.

Namun, sayangnya kemampuan masyarakat yang bisa jalan-jalan ke luar negeri ini nggak diimbangi dengan pengetahuan tentang si negera tujuan itu. Mungkin sudah banyak kejadian-kejadian memalukan yang dilakukan turis Indonesia saat datang mengunjungi negara-negara tetangga. Dan lagi-lagi, hal yang memalukan ini terjadi. Seorang wanita yang juga berasal dari Indonesia kemudian menggunggah cerita tersebut melalui akun Facebooknya.

Seorang wanita asal Indonesia membagikan pengalamannya di Bandara Haneda, Tokyo

Meja makan wisatawan Indonesia via www.facebook.com

Sebagian besar dari kita, atau orang-orang yang sudah pernah ke sana, tentu tahu kalau Jepang adalah salah satu negara paling bersih dan rapi. Hampir semua masyarakatnya memiliki tanggung jawab dan peranan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Makanya, selokan dengan air jernih beserta ikan-ikan yang hidup di dalamnya bisa ada di Jepang.

Termasuk saat menggunakan fasilitas umum, masyarakat Jepang sangat menjaga kebersihannya. Apakah itu toilet umum, alat transportasi, hingga tempat makan. Mereka nggak perlu diminta lagi untuk menjaga kebersihan setelah menggunakan fasilitas tersebut. Namun sayangnya, nggak semua turis yang ke sana paham hal itu, termasuk yang berasal dari Indonesia. Pengalaman yang terbilang memalukan ini diceritakan oleh seorang pengguna Facebook bernama Tyas Palar melalui akunnya. Ia melihat sebuah meja yang kotor dan berantakan setelah digunakan oleh rombongan turis Indonesia yang makan di bandara Haneda, Tokyo.

Melalui unggahannya di Facebook, Tyas menceritakan tentang wisatawan asal Indonesia yang adab makannya sungguh disayangkan

Advertisement

Ntar dicap kampungan via www.facebook.com

Tyas menceritakan bahwa saat itu ia dan ibunya akan balik ke Jakarta melalui bandara Haneda, Tokyo. Mereka pun pergi ke restoran yang ada di sana untuk sarapan. Saat makan di area publik, Tyas melihat rombongan turis yang berasal dari Indonesia yang kebetulan juga lagi makan di area yang sama. Tapi begitu selesai makan, orang Indonesia yang berkunjung ke negeri orang ini nggak merapikan kembali meja mereka sama sekali. Sampah dibiarkan begitu aja, baki dan peralatan mereka juga berantakan di atas meja.

Ternyata nggak cuma satu aja, ada orang lain yang bersikap sama dan akhirnya ditegur sama Tyas

Wisatawan Indonesia di Tokyo via www.facebook.com

Kelakuan turis Indonesia ini tentu saja termasuk hal yang memalukan. Mungkin mereka nggak tahu kalau Jepang itu negara yang menjaga kebersihan. Yang jelas pengalaman ini bikin Tyas merasa nggak enak. Hal tersebut ditambah dengan kejadian yang kembali terulang. Beberapa turis Indonesia yang makan di sana meninggalkan sampah di bekas tempat mereka makan. Tyas pun menegur salah seorangnya. Tapi bukannya langsung membereskan, jawaban orang tersebut malah bikin kesal “Terus kenapa? Nanti juga ada yang beresin!” Tuh ‘kan ketahuan kalau mereka cuma menikmati pengalaman ‘wisata’-nya saja, tapi nggak paham aturan dan tata tertib di sana.

Di akhir unggahannya, Tyas mengajak wisatawan Indonesia lebih tertib dan taat aturan biar nggak dicap “turis Mainland”

Mejanya nggak diberesin via www.facebook.com

Unggahan Tyas melalui akun Facebooknya ini sudah dibagikan ribuan kali di media sosial. Memang, seharusnya cerita Tyas ini semaki membuka mata kita lebar-lebar tentang kelakuan turis Indonesia yang berkunjung ke luar negeri yang bikin malu ini. Wajar saja jika orang Indonesia yang melancong ke luar negeri dibilang “kampungan” hanya karena kelakuan nggak bertanggung jawab oknum-oknum seperti ini. Di akhir ceritanya, Tyas mengajak netizen, khususnya para wisatawan yang akan melancong ke luar negeri (apalagi Jepang) untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. Jangan sampai kita dibilang “barbar” yang kemudian diidentikan dengan istilah “turis Mainland”.

Cerita yang akhirnya viral di media sosial ini harusnya jadi pelajaran bagi kita yang ingin bepergian ke negeri lain untuk mengetahui adab dan aturan mereka biar nggak kelihatan kampungan seperti ini. Kita juga harus paham apa saja tata krama dan adab orang di sana. Kalau ada wisatawan asing datang ke tempatmu lalu berbuat semuanya tanpa adab dan tata krama, tentu kamu bakal marah ‘kan? Hal tersebut juga berlaku di negara lain, apalagi Jepang dengan semua kepatuhan mereka terhadap peraturan. Jadi dari pada malu-maluin, mending nggak usah main ke luar negeri kalau tidak ingin menghargai orang lain.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya